Pemkot Cilegon Tambah Dua Jalur Evakuasi Bencana

Pemkot Cilegon Tambah Dua Jalur Evakuasi Bencana

    0 18

    DetikBantencom, Kota Cilegon – Setelah sebelumnya Pemerintah Kota Cilegon menyelesaikan Peraturan Daerah (Perda) tentang adanya 15 jalur evakuasi bencana yang ada di Kota Cilegon. Kali ini Pemkot Cilegon kembali berencana menambah dua jalur evakuasi guna mengantisipasi bencana tsunami dan dampak dari bencana industri yang ada di kota industri tersebut.

    Plt Walikota Cilegon Edi Ariadi mengatakan bahwa pihaknya akan menambah dua jalur evakuasi apabila terjadi bencana di Kota Cilegon. “15 jalur evakuasi bencana udah selesai. Rencana ada dua jalur evakuasi lagi yang akan ditambah,” kata Edi.

    Lebih lanjut Edi mengatakan, untuk penambahan jalur evakuasi, diperlukan jalur yang lebar supaya bisa memudahkan kendaraan untuk mengangkut masyarakat yang berada di daerah pedalaman.

    “Untuk menyiapkan dua jalur ini, butuh jalur yang sangat lebar. Jalur yang lebar ini untuk memudahkan mobiI-mobil naik turun. Kalau misalkan jalurnya nggak lebar maka berimbas terhadap kendaraan yang ada diatas tidak bisa turun ke bawah,” katanya.

    Edi menambahkan mengenai anggaran untuk melebarkan jalur untuk evakuasi,  pihaknya mengaku jika Pemkot Cilegon belum dapat  merealisasikannya karena terbentur anggaran.

    “Butuh anggaran yang besar kalau mau diperbaiki infrastrukturnya. Kalau mampu anggaranya bisalah, itu direalisasi pelebaran jalur tersebut,” tandasnya.

    Sebelumnya, Pemerintah Kota Cilegon, telah menetapkan 15 jalur evakuasi bencana sebagai panduan bagi warga menyelematkan diri ketika musibah terjadi.

    “Betul, kita menetapkan 15 jalur evakuas, dan nanti akan kita cek kondisinya, khawatir ada papan penunjuk jalan yang rusak atau hilang,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Cilegon, Rasmi Widyani ketika dikonfirmasi.

    Jika ada kerusakan ataupun papan hilang, kata dia, maka akan segera diperbaiki. Ke-15 jalur evakuasi bencana itu, yakni:

    1. Untuk menuju lokasi evakuasi I yang dipusatkan di SD Kampung Baru Kabupaten Serang, jalur evakuasi melalui akses jalur Jl. Cilodan/Sriwi Kecamaten  Ciwandan yang melewati perbatasan antara Kota Cilegon – Kabupaten Serang berjarak sekitar 2 Km dari jalur Jalan Utama/Jalan Nasional;

    2. Untuk menuju lokasi evakuasi II yang dipusatkan di Kampung Kopo Kidul, jalur evakuasi melalui akses jalur Jl. Kawasan Pancapuri dan Akses Jalur Jl. Ciromo-Kopolandeuh (Jl. Sunan Demak) berjarak sekitar 2 Km dari jalur Jalan Utama/Jalan Nasional;

    3. Untuk menuju lokasi evakuasi III yang dipusatkan di Kantor Desa/MTs Randakari, jalur evakuasi melalui akses jalur Jl. Randakari (Sukasari-Sasak Asem) dan Akses Jalur Jl. Kp. Warung Kara-Umbul Burak berjarak sekitar 1,2 Km dari jalur Jalan Utama/Jalan Nasional;

    4. Untuk menuju lokasi evakuasi IV yang dipusatkan di Kp. Karang Jetak Lor (Kubang Sari), jalur evakuasi melalui akses jalur Jl. Mudakir (Meluar-Warung Juwet-Buah Kopek-Panauwan-Ciriu) dan Akses jalan lain menuju lokasi berjarak sekitar 2 Km dari jalur Jalan Utama/Jalan Nasional;

    5. Untuk menuju lokasi evakuasi V yang dipusatkan di SD Walikukun (Lebak Denok), jalur evakuasi melalui akses jalur Jl. Ir. Sutami (Krenceng-Batukuda), Jl. H. Agus Salim, Jl. Kp.Leuweung Sawo, Delingseng, Kepuh Denok menuju lokasi berjarak sekitar 3 Km dari jalur Jalan Utama/Jalan Nasional;

    6. Untuk menuju lokasi evakuasi VI yang dipusatkan di SD Lebak Gebang (Bagendung) Kec. Cilegon, jalur evakuasi melalui akses Jl. Temu Putih, Ciwedus, arah TPA Bagendung menuju lokasi berjarak sekitar 4 Km dari jalur Jalan Utama/Jalan Nasional;

    7. Untuk menuju lokasi evakuasi VII yang dipusatkan di TPU Cikerai Kec. Cibeber, jalur evakuasi melalui akses jalur Jl. Tb. Ismail, Jl. Pagebangan, arah TPA Bagendung menuju lokasi berjarak sekitar 4 Km dari jalur Jalan Utama/Jalan Nasional;

    8. Untuk menuju lokasi evakuasi VIII yang dipusatkan di Kab. Serang (Waringin Kurung), jalur evakuasi melalui akses jalur Jalan Serdang Kab. Serang;

    9. Untuk menuju lokasi evakuasi IX yang dipusatkan di SD Pecinaan (Tegal Bunder), jalur evakuasi melalui akses jalur Jl. Sumampir, Kebondalem, Purwakarta, Pabean menuju lokasi berjarak sekitar 3 Km;

    10. Untuk menuju lokasi evakuasi X yang dipusatkan di SD Gerem 3 Kec. Grogol, jalur evakuasi melalui akses utama (Jl. H. Leman) berjarak sekitar 1,2 Km;

    11. Untuk menuju lokasi evakuasi XI yang dipusatkan di Lapangan Terbuka, jalur evakuasi melalui akses Jl. Statomer-Cikuasa berjarak sekitar 1,2 Km;

    12. Untuk menuju lokasi evakuasi XII yang dipusatkan di Daerah Terbuka, jalur evakuasi melalui akses Jl. Puskesmas Merak, Jl. Pasar Baru Merak, Jl. Merdeka, dan Jl. Langon 2 menuju ke lokasi berjarak sekitar 1,6 Km;

    13. Untuk menuju lokasi evakuasi XIII yang dipusatkan di Lapangan Terbuka, jalur evakuasi melalui akses Jl. Kp. Cipala menuju ke lokasi berjarak sekitar 1,2 Km;

    14. Untuk menuju lokasi evakuasi XIV yang dipusatkan di SD Pulorida (Lebak Gede), jalur evakuasi melalui akses Jl. Kp. Temposo menuju ke lokasi berjarak sekitar 0,8 Km; dan

    15. Untuk menuju lokasi evakuasi XV yang dipusatkan di Lapangan Terbuka (Kel. Suralaya), jalur evakuasi melalui akses Jl. Ki Kahal menuju ke lokasi berjarak sekitar 2,1 Km. (luq)

    NO COMMENTS

    Leave a Reply