Dekat Ibukota Negara, Banten di Waspadai Bawaslu Pada Pemilu 2019 

Dekat Ibukota Negara, Banten di Waspadai Bawaslu Pada Pemilu 2019 

    0 31
    Bawaslu Kota Cilegon saat menggelar kegiatan Media Meeting Menyongsong Pemilu 2019 di Salah satu hotel di Kota Cilegon, Rabu (13/3).(Foto/DetikBantencom). 

    DetikBantencom, Kota Cilegon – Pada Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019 mendatang. Provinsi Banten akan menjadi salah wilayah sensitif dalam perebutan suara bagi kedua Calon Presiden. Dikarenakan Banten sebagai provinsi yang paling dekat dengan ibukota negara, Banten juga merupakan tuan rumah bagi salah satu pasangan calon presiden pada pesta demokrasi kali ini.

    Kepala Divisi Hubungan Masyarakat dan Hubungan Antar Lembaga pada Bawaslu Provinsi Banten Sam’ani mengatakan, ada dua alasan kenapa Banten menjadi salah satu daerah rawan dalam perebutan suara pada pemilu tahun 2019 ini.

    “Karena Banten merupakan daerah yang dekat dengan ibukota negara dan Banten merupakan tuan rumah dari salah satu pasangan calon wakil presiden pada pemilu April mendatang. Sehingga hal tersebut menjadi kewaspadaan bagi anggota Bawaslu Provinsi Banten. Karena akan terjadi persaingan yang sangat keras,” kata Sam’ani usai kegiatan Media Meeting Menyongsong Pemilu 2019 disalah satu hotel di Kota Cilegon, Rabu (13/3).

    Meski demikian, lanjut Sam’ani, secara umum seluruh anggota Bawaslu Provinsi Banten dari seluruh jenjang dari tingkat atas hingga tingkat bawah akan melakukan pengawasan secara maksimal sehingga dapat menciptakan pelaksanaan pemilu dengan baik.

    “Menyikapi hal ini, kami dari Bawaslu Provinsi Banten dari tingkat paling atas hingga tingkat bawah akan melakukan pengawasan secara maksimal. Agar pelaksanaan pemilu dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

    Sam’ani menjelaskan, dinamika pemilu tahun 2019 cukup menarik, karena akan memunculkan pertarungan ulang antara kedua calon presiden. Dimana calon yang satu merupakan incumben dan calon yang satunya merupakan calon penantang pada Pilpres tahun 2014 yang lalu.

    “Dinamika pada pemilu tahun 2019 ini sangat menarik, karena kedua calon merupakan pertaruangan ulang, calon nomor urut satu merupakan incumben dan calon nomor urut 02 merupakan penantang,” terangnya.

    Ditempat yang sama, Ketua Bawaslu Kota Cilegon Siswandi mengatakan bahwa Banten sebagai daerah yang menjadi perebutan suara yang sensitif pada pemilu nanti, tidak menjadi persoalan selama pelaksanannya sesuai dengan peraturan yang telah ditentukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia (RI).

    “Selama pelaksanaannya dilakukan sesuai dengan ketentuan, hal itu syah-syah saja dan tidak menjadi sebuah persoalan,” kata Siswandi.

    Siswandi menjelaskan, apabil pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) yang di pasang oleh pendukung salah satu calon presiden pemasangannya tidak sesuai dengan aturan yang telah ditentukan maka akan kami tertibkan dan akan dilakukan pemanggilan terhadap peserta pemilu yang melanggar tersebut.

    “Contoh misalkan pada pelaksanan pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) tidak sesuai dengan peratuaran maka akan kami lakukan penertiban dan peserta pemilu yang melanggar aturan akan kami panggil untuk dilakukan pemeriksaan,” tandasnya. (lux)

    NO COMMENTS

    Leave a Reply