30 Tahun Masyarakat Ibu kota Provinsi Banten Dolbon, Ibu Negara Berikan 1000...

30 Tahun Masyarakat Ibu kota Provinsi Banten Dolbon, Ibu Negara Berikan 1000 Jamban

0 124

DetikBantencom, SERANG – Ibu negara Republik Indonesia Iriana Joko Widodo didampingi Istri Wakil Presdiden Wury Estu Handayani melakukan kunjungan kerja ke beberapa titik di Kota Serang. Senin (24/2), dalam kunjungannya Ibu negara memberikan bantuan seribu jamban kepada masyarakat di Ibukota Provinsi Banten.

Pemberian jamban tersebut karena sebagian wilayah di Ibukota Provinsi Banten masih melakukan Dolbon (Modol di Kebon), bahkan kebisaan buruk yang dilakukan masyarakat Ibukota Banten itu sampai puluhan tahun.

Ibu negara memberikan bantuan sebanyak 1000 jamban kepada masyarakat, karena Menjadi daerah paling disoroti kebiasaan buruk tersebut dan paling banyak, Ibu negara menentukan bantuan jamban terbanyak di Kecamatan Kasemen sebanyak 500 jamban, kecamatan Cipocok 250 dan kecamatan Taktakan 250. Secara simbolis bantuan diberikan langsung kepada masyarakat Lingkungan Kenari RT 01, RW05, Kelurahan Kesunyatan, Kecamatan Kasemen, Kota Serang.

Dalam sambutannya, Iriana Joko Widodo mengaku daerah Kecamatan Kasemen Kota Serang sudah 30 tahun melakukan kebisaan tidak sehat tersebut (Dolbon), ia berharap dengan adany bantuan program jambanisasi ini bisa memberikan dampak positif kepada masyarakat serta bisa meribah kebiasaan buruk yang selama 30 tahun dilakukan masyarakat.

“Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat kepada masyarakat, memiliki jamban yang layak, disini udah 30 tahun masyarakat tidak memiliki jamban,” kata Iriana Joko Widodo.

Iriana menitipkan kepada masyarakat agar menjaga dan merawat pemberian jamban tersebut agar bisa digunakan dengan baik, dirinya juga meminta masyarakat agar tidak melakukan kebisaan buruk tersebut. “Saya titip agar dijaga kermbersiahnnya, di Banten ini sangat perlu untuk pemakaian di Banten,” ujarnya.

Masyarakat setempat, Ratu Halimatul Sadiah mengucapkan terimakasih kepada Pemeirntah yang sudah memberikan jamban kepada masyarakat. “Kami mengucapkan terimakasih semoga bermanfaat dan bisa digunakan dengan sebaik-baiknya,” katanya.

Camat Kecamatan Kasemen, Golib Abdul Mutholib mengatakan sebelumnya pihak kecamatan mengajukan 600 jamban namun dari jumlah pengajuan tersebut hanya 500 yang direalisasi, ia juga mengaku meski sudah ada bantuan masih ada masyarakat yang belum memiliki jamban.

“Yang di usulkan ada 600, karena kesadaran masyarakat belum tahun mungkin kegunaan jamban, udah ada sosialisasi sebelumnya, masih kurang, itung aja kurangnya,” katanya.

Golib mengaku selama 30 tahun masyarakat kasemen belum tersadarkan tentang kegunaan jamban sehingga masih melakukan Dolbon. Ia juga mengaku sudah membuatkan MCK di beberapa titik namun tidak dirawat oleh masyarakat.

“Udah ada beberapa tempat MCK, hampir setiap kelurahan ada, masyarkat untuk merawatnya yang sulit, bantuan ini langsung ke rumah. Hampir semua kelurahan ada 10 kelurahan,” ujarnya. (red)

NO COMMENTS

Leave a Reply