Dapat UEP, Ibu Penjual Uduk di Serpong, “Alhamdulillah, Siangnya Bisa Jualan Kue.”

  • Bagikan
Share this

Detikbanten.com, SERPONG – Nengsih (57), warga Kelurahan/Kecamatan Serpong, Tangerang Selatan, mengaku bersyukur mendapat bantuan tata boga dari program Usaha Ekonomi Kreatif (UEP) Dinas Sosial Provinsi Banten senilai Rp2,5 juta dalam bentuk bahan baku dan alat pembuat kue. Menurutnya bantuan tersebut akan digunakan untuk mengembangkan usahanya, dari hanya berjualan nasi uduk di pagi hari, menjadi tambah berjualan kue-kue di siang hingga sore harinya.

“Kalau cuma ngandelin jualan uduk aja ga cukup Mas hari gini,” kata Nengsih saat ditanya pers usai acara pembagian UEP Pemprov Banten 2021 yang diserahkan Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy di Kantor Kelurahan Serpong, Selasa (7/12).

Dengan bantuan berupa tepung terigu, minyak goreng, telur, gula pasir hingga mixer kue yang diterimanya, Nengsih mengaku dirinya akan mulai berjualan kue sehabis jualan nasi uduknya selesai sekitar pukul 10.00 setiap harinya. “Ya, saya bisa bikin donat, odading, molen, gorengan, kan yang begitu mah sampai sore juga bisa tuh,” kata Nengsih yang mengaku memiliki 3 anak masih bersekolah ini.

Terkait pendapatannya dengan berjualan nasi uduk selama ini, Nengsih mengaku hanya bisa menyisihkan keuntungan di kisaran Rp 50 – 100 ribu setiap harinya. Dengan suami yang hanya bekerja serabutan, Nengsih mengaku kerap kesulitan mengatur keuangan keluarga. “Makanya ini saya terima kasih banget sama Pak Wagub yang udah ngasih bantuan ini. Sama Pak Gubernur (Gubernur Banten Wahidin Halim) juga, saya doain semuanya pada sehat,” kata Nengsih.

Sementara itu Wagub Andika sebagaimana sebelumnya, meminta penerima bantuan UEP memanfaatkan bantuan UEP dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan sosial keluarga masing-masing. “Pergunakan bantuan ini dengan bertanggung jawab, supaya bantuan ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” kata Andika.

Andika mengungkapkan Pemprov Banten terud berupaya keras meningkatkan kesejahteraan warga Banten, meski dalam beberapa tahun terakhir disibukan dengan penanganan pandemi Covid 19. “Jadi ibu-ibu harus tahu nih, kalau pemerintah itu sayang sama warganya. Di tengah sulitnya anggaran karena habis untuk Covid 19, tapi Pemprov Banten tetap mengalokasikan untuk bantuan ini,” paparnya.

Sebagaimana di lokasi pembagian UEP sebelum-sebelumnya, kali ini Andika tidak lupa memeriksa kualitas dan kuantitas bahan bantuan UEP yang diberikan kepada warga penerima. Mulai dari memeriksa kualitas beras dengan membuka langsung dari karungnya, hingga mencoba menyalakan mixer adonan kue dilakukan Andika di depan warga penerima.

Untuk diketahui, Dinas Sosial Provinsi Banten tahun ini mengalokasikan bantuan UEP sebanyak 1.900 paket dengan nilai paket masing-masing Rp2,5 juta. Pembagiannya sendiri selain di Tangsel ini, Dinas Sosial Banten sudah melakukannya di Kabupaten Serang, Kota Cilegon, Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, dan Kabupaten Pandeglang. (MN)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!