52 Peserta Open Bidding Esselon II, Ikuti Tahapan Penulisan Makalah

52 Peserta Open Bidding Esselon II, Ikuti Tahapan Penulisan Makalah

0 49

DetikBantencom, Kota Serang – Sebanyak 52 Peserta open Bidding pejabat esselon II Pemerintah Kota (Pemkot) Serang mengikuti tahapan penulisan makalah yang di gelar di hotel Ledian, Kota Serang, Kamis (20/6/2019).

Dalam Pelaksanaan tahapan penulisan makalah  di mulai pada pukul 10:00 WIB.  Mereka mengalami kesulitan, karena tema makalah ditentukan oleh Panitia Seleksi (Pansel).

“Kita ingin pada open bidding 2019 ini, dibuat berbeda dengan tahun 2018. Maka itu, judul makalah kita buatkan, dan peserta tinggal berfikir untuk membuat konskonsep serta ide yang inovatif,” Ketua Pansel, Benny Syahbandar seusai seleksi open bidding.

Benny mengatakan,bahwa dirinnya ingin mencari sosok seorang pemimpin yang memiliki ide-ide kreatif dan inovasi. “Karena kita ingin seleksi open bidding ini diatur oleh Pansel, dan bukan oleh peserta,” jelasnya.

Benny menambahkan, untuk pengumuman peserta open bidding di tahapan makalah akan disatukan dengan tahapan wawancara pada tanggal 22 Juni 2019. “Semua hasil kita satukan, dan pengumuman dibarengin dengan tahapan wawancara,” jelasnya.

Sementara itu, para peserta seleksi open bidding pejabat Eselon II Pemkot Serang mengaku mengalami kesulitan dalam tahapan open bidding 2019, karena waktu begitu mepet.  Apalagi mereka pada mengincar posisi jabatan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP), yang memerlukan pemahaman mendalam untuk menyelesaikan persoalan masyarakat Kota Serang.

“Kita perlu pemahaman Perda dan Perwal Pemkot Serang, karena setiap masalah harus ada solusi yang disiapkan. Biar sesuai dengan visi misi Pemkot Serang, apalagi saya menginginkan jabatan Kasat Pol PP Kota Serang, dengan mengikuti kompetensi dengan waktu begitu singkat,” kata Husna Ramdani yang masih menjabat sebagai Kabag Tu dan Protokoler, Pemkot Serang dengan memegang jidat.

Peserta lainya, Yudi Suryadi mengakui, tahapan open bidding dalam membuat makalah terbilang pusing, karena harus menjelaskan dan menjabarkan jabatan yang dituju.

“Kalau tidak sesuai dengan jabatan akan menjadi susah. Apalagi, dalam penulisan makalah dilakukan dengan ditulis tangan,” jelas Yudi yang menjabat sebagai Kabag Hukum, Pemkot Serang, dan menginginkan jabatan Kasatpol PP Kota Serang. (Aden).

NO COMMENTS

Leave a Reply