Luncurkan Rabeg dan Serang Siaga 112, Diskominfo Kota Serang Kejar Angka 2,6...

Luncurkan Rabeg dan Serang Siaga 112, Diskominfo Kota Serang Kejar Angka 2,6 Indek SPBE

0 75
Plt Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) kota Serang Hari Pamungkas, saat mengecek operator Rabeg

DetikBantencom, Kota Serang – Dimensi dalam smart city ada 6, yaitu smart goverment, smart people, smart economic, smart living, smart environment dan smart branding. Dari 6 smart tersebut titik beratnya ada dua yakni smart goverment dan smart people, dikarenakan kedua smart tersebut triger pemicu dari smart yang lain.

Demikian dikatakan Plt Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Serang Hari Pamungkas, ditemui dikantornya, Senin (8/7/2019).

“Dua hal penting ini yang di sentuh Diskominfo kota Serang untuk pembangunan 5 tahun kedepan dalam menunjung visi dan misi walikota Serang, makanya kita Lahirkan Rabeg dan Serang Siaga 112 tentang aduan keluhan masyarakat,” katanya.

Hari Pamungkas mengatakan, respon OPD terhadap laporan di aplikasi rabeg dan call center 112 harus ditingkatkan jangan sampai laporan masyarakat hanya sekedar laporan tidak ada tindak lanjutnya

“Jangan sampai pengaduan dari masyarakat hanya sekedar pengaduan, tidak ada tindak lanjutnya. Wewenang kita kan meminta OPD untuk segera menindak lanjuti laporan warga,” ujarnya.

Dikatakan Hari, SOP untuk Rabeg 3X24 jam, apabila tidak ditindaklanjuti OPD, pihaknya akan melaporkan berjenjang kepada OPD, setelah itu kepada sekda setiap ada keluhan masuk. Namun, apabila sekda tidak menanggapi maka akan langsung lapor ke walikota.

“Selama ini koordinasi dengan OPD baik, kita tergabung dalam group WA. Di aplikasi rabeg juga kan terlihat statusnya, menunggu, proses, selesai. Itu yang kami pus, supaya OPD langsung ditindak lanjuti,” jelasnya.

Meski demikian, lanjut Hari, dalam penerapan smart city di Kota Serang terkait implementasi indek Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang dikeluarkan oleh Kementrian Pan RB. Untuk kota Serang sudah ada di angka 2,4 dengan predikat cukup.

“Untuk masuk memuaskan harus masuk ke angka minimal 2,6 Jadi kurang 0,2 nah kalau sudah masuk memuaskan kita sejajar dengan Kota Surabaya dan Kota Bandung dan Kota Semarang, tinggal 0,2 yang kami kejar untuk indek SPBE,” jelasnya.

NO COMMENTS

Leave a Reply