BWI Kota Serang Gelar FGD, Bahas Permasalahan Tanah Wakaf di Kota Serang

BWI Kota Serang Gelar FGD, Bahas Permasalahan Tanah Wakaf di Kota Serang

0 52

DetikBantencom, Kota Serang – Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kota Serang menggelar Forum Grup Diskusi (FGD) dengan mengumpulkan 30 peserta perwakilan nadzir per kelurahan di Kota Serang, bertempat di Kemenag Kota Serang, Cijawa Kota Serang, Rabu (26/6/2019).

Tujuannya adalah untuk penguatan kompetensi manajerial nadzir dalam mengelola atau mengamankan aset wakaf, dan mengembangkan aset wakaf.

Wakil ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kota Serang Mutobiin mengatakan, kegiatan ini tujuannya untuk mengamankan aset wakaf, jangan sampai ada tanah wakaf tidak boleh jual, dihibahkan dan diwariskan. Dan memastikan dokumen tanah wakaf itu harus ada, baik berupa tanah wakaf maupun sertifikat tanah wakaf.

“Jadi kita kumpulkan perwakilan nadzir per kelurahan di Kota Serang melaporkan masalah yang terjadi di lapangan. Jadi kita menyerap, Hal- hal sepertinya harus di perbaharui, jika yang belum ada dokumen, kita buatkan dokumennya,” jelasnya.

Dikatakan Mutobiin, untuk tanah wakaf di kota Serang dari 3 kecamatan yaitu Taktakan, Cipocok dan Kasemen, hasil sementara data dari Badan Wakaf Indonesia (BWI) kisaran 1484 lokasi, yang diperuntukan untuk tanah kuburan, musola, masjid dan lain-lain

“Tanah wakaf yang paling di peruntukannya untuk makam dan Masjid, tapi ada tanah wakaf yang di Kasemen sebagian besar berupa Sawah,” pungkasnya.

Diketahui, Hasil data Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kota Serang tanah wakaf berkisar mencapai 1.484 lokasi dengan total luas 4.226.488. Diperuntukan untuk Tempat Ibadah 1.203, Lembaga pendidikan 182, makam 30, Wakaf yg diproduktifkan 79 dan Sarana umum lain ada 50. (Aden)

 

NO COMMENTS

Leave a Reply