Buruh KS Datangi Kantor Disnaker, Minta Bantuan Hukum

Buruh KS Datangi Kantor Disnaker, Minta Bantuan Hukum

    0 53

    DetikBantencom, Kota Cilegon – Sebanyak 200 lebih buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Buruh Krakatau Steel (FSBKS) Kota Cilegon, hari ini mendatangi Kantor Dinas Ketenaga Kerjaan (Disnaker) Kota Cilegon. Kedatangan mereka bertujuan untuk meminta bantuan hukum tentang restrukturisasi PT. Krakatau Steel yang sedang berjalan saat ini.

    Wakil Ketua Umum SBKS Kota Cilegon Muhari yang disampaikan melalui tim Crisis Center (CC) FSBKS Kota Cilegon Angga mengatakan, kedatangan ratusan buruh ke kantor Disnaker Kota Cilegon untuk meminta bantuan hukum tentang restrukturisasi yang sedang berjalan. Sekaligus meminta semua surat-surat formal untuk memperkuat kedudukan SBKS sebagai salah satu Serikat buruh di Kota Cilegon.

    “Kedatangan kota ke kantor Disnaker Kota Cilegon hari ini adalah, untuk meminta perlindungan hukum dan meminta surat-surat yang Formal yang dikeluarkan oleh Disnaker Kota Cilegon untuk memperkuat kedudukan SBKS di Kota Cilegon,” ujar Muhari ditemui di salah satu rumah makan di Kota Cilegon, Kamis, (4/7/2019).

    Menurutnya, hal tersebut dilakukan semata-mata untuk mengajak pihak management PT. Krakatau Steel dapat duduk bersama-sama dengan pihak serikat buruh di Kota Cilegon untuk membahas persoalan Pemutusan Hubungan Pihak (PHK).

    “Ini kita lakukan semata-mata untuk mengajak pihak management PT. KS agar dapat duduk berama dengan pihak serikat buruh di Kota Cilegon,” ucapnya.

    Angga menyebut, sampai saat ini sudah ada sekitar 250 lebih buruh PT. KS yang di rumahkan oleh pihak management perusahaan baja plat merah tersebut. Bahkan sampai saat ini belum mendapatkan kepastian dari pihak management PT. KS.

    “Saat ini ada sekitar 250 lebih buruh telah dirumahkan, dan sampai saat ini belum menerima kepastian,” ungkapnya.

    Angga menambahkan, pernyataan PT. KS terhadap pihak kariawan Outsorsing yang menganggap bahwa persoalan akan bangkrutnya PT. KS Disebabkann oleh kariawan Outsorsing padahal yang sebenarnya adalah terjadi karena disebabkan oleh Oknum pegawai PT. KS Itu sendiri.

    “Seolah olah Karyawan Ourtsochinglah yang menjadi persoalan akan bangkrutnya PT. KS. Padahal yang terjadi adalah disebabkan oleh oknum pegawai PT. KS itu sendiri. Oleh karena itu, saya berharap dapat duduk bersama dengan pihak PT. KS agar dapat bersama-sama menyelesaikan persoalan tersebut,” pungkasnya. (lux).

    NO COMMENTS

    Leave a Reply