Kouta Hanya 183, Pelamar CPNS Sudah Ribuan Orang

Kouta Hanya 183, Pelamar CPNS Sudah Ribuan Orang

    0 149

    DetikBantencom, Kota Cilegon –  Sejak dibuka tes penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada 11 November lalu, diterima sudah 2.850 pelamar yang mengisi Formulir CPNS 2019.

    Hingga saat ini jumlah pelamar penerima abdi negara tersebut yang sudah diverifikasi mencapai 1.562 orang. Padahal kuota formasi CPNS di Pemkot Cilegon hanya sebanyak 183 formasi.

    Kepala Bidang (Kabid) Pengadaan Pemberhentian Pembinaan Kesejahteraan dan Administrasi pada Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Cilegon, Budhi Mustika mengatakan memang minat masyarakat untuk melamar CPNS cukup tinggi.

    Itu terbukti sejak dibuka CPNS pada 11 November 2019 lalu ribuan pelamar sudah melakukan registrasi.

    “Sampai sekarang sudah ada 1.562 pelamar yang sudah submit ke sistem,” ujar Budhi, Rabu (20/11).

    Lebih lanjut Budhi, mengatakan diperkirakan jumlah pelamar bakal terus bertambah mengingat penutupan CPNS 2019 belum berakhir. “Alhamdulillah semua formasi sudah terisi para pelamar,” terangnya.

    Dia menuturkan dari sebanyak 183 formasi yang tersedia, guru agama Islam paling banyak diminati pelamar. “Guru Agama Islam masih yang paling banyak peminatnya,” ungkapnya.

    Menurut Budi, rata-rata pelamar yang sulit dengan nilai IPK, tidak mengupload transkrip nilai akademik penuh. Diketahui, syarat minimal untuk ikut serta dalam seleksi CPNS adalah IPK 2,6.

    “Rata-rata pelamar yang masuk akal, tidak mengupload seluruh lembar transkrip nilai. Setelah mengundang orangnya untuk membuka dokumen asli, ternyata IPK-nya 2,4. Itu kan di bawah standar IPK untuk ikut tes CPNS,” katanya.

    Belum ada pelamar yang ditemukan memalsukan IPK-ya agar lolos seleksi administrasi.

    Budi hanya mendapati banyak pelamar yang salah mengupload file-file yang dibutuhkan.

    “Misalnya, ijazah yang diupload itu harus asli. Tapi banyak yang mengunggah ijazah fotocopy terlegalisir. Biasanya, bagi pelamar yang mengupload fotocopy ijazah, kami panggil untuk segera melakukan perbaikan, ”tuturnya.

    Budi pun menerangkan, pendaftaran CPNS akan ditutup 24 November yang akan datang. Dilanjutkan mengumumkan hasil pemilihan administrasi pada 16 Desember, masa sanggah, hingga pengumuman hasil masa sanggah pada 24 Desember.

    “Untuk pemilihan kompetensi dasar itu Februari 2020. Tapi agenda pastinya belum ada, masih menunggu arahan dari pemerintah pusat,” ucapnya.

    Sementara itu, Susi (50), salah satu pelamar asal Citangkil yang ditemui tengah melakukan konsultasi di BKPP Kota Cilegon, mengaku meminta untuk melakukan perbaikan.

    “Ijazah saya yang diupload itu fotocopy terlegalisir. Padahal ke perusahan-perusahaan biasa begitu, tetapi ternyata untuk tes CPNS harus asli,” katanya. (lux)

    NO COMMENTS

    Leave a Reply