Beras CSR BJB Ke Anggota DPRD Banten Berujung Panjang, Kejati Diam-diam Lakukan...

Beras CSR BJB Ke Anggota DPRD Banten Berujung Panjang, Kejati Diam-diam Lakukan Penyelidikan

0 52
foto Ilustrasi

DetikBanten.com, Serang – Bantuan beras dari corporate social responsibility (CSR) Bank Jawa Barat dan Banten (BJB) kepada anggota DPRD Banten ternyata berujung panjang. Usai mendapat sorotan dari berbagai lembaga masyarakat dan Kejati Banten karena diduga beraroma gratifikasi.

Dikatakan Kasie Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Banten Ivan Siahaan Hebron pada awak media menyatakan pihaknya sudah memanggil enam saksi untuk dimintai keterangan terkait penyaluran beras yang tak semestinya disalurkan oleh lembaga legislatif.

“Iya kami klarifikasi soal penyaluran beras itu. Kapasitasnya masih saksi,” kata Ivan menjelaskan pada awak media melalui sambungan telepon, Selasa (30/6/2020).

Menurutnya kata Ivan, Mereka yang sudah dimintai keterangan antara lain mahasiswa 2 orang, dari BJB 1 orang dan dari forum CSR Banten 3 orang. Dalam penyelidikan awal itu, Ivan menambahkan bahwa pihaknya menerima informasi bahwa awalnya Pemorov Banten yang diwakili Forum CSR mengajukan permohonan bantuan sosial kepada BJB. Bantuan itu akan disalurkan kepada masyarakat yang terkena dampak pandemi Covid-19.

Namun kenyataan di lapangan, beras tersebut malah transit kepada beberapa fraksi di DPRD Provinsi Banten. Namun di sisi lain, wacana Hak Interpelasi meminta keterangan Gubernur Banten Wahidin Halim mengenai pemindahan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Provinsi Banten mencuat ke tengah publik.

Ditanya mengenai pihak mana lagi yang akan dipanggil untuk dimintai keterangan soal perkara beras CSR BJB tersebut Ivan enggan memberikan informasi lebih detail. “Nanti kami tunggu arahan selanjutnya,” ujarnya pada awak media

Hingga berita ini diturunkan, wartawan masih berupaya menghubungi pihak-pihak terkait perkara tersebut. (db1)

 

NO COMMENTS

Leave a Reply