Pelipatan Surat Suara ditarget 15 Hari

Pelipatan Surat Suara ditarget 15 Hari

    0 17
    Sebanyak 100 orang melakukan pelipatan surat suara Pemilu 2019 di gudang logistik KPU Kota Cilegon, Jalan Purbaya, Kelurahan Bendungan, Kecamatan Cilegon, Senin (11/3). KPU Kota Cilegon menargetkan proses pelipatan tersebut selama 15 hari. 

    DetikBantencom, Kota Cilegon – Penyortiran dan pelipatan surat suara Pemilu 2019 mulai dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cilegon, Senin (11/3). Dari lima surat suara, KPU Kota Cilegon baru menerima tiga surat suara.

    Ketua KPU Kota Cilegon, Irfan Alfi mengatakan, surat suara DPRD kabupaten/kota dan DPRD Provinsi masih belum diterima. Meski begitu, proses pelipatan tiga surat suara (DPR RI, DPD RI, Capres) yang sudah diterima, mulai dilakukan.

    Irfan menyebut, ada 100 orang per hari yang melakukan penyortiran dan pelipatan surat suara.

    “Targetnya 15 hari bisa selesai. Perhari 2000 kertas suara perorang. Paling lama tiga hari sebelum pencoblosan sudah bisa didistribusikan,” ujar Irfan kepada DetikBantencom, Senin (11/3).

    Selama proses pelipatan, aparat keamanan juga berjaga di lokasi. Pihaknya menjamin, tak akan terjadi kebocoran surat suara.

    Semua petugas pelipat, saat masuk dan keluar akan mendapat pemeriksaan. Setiap petugas diperiksa KTP dan fotonya. Telepon, kamera, dan tas tidak boleh dibawa masuk ke dalam tempat pelipatan.

    “Semua petugas ini kami periksa satu-satu. Jadi kami jamin tidak akan ada surat suara yang dibawa keluar,” katanya.

    Semua proses pengadaan logistik itu dijamin akan tepat jumlah, mutu, dan sasarannya. Saat pendistribusian ke setiap wilayah, tak akan ada surat suara yang tertukar.

    “Prosesnya juga diawasi polisi dan Bawaslu. Jadi biar tidak ada kecurangan,” ucapnya.

    Dari hasil penyortiran, KPU sudah menemukan ada surat suara yang rusak dan bolong. Surat suara yang rusak akan diajukan untuk diganti setelah proses pelipatan selesai.

    “Terkait dengan surat suara yang rusak, kita akan segera mengganti surat suara yang rusak tersebut, dengan cara mengajukan BAP kepada  KPU Provinsi Banten. Dan KPU Pusat, agar segera dapat pengganti surat suara yang rusak itu,” ungkapnya.

    Sementara itu,  Kapolres Cilegon, AKBP Rizki Agung Prakoso, menyebut pihaknya sudah menyiapkan personil untuk membantu pengamanan proses pelipatan surat suara, selama proses Pemilu 2019.

    “Sampai proses distribusi, kami kawal terus. Ada 499 personil polisi dan dari anggota TNI yang akan mengamankan Pemilu,” kata Rizki.

    Adapun jumlah surat suara yang telah diterima oleh KPU Kota Cilegon, sebanyak 889.149 surat suara yang terdiri dari DPD RI, DPR RI, dan Pilpres.

    Logistik surat suara tersebut dikirim pada Minggu (10/3), dengan menggunakan satu truck kontainer yang dikawal ketat oleh pihak kepolisian untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

    Untuk logistik surat suara tahap ke dua akan dilakukan pada 19 Maret mendatang, dimana surat suara tahap kedua yang akan di kirim tersebut untuk kebutuhan Pileg tingkat kota dan provinsi.

    Perlu diketahui, kebutuhan surat suara pada Pemilu 2019 mendatang untuk di Kota Cilegon membutuhkan kurang lebih sekitar  1.485.000 surat suara. (lux)

    NO COMMENTS

    Leave a Reply