Sumber Kemacetan, Komisi IV DPRD Cilegon Tegur Pengelola CCM

Sumber Kemacetan, Komisi IV DPRD Cilegon Tegur Pengelola CCM

    0 141

    DetikBantencom, Kota Cilegon – Menjadi salah satu penyumbang terjadinya kemacetan di jalur protokol Kota Cilegon. Pengelola Cilegon Center Mall (CCM) di tegur Komisi IV DPRD Kota Cilegon agar dapat mengurai terjadinya kemacetan dengan cara membuat jembatan penyebrangan untuk pengunjung.

    Kemudian untuk mengatasi kemacetan yang terjadi akibat keluar masuknya kendaraan pengunjung, pengelola gedung juga disarankan memaksimalkan jalur masuk alternatif.

    Ketua Komis IV DPRD Kota Cilegon, Erick Airlangga mengatakan, kunjungan itu dilakukan menyusul terjadinya kemacetan luar biasa beberapa hari kemarin di jalur Protokol Kota Cilegon.

    Dimana lanjut Erick, dalam kunjungan itu dirinya berharap kedepan pengelola CCM harus dapat memaksimalkan jalur keluar kendaran pengunjung dengan cara menambah jalur keluar dan membuat Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) untuk pengunjung.

    “Kita mengevaluasi akibat kemacetan kemarin (libur Nataru), kedepan harus dimaksimalkan, dengan cara membuat beberapa gerbang masuk. Jangan seperti sekarang, sudah gerbang masuknya cuma satu, terlalu berada didepan pintu masuk pula,” kata Erick, kepada awak media disela sidak di CCM, Kamis (2/1/2020).

    Kendati demikian, lanjut Erick, pihaknya juga mengakui bahwa kemacetan tidak hanya disebabkan oleh CCM, melainkan juga ada sumbangan dari Hotel SKI dan POM bensin. Oleh karena itu, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan pengelola dua tempat tersebut.

    “Kebetulan disini ada POM bensin, CCM dan SKI. Tempat-tempat ini lumayan menyumbang kemacetan,” imbuhnya.

    Selain mengusulkan beberapa hal kepada pengelola CCM, pihaknya juga meminta kepada pihak CCM agar dapat berkoordinasi dengan pihak terkait lainnya. “Kami akan koordinasi dengan pihak kepolisian dan dishub juga untuk antisipasinya,” ujarnya.

    Erick mengaku, apabila keinginanya tersebut tidak dihiraukan oleh pihak CCM. Maka pihaknya akan melakukan tindakan tegas terhadap pihak CCM dengan melibatkan beberapa pihak terkait lainnya.

    Erick juga meminta pengelola CCM untuk menyediakan tempat penyebrangan bagi para pengunjung mall. Pasalnya, posisi CCM yang berada di depan jembatan layang, dikhawatirkan membahayakan para pengunjung yang menyebrang jalan. “Ya CCM harus memaksimalkan fasilitas untuk pengunjung,” ujarnya.

    Dalam kesempatan itu juga, Erick menghimbau kepada para pengunjung CCM untuk tidak melakukan parkir sembarangan. Dan dapat bersama-sama menjaga keamanan dan kenyamanan di lingkungan CCM.

    Ditempat yang sama, Operational Manager CCM, Khaeruddin mengatakan, kemacetan timbul karena antusiasme warga yang ingin berkunjung ke mall. Oleh karena itu, pihaknya ke depan akan mengevaluasi terkait buka tutup mall, dan juga jalur alternatif agar kedepan tidak ada kemacetan.

    Kemudian, beberapa usulan yang telah disampaikan oleh anggota DPRD Kota Cilegon itu, akan diupayakan agar arus kendaraan atau kemacetan yang terjadi di depan CCM tidak terjadi lagi. Pihaknya mengaku akan terus berkoordinasi lebih intens lagi dengan pihak Dinas Perhubungan dan Kepolisian Polres Cilegon.

    “Kami selalu melakukan upaya untuk antisipasi kemacetan ini, salah satunya jika parkir sudah penuh, kami langsung menutup jalur masuknya,” tandasnya. (lux)

    NO COMMENTS

    Leave a Reply