Selasa, Juli 24, 2018
Authors Posts by detikbanten.com

detikbanten.com

582 POSTS 0 COMMENTS

0 9

PANDEGLANG – Seorang Kakek bernama Sarnaka (70) meninggal dunia akibat tercebur ke dalam sumur di Kampung Kadupandak, Desa Kadupandak, Kecamatan Picung, Kabupaten Pandeglang, Senin (23/07/2018).

Foto Istimewa
Foto Istimewa
Foto Istimewa

Kepala Basarnas Provinsi Banten, M. Zaenal Arifin mengatakan, pihaknya menerima informasi tersebut sekitar pukul 08.30 WIB dan kemudian langsung menerjunkan sejumlah personel menuju ke tempat kejadian perkara.

“Dari informasi tersebut, kemudian sekitar pukul 09.15 kita berangkatkan tim untuk menuju ke lokasi, kemudian kita langsung proses evakuasi, kita laksanakan kurang-lebih hampir satu jam, tepatnya pukul 11.33 korban berhasil dinaikkan,” kata Zaenal kepada detikbanten, Senin (23/07/2018).

Zaenal menjelaskan, dalam proses evakuasi tersebut, pihaknya menggunakan teknik vertikal rescue dengan menerjunkan petugas ke dalam sumur untuk mengangkat korban, namun setelah diangkat, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.

“Penyebabnya, berdasarkan informasi yang kami terima, korban kebiasaan minum obat, mungkin karena sudah tua, dia (korban-red) abis minum obat, mungkin pusing kemudian terjatuh,” jelasnya.

Setelah korban berhasil diangkat ke permukaan sumur, dikatakan Zaenal, pihaknya bersama tim kesehatan wilayah setempat langsung membawa jenazah ke Puskesmas untuk dilakukan autopsi.

“Setelah dievakuasi, kebetulan ada tim kesehatan dari puskesmas Picung langsung dibawa ke Puskesmas Picung,” jelasnya. (Aden)

0 7

Detikbanten.com – Dari 30 kasus yang ditangani LPA Banten di semester awal Januari hingga Juli 2018, yang dominan adalah kasus kekerasan seksual,  disusul hak asuh anak dan kemudian kasus kekerasan fisik.

Dari berbagai kasus yang ada, pola asuh orang tua menjadi faktor penting yang mampu menangkal berbagai penyimpangan-penyimpangan perilaku anak yang negatif, faktor lainnya adalah bebasnya penggunaan gadget dan smartphone oleh anak-nak tanpa pengawasan yang baik oleh orang tua, anak dengan segala keingintahuannya tidak mendapatkan arahan yang baik terkait penggunaan gadget tersebut, sehingga berbagai konten negatif dapat dengan mudah didapatkan oleh anak-anak,”ujar M. Uut Lutfi,Ketua LPA Banten

Dikatakan,M. Uut Lutfi,Kami mengharapkan peran serta orang tua dalam membimbing dan menerapkan pola asuh yang baik untuk tumbuh kembang anak,selain itu, peran serta dan pelibatan masyarakat sekitar dalam pola asuh anak juga menjadi penting, karena masyarakat mengingatkan anak-anak yang berkumpul tanpa pengawasan orang tua, juga dalam hal sosialisasi, masyarakat merupakan agent yang dapat menyentuh langsung permasalahan-permasalahan yang timbul dalam perkembangan anak menuju lingkungan yang ramah anak,”katanya

Menurutnya,Dalam hal kerjasama dengan pemerintah daerah, kami ingin memberikan apresiasi yang tinggi kepada Aparatur Desa, Kelurahan, Kecamatan, Kabupaten Kota, dan Provinsi yang telah menjalankan perannya dalam mewujudkan Kota dan Kabupaten Layak Anak di 8 Kabupaten-Kota di Provinsi Banten,”tuturnya

Senada disampaikan Hendry Gunawan,Sekretaris LPA Banten,dirinya mengharapkan pemerintah daerah dapat mengoptimalkan pusat rehabilitasi anak, rumah singgah dan rumah aman bagi anak ,yang seringkali anak sebagai korban kesulitan dalam proses penyembuhan dari trauma yang menimpanya selama ini.

” Karena akan menjadi sebuah bom waktu, apabila tanpa penanganan yang maksimal, para korban di masa depan bisa meluapkan rasa dendamnya kepada anak-anak lain dan tidak menutup kemungkinan mereka bisa menjadi pelaku di masa depan.,”katanya

Di akhir ,pada kesempatan hari yang spesial ini kami ingin mengucapkan Selamat Hari Anak Nasional 23 Juli 2018, semoga anak Indonesia dan khususnya Banten selalu bahagia dan dijauhkan dari kegala kekerasan baik Fisik, Psikis, Seksual agar tumbuh kembang mereka bisa maksimal. Dan terwujudnya Anak Anak yang berakhlak mulia,  intelektual dan sejahtera. (Dri)

 

0 8
Kepala Divisi Hukum & Humas PT Marga Mandalasakti (ASTRA ToI Tangerang-Merak)  Indah Permanasari saat menjelaskan pentingnya uang elektornik di jalan tol. Foto Istimewa #detikbantencom

DetikBanten.com – ASTRA Tol Tangerang-Merak mengajak 60 siswa dari 6 Sekolah Dasar Negeri (SDN) binaan terdiri dari SDN Pejaten 1, SDN Pegadingan 1, SDN Pegadingan 2, SDN Gempol, SDN Dermayon dan SDN Margasana di wilayah Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang Banten untuk mengenali Tol Tangerang-Merak dalam program Toll Road Tour (TRT). Acara tersebut  dalam rangka memperingati Hari Anak Naslonal (HAN) 23 Juli 2018.

Kepala Divisi Hukum & Humas PT Marga Mandalasakti (ASTRA ToI Tangerang-Merak)

Indah Permanasari mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari program kontribusi kepada masyarakat dalam rangka memberikan edukasi serta kampanye keselamatan kepada sekolah binaan ASTRA Tol Tangerang-Merak.

“Pada 24 Juli 2017 ASTRA Tol Tangerang-Merak bersama Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim telah melakukan penandatanganan nota kesepakatan kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Serang dalam bidang pendidikan. Kerjasama tersebut merupakan upaya untuk mencapai peningkatan kualitas dan pemerataan pelayanan pendidikan yang bermutu di sekitar Ruas Tol Tangerang-Merak,” kata Indah kepada DetikBantencom di Kantor Tol Ciujung, Senin (23/7).

Lebih lanjut Indah menjelaskan peringatan HAN yang dikemas dalam program TRT merupakan salah satu upaya ASTRA Tol Tangerang-Merak dalam pembinaan dan pengembangan siswa dari aspek kognitif untuk memahami dan mengenal Iebih jauh terkait peraturan dan perambuan yang berlaku di jalan tol, serta dampak yang ditimbulkan dari adanya pelanggaran.

“TRT ASTRA Tol Tangerang-Merak sudah berjalan sejak tahun 2015 ini merupakan salah satu  strategi komunikasi perusahaan kepada masyarakat dalam memperkenalkan proses bisnis, Iayanan, fasilitas dan inovasi teknologi yang dlterapkan oleh ASTRA Tol Tangerang-Merak,” ujarnya.

Kegiatan tersebut diawali dengan memberikan penjelasan kepada para siswa mengenai layanan dan fasilitas yang ada di sepanjang tol yang dapat dilihat secara langsung saat para siswa berkendara dari sekolah di Kramatwatu menuju kantor Ciujung. Para siswa tidak hanya mendapatkan materi terkait dengan keselamatan mengenal aturan-aturan yang berlaku di jalan tol, juga bagaimana tertib berlalu lintas di jalan raya seperti menyeberang jalan, mengendarai kendaraan di jalan, mematuhi rambu-rambu Ialu tintas serta beberapa hal terkait keamanan berlalu lintas.

Materi yang dikemas dalam permainan edukatif dan interaktif ini membuat para siswa antusias mengikuti kegiatan TRT. Sosialisasi elektronifikasi pembayaran tol pun diperkenalkan dengan menunjukkan kartu uang elektronik yang dapat digunakan di jalan Tol Tangerang-Merak.

Dibagian lain, Kepala Departemen Environment and Social Responsibility, Rury Purwantoko mengatakan tujuan pengenalan uang elektronik ini merupakan langkah edukasi dini kepada anak agar para siswa dapat membantu memberikan pemahaman kepada lingkungannya terkait kewajiban pengguna jalan tol dalam bertransaksi menggunakan uang elektronik di jalan tol.

“Dengan dilakukannya kegiatan interaktif bersama dengan siswa SD binaan, keberadaan ASTRA Tol Tangerang-Merak diharapkan dapat dirasakan manfaatnya dan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah Banten,” tandasnya. (Lux/Banten)

0 28

Detikbanten.com – Kuasa hukum pasangan calon (paslon) nomor 3, Syafrudin-Subadri Usuludin melaporkan adanya dugaan pelanggaran kampanye yang terstruktur sistematis dan massif (TSM) yang dilakukan oleh Paslon nomor urut 1 Vera Nurlaila-Nurhasan.

Adapun, dugaan TSM tersebut dikarenakan, Walikota Serang Tb Haerul Jaman yang merupakan suami dari Vera, tertangkap kamera sedang melakukan klarifikasi terkait laporan yang dilakukan oleh Tim Paslon Nomor 1 tentang dugaan politik uang.

Selain itu juga, tercatat beberapa temuan yang melibatkan ASN, baik dalam bentuk kampanye terbuka, maupun dugaan yang dianggap menjadi kampanye terselubung oleh ASN untuk mencitrakan dukungan kepada Vera.

Analisis APBD yang direncanakan jauh hari sebelumnya juga sudah mulai menemukan dugaan adanya anggaran negara yang diselewengkan untuk menguntungkan Vera, salah satunya adalah pengadaan kaos Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) tingkat Kota Serang yang menampilkan tagline ‘cantik’.

“Ini memang jalan dari Tuhan, kemarin kami mencari bukti kuat terkait adanya dugaan TSM, dan akhirnya kami mendapatkan pernyataan pak Jaman yang menggunakan pakaian dinas yang walaupun tidak berlogo Kota Serang, melakukan klarifikasi terkait dugaan money politic dengan menyebut kata pengganti ‘kami’,” ujar Ketua Tim kuasa hukum Paslon 1, Agus Setiawan dalam konferensi pers yang dilaksanakan di kantor DPW PPP Banten di Ciracas, Minggu (22/7/2018) kemarin.

Agus menjelaskan tafsiran kata ‘kami’ ini menunjukkan bahwa Jaman tidak dapat memisahkan perannya sebagai Walikota Serang dengan Kader Golkar, karena dalam hal tersebut pernyataan dikaitkan dengan Paslon nomor 1.

“Seharusnya dia tidak melakukan klarifikasi tersebut di gedung DPRD dan menggunakan baju yang mencirikan sebagai walikota,” ujarnya.

Menurutnya, dengan adanya bukti tersebut, maka melengkapi temuan-temuan yang sebelumnya telah ada, seperti dugaan pengorganisiran kepala dinas, camat, lurah hingga ASN dalam rangka memenangkan Vera.

“Kami sudah melaporkan 20 temuan kepada Panwaslu dan Bawaslu. Namun karena ini sudah sampai MK, maka kami akan meminta pernyataan dari Bawaslu terkait temuan tersebut, dan kemudian akan diputuskan oleh MK,” lanjutnya.

Beberapa temuan tersebut diantaranya adalah, adanya dugaan keterlibatan Lurah Priyayi yang ikut dalam kampanye Vera-Nurhasan, kemudian dugaan pelanggaran tentang Lurah Lontar Baru yang mengunggah chat WA ke group dalam bentuk seruan dukungan Paslon nomor 1 dan foto Vera.

Lalu ada dugaan pelanggaran keterlibatan Istri Ketua DPRD Kota Serang dan juga sebagai Lurah Kemanisan yang kampanyekan Paslon nomor urut 1.

“Kemudian juga, ada dugaan pelanggaran keterlibatan Camat Cipocok Jaya, Kadis Pertanian dan Lurah Sepang dalam mendampingi ibu Vera di acara pernikahan dan acara Isra Miraj. Ini seolah menunjukkan secara tidak langsung didukung ASN,” jelasnya.

Sedangkan saat ini, terdapat temuan baru dengan adanya laporan pengakuan dari masyarakat yang mengaku mendapatkan uang dan barang dari salah seorang ASN, namun masih belum diketahui siapa pelakunya.

“Saat ini diduga ASN tersebut adalah kepala dinas, dan tidak mungkin kepala dinas bergerak sendiri tanpa disuruh,” ujarnya.

Analisis APBD dinyatakan sudah mulai rampung, dan hari Selasa nanti akan dilaporkan juga hasilnya.
“Kasus kaos Popda dengan tagline ‘Cantik’ ini menjadi temuan kami, dan masih ditelusuri sumber anggarannya, namun kemungkinan besar dari APBD juga,” tuturnya.

Ia menyatakan, jika tuntutannya dipenuhi untuk mendiskualifikasi Vera, maka kedudukan hukum Vera sebagai pelapor secara otomatis hilang.
“Jadi kami berharap, ada kedudukan yang sama di hadapan hukum,” ucapnya.

Dilansir Bantennews.co.id Sementara itu Walikota Serang Tb Haerul Jaman mengatakan, ia tak pernah menginstruksikan ASN Pemkot Serang untuk memenangkan salah satu paslon peserta Pilkada dengan menggunakan kewenangannya sebagai kepala daerah. Bahkan, dalam setiap apel, rapat evaluasi, dan surat edaran yang dibagikan ke seluruh OPD di Pemkot Serang, ia melarang ASN ikut dalam politik praktis. “Jadi tidak ada instruksi memenangkan salah satu paslon,” ucapnya.

Kalaupun ada jaringan atau relawan yang memenangkan paslon nomor satu, hal itu di luar sepengetahuannya.
Kata dia, tim kuasa hukum paslon nomor tiga sah-sah saja memberikan pandangan. “Tinggal dilihat sejauhmana buktinya. Saya tidak pernah menginstruksikan apalagi menekan. Jadi saya rasa tak ada itu pelanggaran secara TSM,” ujar Dewan Penasehat DPD Partai Golkar Kota Serang ini.

Terkait video yang menampilkan dirinya, Jaman mengatakan, pernyataan itu dilontarkannya sebagai kader Golkar. “Sebelum menjawab saya sudah bilang sebagai kader Golkar. Videonya jangan dipotong-potong,” tandasnya. Lagipula pernyataan itu dikeluarkannya saat ditanya wartawan, bukan ia yang memberikan keterangan pers.

Justru, lanjutnya, pelanggaran yang diduga paslon nomor tiga yang sudah ditindaklanjuti aparat penegak hukum. Bahkan, bukan pihaknya yang melaporkan tapi justru tangkap tangan dan laporan dari masyarakat. Apalagi, dugaan money politic oleh paslon nomor tiga itu dilakukan di empat wilayah yang membuktikan bahwa pelanggaran itu dilakukan secara masif.
Selain itu, tertangkapnya salah satu mantan ketua partai pengusung paslon nomor tiga sebagai pelaku money politic membuktikan pelanggaran itu dilakukan secara terstruktur.

“Kami minta Bawaslu melakukan diskualifikasi paslon nomor tiga karena sudah memenuhi unsur TSM,” ujarnya.

Sementara itu, Divisi Penindakan Pelanggaran Panwaslu Kota Serang, Faridi mengakui, pihaknya baru menerima tambahan laporan pelanggaran walikota. Namun menurutnya, selain rekaman tersebut, harus ditambah dengan saksi.

“Rekaman itu taroh lah jadi barang bukti, tapi keterangan saksinya belum ada, saya minta itu dilengkapi, jadi kita belum bisa memastikan pelanggaran ini ada atau tidak, karena dua alat bukti ini belum cukup,” ungkapnya.

Sedangkan terkait laporan TSM, Faridi mengatakan perlu ada sosialisasi kembali dari Bawaslu. Indikator TSM seperti terstruktur melibatkan ASN dengan bukti hadir atau surat, kemudian Sistematis misalnya ada acara yang difasilitasi SKPD dengan rangkaian jelas, dan massif itu tersebar diseluruh wilayah, sehingga mempengaruhi hasil.

“Sekarang dari hasil kalau nomor tiga melaporkan pengaruh nya mana kan, toh nomor tiga yang menang,” tegasnya.

Sedangkan terkait gugatan ke MK, ia menyatakan akan menjawab sesuai dengan pokok gugatan, dan menegaskan pihaknya netral serta tidak bisa diintervensi. (Adek/Kota Serang)

0 8

Lebak – Komisi Pemilhan Umum (KPU) Kabupaten Lebak menetapkan 942.509 daftar pemilih sementara hasil perbaikan ( DPSHP) dalam Rapat Pleno Terbuka Penetapan Daftar Pemilih Sementara  Pemilu 2019, yang digelar di Hotel Mutiara  Lebak, Minggu (22/7/2018) kemarin.
Apipi, Komisioner KPU Lebak mengatakan, ada penambahan daftar pemilih dari DPT Pilkada 2018 sebnayak 16.167. Begitu juga dengan Jumlah TPS. “Jumlah TPS yang sebelumnya pada Pilkada 3.960  untuk Pemilu 2019 bertambah menjadu 3. 971 TPS yang tersebar di 28 kecamatan,” katanya.

Jumlah pemilih yang ada pada DPSHP ini terdiri dari pemilih laki – laku sebayak  481.278 dan perempuan 461.231 pemilih.
“Jumlah ini belum final dan masih bisa berubah, perubahan itu bisa penambahan atau pengurangan, sesuai dengan rekomendasi Panwaslu atau masukan dari masyarakat,” ujarnya. (Dri/Red)

0 5

Detikbanten.com – Zlatan Ibrahimovic selalu lekat dengan dua hal, yakni mencetak gol dan membuat kontroversi. Pemain asal Swedia tersebut seolah tak jengah menjadi sorotan publik.

Ibrahimovic tampil gemilang dengan mencetak satu gol saat Los Angeles Galaxy menang 3-1 atas Philadelphia Union. Di mixed zone, dia diwawancara sejumlah jurnalis.

Ibrahimovic ditanyakan mengenai perubahan kultur sepakbola di Amerika Serikat seiring kedatangannya. Jawabannya pun mengejutkan, karena merembet soal menjadi Presiden Amerika Serikat.

“Saya tidak tahu apakah ada perubahan, karena saya hanya menjalankan pekerjaan,” kata Ibrahimovic, dikutip dari Sport, Senin 23 Juli 2018.

“Mereka beruntung saya tidak datang 10 tahun yang lalu, karena hari ini saya akan jadi Presiden,” imbuh pria berusia 36 tahun tersebut.

Sikap kontroversial Ibrahimovic ini juga diikuti dengan tren di Amerika Serikat. Dia beberapa kali diundang wawancara dalam acara televisi.

Seperti biasa, dengan gaya pongah dia memberi jawaban yang selalu membuat orang terperangah. Contohnya saat dia menyebut Piala Dunia 2018 tidak akan istimewa tanpa dia.

Namun, di luar dugaan Swedia justru tampil apik di sana. Mereka mampu melangkah hingga ke babak perempat final. (Gala/Red)

0 11

Detikbanten.com – Sebuah mobil jenis Pickup bermuatan kelapa dengan Nomor Polisi (Nopol) A 8433 KF, terbakar di Tol Tangerang-Merak KM 61, Ciujung Kabupaten Serang Banten, Minggu (22/07/2018). Kebakaran tersebut di sebabkan mobil mengalami patah As roda bagian belakang sebelah kanan

Istimewa

Dari keterangan Asep petugas Tol Marga Mandala Sakti (MMS) yang membantu proses pemadaman dan evakuasi bangkai mobil, peristiwa tersebut terjadi akibat as roda kanan bagian belakang mobil patah dan terseret sehingga mengeluarkan percikan api yang seketika menyulut tempat bahan bakar dan menyebabkan terbakarnya bagian belakang mobil.

“Pengemudi saat mengetahui adanya api langsung keluar dari mobil dan menyelamatkan diri, mobil yang terbakar hanya sebagian saja,” ujarnya kepada awak media, Senin (23/07/2018).

Peristiwa ini tak berlangsung lama, satu unit mobil tangki air milik PT MMS yang datang kelokasi dapat menjinakkan api kurang dari satu jam.

“Untuk pemadaman api, satu unit mobil tangki milik pengelola Tol tangerang,” ucapnya.

Istimewa

Arus lalu lintas di jalan Tol Tangerang-Merak di jalur Serang menuju jakarta sempat ditutup dan mengakibatkan kemacetan sepanjang 3 Km. Guna memperlancar arus lalu lintas, bangkai mobil langsung dievakuasi petugas ke kantor PJR Korlantas Polri Ciujung untuk diamankan. (Aden/Serang)

0 3
Bendahara DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Cilegon Rosyid Haerudin. Foto Istimewa. #detikbantencom

DetikBanten.com – Bendahara DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Cilegon Rosyid Haerudin, menyatakan kesiapannya dan yakin bisa lolos untuk mewakili aspirasi masyarakat Banten di parlemen Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) periode 2019-2024.

Rosyid telah melengkapi berkas dokumen sejak tanggal 12 Juli lalu. Kini Rosyid tinggal menunggu pengumuman daftar calon tetap (DCT) oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Kami optimistis bisa meraih pencapaian dari rencana perolehan suara di empat Dapil yang ada di Kota Cilegon. Setelah nanti DCT kita sudah tidak ada persoalan, maka langkah selanjutnya akan lakukan sosialisasi, kampanye, baik untuk DPD RI maupun caleg-caleg yang ada di empat Dapil” paparnya, Kamis (19/7/2018) kemarin pada detikbantencom.

Kata dia, partainya menargetkan masuk tiga besar di Kota Cilegon.

“Berbagai strategi sudah dilakukan seperti sosialisasi di media terbatas mulai orang terdekat, keluarga, tetangga, teman dan lainnya di masyarakat. cara demikian sepertinya lebih efektif, dibanding dengan stiker, kartu nama, dan sejenisnya,” papar Rosyid. Penguatannya akan dilakukan H-40 menjelang Pemilu di kurang 3 hari masa tenang.

DPD PAN Kota Cilegon mendaftarkan 40 Bacaleg, dan masih menunggu hasil verifikasi pemberkasan oleh KPU. “Ke-40 Bacaleg terdiri kader partai, kader partai lain yang beralih ke PAN, juga sejumlah aktivis yang sudah dikenal di Cilegon. Dari figur-figur yang kita calonkan diharapkan dapat meningkatkan suara PAN,” harap Rosyid. (Lux/Cilegon)

 

0 9
Kepala Pusat Hidrosal Laksamana Muda TNI Harjo Susmoro (tengah) . 

Detikbanten.com – Hasil investigasi dugaan penyebab terjadinya kebocoran pipa gas milik China National Offshore Oil Corporation (CNOOC) di perairan Bojonegara, Kabupaten Serang beberapa waktu lalu diungkapkan

Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL (Pushidrosal).

Kepala Pusat Hidrosal Laksamana Muda TNI Harjo Susmoro menerangkan, berdasar pada hasil giat survei dan pemetaan pihaknya di lokasi kejadian selama sepekan, ditemukan adanya jejak garukan benda keras yang melewati jalur pipa gas sehingga mengakibatkan pipa patah dan mengeluarkan semburan gas.

“Dengan menggunakan metode side scan sonar kita lihat adanya pipa gas yang patah. Setelah kita gunakan metode multi beam echo sounder, kita ketahui lagi bahwasannya ditemukan adanya bekas garukan benda keras selebar 6 meter sedalam kurang lebih 0,4 meter sejauh 160 meter,” ujarnya dalam keterangan pers di Hotel Horison Forbis, Kabupaten Serang, Jumat (20/7).

Diduga akibat adanya garukan benda tajam yang disinyalir adalah sebuah jangkar kapal seberat sekira 6 ton itu, kata dia, telah menyebabkan pipa yang tertanam di kedalaman sekira 2,5 meter dari dasar laut itu terangkat sebelum akhirnya patah sehingga material gas untuk suplai pembangkit listrik PLTGU Cilegon itu menyembur hingga ke permukaan laut.

“Akibat garukan itu kita temukan pula adanya lekukan (dasar laut) sedalam 2,5 meter dan lebar 4 meter. Jadi kalau ada garukan benda keras, pipa yang tertanam pun terangkat, saat itu pula pipa itu putus karena jangkar berusaha untuk melepaskan diri,” katanya.

Dijelaskannya, gambaran hasil investigasi itu selanjutnya akan diserahkan ke penyidik dari Ditpolairud Polda Banten yang saat ini juga masih menahan MV Lumoso Raya, kapal pemilik jangkar yang diduga telah melintas dan bermanuver di daerah yang terlarang itu.

Di bagian lain, Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Banten AKBP Yoga Priyahutama mengatakan hingga saat ini pihaknya masih menyelidiki penyebab insiden dengan meminta keterangan dari sejumlah pihak. “Kita sudah memintai keterangan dari semua pihak. Baik itu dari CNOOC, PLTGU, pemilik kapal maupun dari pihak KSOP, jadi itu ada sekitar 24 orang saksi. Belum lagi nanti tambahan dari ahli seperti VTS, ahli gerak kapal termasuk dari Pushidrosal ini,” katanya.

Laporan hasil investigasi dari Pushidrosal ini diharapkannya akan membantu kerja penyidik sebelum akhirnya menempuh langkah penindakkan, mengingat hingga saat ini penyidik belum menetapkan status tersangka pada insiden tersebut. (Lux/Cilegon)

0 12

Detikbanten.com – Bakat dan kemampuan Seseorang memang tidak dapat diukur dari mana orang itu berasal,seperti Putri Daerah yang satu ini,Dinda Olivia Natasya yang masih (11) tahun  Putri dari Pasangan Ahmad Patoni (39) dan Een Nuraaeni (26) warga asal Kampung Hariang RT 02 /01, Desa hariang Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Banten yang Lolos mengikuti Audisi Indonesia Idol.

Usia Dinda saat ini baru beranjak 11 tahun dan baru duduk dibangku kelas 6 di SDN 1 Hariang, Kecamatan Sobang. Melalui bakat olah vokalnya yang baik, Ia bercita-cita ingin membawa nama baik daerahnya.

Di daerahnya, Dinda adalah seorang bocah cilik yang pandai bernyanyi bak artis papan atas yang sering pentas dari panggung ke panggung.

Sabtu 14 Juli 2018, bersama sang ayah, Dinda mengadu nasib ke Jakarta untuk mengikuti audisi Indonesian Idol Junior 2018 yang diselenggarakan oleh salah satu stasiun televisi,”,ujar Dinda yang pernah juga meraih juara 1 dalam FLS2N Tingkat Kabupaten Lebak kategori penyanyi solo pada tahun 2017 lalu.

Ia menjelaskan,Bahwa sebanyak 2.000 peserta dari berbagai daerah kota besar seperti Surabaya, Jogja, Medan dan Bandung ikut berlaga dalam pentas bernyanyi bergenre dangdut,tentu saja bukan hal mudah bagi saya Dinda Olivia Natasya untuk lolos sebagai kontestan mewakili Provinsi Banten,”katanya

Tahapan seleksi uji coba dari para dewan juri diberikan mulai dari tes mental beraudiensi didepan umum (out dor) hingga tampil didepan kamera dari ruangan kontes satu sampai ke ruangan selanjutnya”Ruang Video Boot”, lalu interview.

“Alhamdulilah, setelah para juri melihat penampilan saya bernyanyi saya dinyatakan lolos audisi oleh para juri

Sementara, Ahmad Fatoni orang tua Dinda yang hanya pegawai desa  mengaku bangga dan memiliki harapan besar agar putrinya diterima oleh semua pihak,”harapnya

“Saya bersama keluarga sangat berharap kepada semua pihak agar mau membantu do’a serta dukungan untuk Dinda Olivia Natasya yang akan mengejar mimpinya dan membawa nama provinsi Banten khususnya Kabupaten Lebak melalui footing SMS saat Dinda membutuhkan nanti. (Dri)

RANDOM POSTS

0 9
PANDEGLANG - Seorang Kakek bernama Sarnaka (70) meninggal dunia akibat tercebur ke dalam sumur di Kampung Kadupandak, Desa Kadupandak, Kecamatan Picung, Kabupaten Pandeglang, Senin...