Disuguhi Kopi Saat Kampanye, Pandji : Kita Bantu Pasarkan Yang Lebih Luas

Disuguhi Kopi Saat Kampanye, Pandji : Kita Bantu Pasarkan Yang Lebih Luas

0 13
Share this

Detikbanten.com, SERANG – Ada yang menarik, saat Calon wakil Bupati Serang nomor urut 1 Pandji Tirtayasa berkampanye di Kampung Kadu Beruk, Desa Sukarena, Kecamatan Ciomas. Kamis (15/10/2020). Dalam kampanye tersebut, Pandji disuguhkan kopi asli petani Kabupaten Serang.

Kopi tersebut diproduksi Koperasi Pemuda Tani Indonesia Shanghyang Dora dengan merek Kopi Gunung Karang berjenis robusta. Pandji pun bertestimoni bahwa kopi tersebut cukup nikmat. “Rasanya nikmat. Dan ini kopi khas Gunung Karang produk Desa Sukarena,” kata Pandji, Kamis (15/10/2020).

Pandji juga mengapresiasi produk-produk lokal yang dihasilkan UMKM di Kabupaten Serang. Ke depan, jika dirinya bersama calon Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah terpilih kembali, akan terus mendorong peningkatan kualitas produk UMKM.

“Seperti kopi yang saya nikmati ini, kita akan dorong lebih baik lagi. Kita branding dengan baik, dan kita bantu pasarkan ke pasar yang lebih luas. Bahkan secara khusus akan diberi modal agar produksinya meningkat,” katanya.

Pada 2021 mendatang, Pandji juga memastikan UMKM akan mudah mendapatkan bantuan dengan kisaran Rp 10 juta hingga Rp 100 juta. “Jika UMKM meningkat, kita bisa mengurangi angka pengangguran. Bisa dibayangkan setiap tahuan ada 33 ribu angkatan kerja, dan hanya 15 ribu yang terserap, sisanya kita dorong ke UMKM,” ujarnya.

Pada kesempatan kampanye, Pandji menyampaikan progres pembangunan Kabupaten Serang. Misalnya, dari 601,13 kilometer jalan kewenangan Pemkab, saat ini hanya tersisa sekira 40 kilometer yang belum dibeton. “Sisa yang belum dibeton, kita akan selesaikan tahun depan. Periode pertama kami, jalan kewenangan Pemkab Serang, kondisi beton semua,” tegasnya.

Pandji juga tidak pernah lelah mengimbau para pendukungnya untuk mematuhi protokol kesehatan. ”Dalam momen kampanye, kami patuhi aturan kampanye sesuai protokol kesehatan. Jangan anggap enteng covid-19, karena belum ada obatnya dan sangat mematikan. Dan itu yang harus kita hindari,” ujarnya.

Anggota Koperasi Pemuda Tani Indonesia, Rahmatullah memberikan apresiasi kepada pasangan petahana Tatu-Pandji atas perhatian terhadap UMKM. “Perhatian terhadap UMKM cukup baik. Kami juga berharap Kopi Gunung Karang ini bisa lebih maju,” ujarnya. (Aden)

NO COMMENTS

Leave a Reply