LSM BMPP Kepung Gedung DPRD Cilegon Desak THM Ditutup 

LSM BMPP Kepung Gedung DPRD Cilegon Desak THM Ditutup 

    0 100

    DetikBantencom, Kota Cilegon – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Banten Monitoring Perindustrian dan Perdagangan (BMPP) Kota Cilegon mendesak kepada ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon dan Pemkot Cilegon agar dapat segera menutup tempat hiburan malam yang ada di Kota Cilegon.

    Desakan tersebut disampaiakan langsung oleh LSM BMPP dalam kegiatan aksi unjuk rasa yang dilakukan di depan gedung DPRD Kota Cilegon, Rabu (9/1/2019).

    Ketua DPRD Kota Cilegon Fakih Usman Umar mengatakan bahwa, sebagai ketua DPRD Kota Cilegon pihaknya akan mendukung apa yang akan dilakukan oleh LSM BMPP dalam menutup tempat hiburan malam.

    Menurutnya, Persoalan maraknya Tempat hiburan malam di Kota Cilegon tersebut merupakan  tanggung jawab petugas Satpol PP dan pihak Kepolisian Polres Cilegon bukan  LSM BMPP. Supaya persoalan ini tidak berlarut-larut.

    “Negara Indonesia ini kan, merupakan Negara hukum yang harus  diikuti setiap aturan yang ada di Negara Indonesia. Oleh karena itu, LSM BMPP harus menyerahkan persoalan tempat hiburan malam di Kota Cilegon kepada petugas Sat Pol PP dan petugas Kepolisian Polres Cilegon agar dapat dilakukan penutupan terhadap tempat hiburan malam yang membandel atau buka diatas pukul 00.00 WIB,” kata Fakih saat ditemui usai menemui masa yang melakukan aksi demo, Rabu (9/1/2019).

    Fakih menyampaikan, apa yang akan dilakukan oleh LSM BMPP merupakan tujuan yang baik untuk Kota Cilegon. Namun juga harus dilakukan sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Kota Cilegon.

    “Semua kan harus sesuai Perda yang ada di Kota Cilegon,” ujarnya.

    Sementara itu, Kepala Dinas Pol PP Kota Cilegon Juhadi M Syukur menyampaikan bahwa, saat ini tempat hiburan yang ada di Kota Cilegon kurang lebih sekitar 28 tempat hiburan. Meski demikian dirinya mengaku sudah melakukan tindakan terhadap tempat hiburan malam yang telah melanggar.

    “Kita dari Pol PP setiap kali akan menindak tempat hiburan malam di Kota Cilegon terbentur dengan Peraturan Daerah (Perda) tentang hiburan malam di Kota Cilegon,” kata Juhadi.

    Dirinya juga menyampaikan sangat  menyayangkan apa yang dilakukan oleh LSM BMPP yang berencana akan menutup tempat hiburan malam tersebut. Karena berdasarkan

    Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 tahun 2003 yang berwenang untuk menutup tempat hiburan malam tersebut adalah Plt Walikota Cilegon.

    Oleh karena itu, dirinya berharap dengan adanya aksi yang dilakukan oleh LSM BMPP untuk menutup tempat hiburan malam di Kota Cilegon. “Mudah-mudahan kedepan tidak ada lagi oknum-oknum yang membekingi tempat hiburan malam di Kota Cilegon,” pungkasnya.

    Sementara itu, Ketua LSM-BMPP Banten Deni Juweni secara tegas mendesak agar Pemkot dan DPRD Cilegon berani menutup THM. Hal ini diutarakan karena keberadaanya telah mengusik dan meresahkan masyarakat.

    “Karena aktivitas THM diduga telah melampaui batas kesabaran warga karena menyediakan perempuan berpakaian mini (terbuka auratnya), menjual minuman keras serta menjadi tempat transaksi obat-obatan terlarang seperti narkoba,” tandasnya. (luq)

    NO COMMENTS

    Leave a Reply