Sabtu, Agustus 25, 2018
Banten
Featured posts

0 83

DetikBanten.com, SERANG – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Banten kembali mendapat penghargaan terbaik kedua se-Indonesia dari Korlantas Polri atas kecepatan, kelengkapan dan ketepatan data Kecelakaan lalu lintas pada IRMS (Integrated Road Management Sistem) atau Sistem Management yang terintegrasi.

Penghargaan tersebut, diraih Ditlantas Polda bukan tanpa sebab, kinerja Kepolisian Lalu Lintas yang sigap cepat dan akurat membuat Ditlantas Polda Banten kembali meraih penghargaan. Singkronisasi data antara Kepolisian dan Jasa Raharja akurat sehingga memudahkan Ditlantas Polda Banten untuk melakukan pendataan jumlah angka kecelakaan dan penyebab terjadinya kecelakaan untuk dapat mengevaluasi terhadap titik rawan kecelakaan maupun penyebab kecelakaan.

“IRMS ini aplikasi unggulan Polri dimana Korlantas Polri dapat mengakses data kecelakaan di seluruh Indonesia yang nantinya dapat digunakan oleh instansi terkait untuk kepentingan evaluasi,”kata Dirlantas Polda Banten Kombes Pol Tri Julianto Djatiutomo di Kantornya, Kamis (02/08/2018).

“Personil kita juga sering kita panggil untuk mengevaluasi hasil kerja dan memberikan pelatihan serta arahan sehingga kita bisa mendapat peringkat kedua terbaik se-Indonesia untuk kecepatan, kelengkapan dan keakuratan data pada IRMS,” imbuhnya.

Diketahui sebelumnya pada tahun lalu Ditlantas Polda Banten menerima penghargaan yang sama dari Korlantas Polri namun menduduki peringkat ketiga se-Indonesia.

“Ini juga menjadi kebanggaan buat Ditlantas Polda Banten dimana tahun lalu kita mendapat peringkat ketiga dan di tahun ini mendapatkan lagi peringkat kedua yang artinya terus mengalami peningkatan,” jelasnya.

Dirlantas Polda Banten Kombes Pol Tri Julianto Djatiutomo juga meminta para anggota lainnya jangan merasa cukup dengan apa yang diraihnya. Kedepan evaluasi dan pelatihan serta terobosan baru untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat akan terus ditingkatkan.

“Penghargaan ini, bukan hanya untuk menjadi yang terbaik, namun juga untuk memberikan kepuasan kepada masyarakat atas kemudahan dan pelayanan yang diberikan oleh Polri Khususnya jajaran Ditlantas Polda Banten,” pungkasnya. (Aden)

0 48

DetikBanten.com, Banten – Jajaran Kepolisian dari satuan Direktorat Lalu Lintas Polda Banten melakukan kampanye Transportasi Sehat Merakyat (TSM) dengan mengajak masyarakat untuk menggunakan sepeda dalam kegiatan sehari-hari. kegiatan TSM dalam rangka mengurangi tingkat polusi dan mengurangi kepadatan lalu lintas di Kota Serang.

Hal tersebut disampaikan Dirlantas Polda Banten Kombes Pol Try Djatiutomo kepada awak media saat melakukan pengaturan lalu lintas di Simpang Kebon Jahe, Kota Serang, Jumat (27/7).

“Salah satunya kita kerjakan di jam kerja dengan melakukan kegiatan pengaturan dan pengawasan di simpang-simpang atau titik kemacetan dengan menggunakan sepeda,” katanya.

“Kita juga ingin mengajak kepada anggota polri dan masyarakat untuk senantiasa menggunakan sepeda dalam kegiatan sehari-harinya,” sambungnya.

Dikatakan Dirlantas, dalam melakukan sosialisasi TSM ada tiga unsur yang dikedepankan seperti mengajak masyarakat untuk menggunakan sepeda, berjalan kaki dan menggunakan angkutan massal dalam kegiatan sehari-hari.

“Ini cukup bagus untuk mengurangi kepadatan-kepadatan lalu lintas, mengurangi lalu lalang kendaraan bermotor di jalan kemudian memperbanyak orang berjalan kaki dan menggunakan angkutan massal,” ucapnya.

Dengan menggunakan sepeda atau berjalan kaki, diharapkan jalan-jalan yang ada di wilayah hukum Polda Banten dapat berkurang tingkat kemacetannya.

“Kalau jarak-jarak pendek, beli baso keluar gang lebih baik gunakan sepeda atau berjalan kaki selain mengurangi polusi itu juga bagus buat kesehatan. Jarak jauh baru gunakan motor atau mobil,” ucapnya. (Aden)

0 242

DetikBanten.com – Proyek pembangunan revitalisasi kawasan Banten Lama oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, yakni pembangunan zona inti kawasan wisata Religi yang meliputi kawasan sekitar Keraton Kesultanan Banten, Surosowan dan Masjid Banten Lama di apresiasi Tokoh Muda pendiri Provinsi Banten  Drs. H. Udin Saparudin.MM.M.si. yang juga selaku Ketua Umum KAHMI Banten.

Dikatakan Udin Saparudin, Pemprov Banten di bawah kepemimpinan Gubernur Banten Wahidin Halim dan Wail Gubernur Andika Hazrumy telah mencanangkan proyek revitalisasi Banten Lama dengan tujuan agar kawasan wisata Religi dan sejarah Banten Lama menjadi destinasi wisata berkelas Internasional.

“Pemprov Banten mengambil alih pekerjaan penataan kawasan Banten Lama dari Pemkot Serang, saya apresiasi. karna sebagai pemprov banten pada kepemimpinan saat ini penuh ketangungjawaban pada sejarah banten” ujar Udin Saparudin pada detikbantencom. Rabu (25/7/2018).

Menurut Udin Saparudin, Pembangunan revitalisasi Banten lama sudah persetujuan pemerintah pusat, Pemprov Banten kemudian menggandeng Pemkot Serang dan Pemkab Serang sebagai pemda dimana wilayahnya masuk ke dalam kawasan Banten Lama, untuk bekerja sama menggarap proyek tersebut, ini juga kami apresiasi, karna pemprov Banten merangkul semua daerah untuk saling bergandengan merevitalisasi kawasan sejarah Banten lama” ungkapnya.

Untuk diketahui, Pemprov Banten sendiri telah menganggarkan dana sebesar Rp 220 miliar dalam beberapa tahun anggaran ke depan.

Sejak dianggarkannya untuk revitalisasi Banten Lama, Pemprov Banten langsung tancap gas dengan melakukan pembangunan seperti jalan akses menuju kawasan Banten Lama dengan melakukan betonisasi sejumlah ruas jalan diantaranya Lopang Banten Lama, Banten Lama Tonjong dan terate Banten Lama.

Selain itu Kepala Dinas PUPR Banten Ir. H. Hadi Soeryadi.MM pada detikbantencom, Pemprov Banten saat ini sedang melakukan pengerukan kanal-kanal yang mengitari kawasan Banten Lama agar kanal-kanal yang selama ini tertutup lumpur yang sudah lama tidak berfungsi sebagaimana asalnya, bisa dapat berfungsi kembali, yakni bisa dialiri air laut yang sejarahnya dahulu kanal tersebut dialiri air laut dari timur hingga ke barat yang mengelilingi keraton surosowan banten, dan itu nantinya akan di fungsikan kembali agar bisa dijadikan destinasi wisata air Banten lama saat ini dan akan datang,”pungkasnya. (Lee/Red)

0 40

DetikBanten.com – Kejadian beberapa hari lalu pada Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang terjadi di kalapas Sukamiskin, yang mengakibatkan penyegelan terhadap 2 kamar sel terpidana korupsi. Salah satunya kamar milik Tubagus Chaeri Wardhana (TCW) Adik kandung Mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiah, alias Wawan, TCW tersebut karena diduga sering  keluar masuk lapas untuk mengatur Proyek di Provinsi Banten.

Hal ini membuat geram para penggiat anti korupsi, para organisasi anti korupsi di Banten membentuk sebuah Koalisi Masyarakat Sipil Banten, untuk mendesak Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) mengungkap tuntas kasus-kasus korupsi TCW yang ada di Banten.

Ketua Koalisi Masyarakat Sipil Banten, Gufroni mengatakan, dibentuknya koalisi anti korupsi oleh para aktivis dan organisasi, karena telah mencium bau-bau permainan di dalam tahanan. Maka itu, kata Gufroni, pihaknya bersama teman-teman aktivis yang lain, yang akan mendesak KPK untuk mengungkap tuntas kasus-kasus korupsi yang ada di Banten.

“Karena semua kasus korupsi di Banten belum pada tuntas, masih banyak jaringan-jaringan TCW untuk mengatur proyek di Banten,” ungkap Gufroni saat konfrensi pers di salah satu cafe di Kota Serang, Selasa(24/7/2018).

Foto Istimewa. #detikbantencom

Bersama para aktivis lainya, Gufroni menggelar aksi pemakaian Masker, sebagai tanda menolak adanya aroma busuk di Kalapas Sukamiskin.

“Masker ini, sebagai tanda kita semua menolak adanya permainan di lapas Sukamiskin yang selama bertahun-tahun baru terungkap,” jelas Gufroni.

Seperti diketahui, yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Sipil Banten, terdapat Organisasi Banten Bersih, Tanggerang Public Transparancy Watch (TRUTH), Himpunan Mahasiswa Islam Universitas Pamulang (HMI Unpam), Ikatan Alumni Sekolah Anti Korupsi (IKA Sakti) dan Masyarakat Transparansi (Mata) Banten. (Lee/Red).

0 112

DetikBanten.com – Jabatan E Kusmayadi sebagai kepala Inspektorat Provinsi Banten, dipertanyakan oleh aktivis anti korupsi Banten, Uday Suhada .

Pasalnya, Kusmayadi disinyalir menduduki jabatan esselon II tersebut tanpa proses lelang jabatan atau open bidding, sebagaimana yang dilakukan kepada para pejabat esselon II lainnya di lingkungan pemprov Banten,sehingga hal ini dapat menimbulkan kecemburuan dari pejabat lainnya yang membuat sana kerja dikuatirkan tidak kondusif,karena adanya perlakukan istimewa kepada salah satu pejabat oleh Gubernur.

Bahkan,Uday mempertanyakan komitmen Gubernur dan Wakil Gubernur Banten yang memiliki jargon akan memilih pejabat esselon II yang profesional dan kredibel, sesuai dengan dispilin ilmunya melalui mekanisme open bidding.

Namun, jika belakangan ada satu atau dua pejabat yang tidak melalui proses open bidding, harusnya jabatan tersebut segera dievaluasi, agar tidak menimbulkan kecurigaan dari masyarakat.

”Saya pernah mendengar ada pejabat esselon II di lingkungan pemprov Banten yang tidak melalui proses open bidding.Harusnya kalau isu itu benar, pak Gubernur segera mengevaluasi jabatan tersebut,meskipun itu hak prerogatif Gubernur,” ujar Uday yang juga peneliti di lembaga survey SMRC ini.

Sementara Plt Sekda Banten, Ino.S Rawita mengatakan,idealnya semua jabatan esselon II di lingkungan Pemprov Banten sudah harus melalui proses lelang terbuka atau open bidding.

“Sampai saat ini setahu saya, semua jabatan essselon II di pemprov Banten sudah melalui open bidding,” terang Ino S Rawita,Selasa (24/7).

Ketika disinggung ada isu salah satu pejabat,yaitu kepala Inspektorat yang sudah dua kali menduduki jabatan esselon II tanpa melalui proses open bidding, Ino mengaku tidak mengetahuinya.”Saya kurang paham juga,apa masa pelantikan beliau itu sudah berlaku aturan open bidding atau belum, nanti akan saya cek dulu ya,” ujar Ino.

Ino tak berani memberikan tanggapan, apakah jabatan esselon II yang tidak melalui open bidding itu akan dievaluasi.”Nanti akan saya cek dulu om,” kilahnya. (Lee/y/red)

0 28

DetikBanten.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Banten berhasil mengungkap sindikat narkotika jenis Shabu Pontianak-Banten via jasa pengiriman barang yang di kendalikan dari lapas Tangerang Baru.

Dari hasil penyelidikan petugas BNN Banten mengamankan dua kurir sabu dengan inisial YMP dan SDT alias Adul di Griya Sarana BSD, Rt/Rw 02/05 pagedangan Kabupaten Tangerang pada Rabu, 11 Juli 2018 pukul 11:30 WIB.

Kepala BNN Provinsi Banten, Kombes Pol Muhamad Nurochman mengatakan, penangkapan tersebut bermula saat Bidang Brantas BNN Banten menerima informasi bahwa ada paket kiriman yang mencurigakan dari Pontianak melalui salah satu jasa pengiriman barang.

“Setelah tim berkoordinasi dengan pihak pengiriman barang, pada Rabu (11/7/2018) kita amankan kedua tersangka,” kata Nurochman di Kantor BNN Provinsi Banten, Selasa (24/7/2018).

Ia menjelaskan, setelah dilakukan pemeriksaan, pihaknya menemukan 2 paket sabu yang disimpan di saku celana panjang dari dalam paket tersebut dengan berat kurang lebih 200 gram.

“Tersangka mengaku mendapat perintah dari AA alias JUL yang merupakan Napi di Lapas Tangerang Baru,” ujarnya.

Dikatakan Nurochman, menurut keterangan sementara, AA alias JUL pernah melakukan hal yang sama sebanyak dua kali ke alamat yang sama dengan upah yang diberikan kepada kedua kurir tersebut sebesar Rp6 juta dengan berat kurang lebih 200 gram.

“Dari tangan tersangka petugas mengamankan barang bukti 1 (satu) kardus berwarna coklat berisikan 2 paket Shabu dengan berat kurang lebih 200 gram, 1 (satu) unit timbangan, 2 (dua) Handphone dan resi penerimaan barang,” paparnya.

“Akibat perbuatannya tersangka kita kenakan pasal 114 ayat 2, 112 ayat 2 dan 132 ayat 1 Undang-undang (UU) nomor 35 tahun 2009 dengan hukuman penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun,” tutupnya. (Aden)

0 23
Kajati Banten Agoes Djaya. (Kiri). Foto Istimewa. #detikbantencom

DetikBanten.com – Hari bakti adhiyaksa (HBA) yang ke-58 yang diperingati di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten berlangsung sederhana. Nampak  dalam upacara peringatan yang berlangsung pembacaan amanat Jaksa Agung Republik Indonesia H.M Prasetyo yang dibacakan oleh Kajati Banten Agoes Djaya.

Kajati Banten dalam sambutan tersebut bahwa penegak hukum harus profesional tanpa mengedepankan dendam atau kepentingan golongan tertentu.

“Masyarakat melihat kita bukan hanya menjalankan Tupoksinya, tapi juga menggunakan perasaan. Pembangunan supaya dirasakan masyarakat. Bukan semata penegak hukum saja,” kata Kajati Banten Agoes Djaya, Senin (23/7/2018).

Kajati mengatakan bahwa ia bersama jajaran tidak ingin mengorbankan orang lain dalam upaya penegakan hukum hanya karena dendam dan sebagainya.

“Implementasinya, saya tidak mau menzolimi orang dengan cara menunjuk tersangka. Seperti kalau ada informasi dari masyarakat tidak langsung sikat,” jelasnya.

Ia juga meminta kepada asistennya, tidak mencari-cari kesalahan orang.

“Saya minta asisten saya dalam kerja bukan mencari kesalahan orang, tapi orang juga jangan bohongi kita. Banyak info yang kita terima karena sakit hati tidak berdasar. Ini yang kita tidak mau. Sesuai dengan tema ‘Berkarya dan Berbakti Sepenuh Hati untuk Negeri’,” jelasnya. (Lee/Red)

0 18
Kepala Divisi Hukum & Humas PT Marga Mandalasakti (ASTRA ToI Tangerang-Merak)  Indah Permanasari saat menjelaskan pentingnya uang elektornik di jalan tol. Foto Istimewa #detikbantencom

DetikBanten.com – ASTRA Tol Tangerang-Merak mengajak 60 siswa dari 6 Sekolah Dasar Negeri (SDN) binaan terdiri dari SDN Pejaten 1, SDN Pegadingan 1, SDN Pegadingan 2, SDN Gempol, SDN Dermayon dan SDN Margasana di wilayah Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang Banten untuk mengenali Tol Tangerang-Merak dalam program Toll Road Tour (TRT). Acara tersebut  dalam rangka memperingati Hari Anak Naslonal (HAN) 23 Juli 2018.

Kepala Divisi Hukum & Humas PT Marga Mandalasakti (ASTRA ToI Tangerang-Merak)

Indah Permanasari mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari program kontribusi kepada masyarakat dalam rangka memberikan edukasi serta kampanye keselamatan kepada sekolah binaan ASTRA Tol Tangerang-Merak.

“Pada 24 Juli 2017 ASTRA Tol Tangerang-Merak bersama Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim telah melakukan penandatanganan nota kesepakatan kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Serang dalam bidang pendidikan. Kerjasama tersebut merupakan upaya untuk mencapai peningkatan kualitas dan pemerataan pelayanan pendidikan yang bermutu di sekitar Ruas Tol Tangerang-Merak,” kata Indah kepada DetikBantencom di Kantor Tol Ciujung, Senin (23/7).

Lebih lanjut Indah menjelaskan peringatan HAN yang dikemas dalam program TRT merupakan salah satu upaya ASTRA Tol Tangerang-Merak dalam pembinaan dan pengembangan siswa dari aspek kognitif untuk memahami dan mengenal Iebih jauh terkait peraturan dan perambuan yang berlaku di jalan tol, serta dampak yang ditimbulkan dari adanya pelanggaran.

“TRT ASTRA Tol Tangerang-Merak sudah berjalan sejak tahun 2015 ini merupakan salah satu  strategi komunikasi perusahaan kepada masyarakat dalam memperkenalkan proses bisnis, Iayanan, fasilitas dan inovasi teknologi yang dlterapkan oleh ASTRA Tol Tangerang-Merak,” ujarnya.

Kegiatan tersebut diawali dengan memberikan penjelasan kepada para siswa mengenai layanan dan fasilitas yang ada di sepanjang tol yang dapat dilihat secara langsung saat para siswa berkendara dari sekolah di Kramatwatu menuju kantor Ciujung. Para siswa tidak hanya mendapatkan materi terkait dengan keselamatan mengenal aturan-aturan yang berlaku di jalan tol, juga bagaimana tertib berlalu lintas di jalan raya seperti menyeberang jalan, mengendarai kendaraan di jalan, mematuhi rambu-rambu Ialu tintas serta beberapa hal terkait keamanan berlalu lintas.

Materi yang dikemas dalam permainan edukatif dan interaktif ini membuat para siswa antusias mengikuti kegiatan TRT. Sosialisasi elektronifikasi pembayaran tol pun diperkenalkan dengan menunjukkan kartu uang elektronik yang dapat digunakan di jalan Tol Tangerang-Merak.

Dibagian lain, Kepala Departemen Environment and Social Responsibility, Rury Purwantoko mengatakan tujuan pengenalan uang elektronik ini merupakan langkah edukasi dini kepada anak agar para siswa dapat membantu memberikan pemahaman kepada lingkungannya terkait kewajiban pengguna jalan tol dalam bertransaksi menggunakan uang elektronik di jalan tol.

“Dengan dilakukannya kegiatan interaktif bersama dengan siswa SD binaan, keberadaan ASTRA Tol Tangerang-Merak diharapkan dapat dirasakan manfaatnya dan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah Banten,” tandasnya. (Lux/Banten)

0 121

Detikbanten.com  –  Mantan Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Kabupaten Lebak Ino S Rawita kembali diangkat sebagai Sekda Banten menggantikan sekda lama Ranta Soeharta. Hal itu disampaikan oleh Tenaga Ahli Gubernur Banten Bidang Media dan Public Relation, Ikhsan Ahmad.
“SK Plt Sekda sudah ditandatangani Gubernur, hanya pengangkatan saja tidak ada pelantikan,” kata Ikhsan melalui pesan singkat, Selasa (17/8/2018) kemarin.

Terpisah Ino S Rawita mengaku siap menjalankan tugas Sekda Banten yang ditinggalkan Ranta Soeharta yang kini mencalonkan diri sebagai bakal calon legislarif (Bacaleg) DPR RI dari Partai NasDem.

“Ini sudah tugas, ya saya akan melaksanakan semua perintah dari Pak Gubernur dan Pak Wakil Gubernur, termasuk meneruskan pekerjaan Pak Sekda (Ranta),” kata Ino pada detikbantencom, Rabu (18/7/2018).

Untuk diketahui Publik, Ranta Soeharta dirinya menjadi Caleg DPR RI dari Partai NasDem daerah pemilihan (dapil) Banten II. Ranta dianggap memiliki tingkat elektoral yang tinggi sebagai pejabat publik.

Selain Ranta, juga terdapat pejabat daerah lainnya  yang didorong Partai NasDem menjadi  caleg DPR RI. Mereka di antaranya mantan Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry, Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek Ishak, dan Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo.

Selain mendorong pejabat daerah masuk daftar caleg,  juga terdapat sejumlah pejabat  daerah  memilih merapat ke partai NasDem. Mereka adalah mantan Gubernur, Adnan Saleh, yang sebelumnya dikenal sebagai pentolan Golkar di Sulbar dan menjadi gubernur pertama di provinsi hasil pemekaran tersebut.

Selain keduanya, di Sulawesi ada juga Bupati Minahasa Utara Vonnie Anneke Panambunan, yang turut bergabung ke NasDem. Dia sebelumnya dikenal sebagai Ketua DPD Gerindra Sulut. Ada pula Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan.  (Lee/red)

0 320

Detikbanten.com – Beginilah Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy meninjau proyek revitalisasi Kawasan Banten Lama Rabu, (18/7/2018) siang. Didampingi Asda II Ino S Rawita, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Banten M Yanuar, Wakil Walikota Serang Sulhi, dan Ketua Kenadziran Banten Lama Abbas Waseh,

Wakil Gubernur Banten bersama rombongan menghabiskan waktu sekitar dua jam untuk berkeliling mulai dari kawasan bakal plaza utama, Mesjid Banten Lama, Terminal Sukadiri hingga kanal yang mengitari kawasan wisata ziarah tersebut.

Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumi Makan Siang Bersama Satpol PP dan Anggota Dishub Kota Serang, Rabu (18/7/2018). Foto Istimewa. #detikbantencom

Wakil Gubernur Banten yang akrab disapa AA ini mengawali kunjungannya dengan makan bersama ratusan personil Satpol PP Provinsi Banten dan Kota Serang yang tengah bertugas melakukan relokasi PKL (pedagang kaki lima) dari areal akses utama Banten Lama ke Terminal Sukadiri. keramaha tamahan AA sebagi putra Mantan Gubernur Banten Hj. Ratu Atut Chosiah ini Duduk bersila bersama para satuan Pol PP dan Dishub Kota Serang sembari memakan nasi kotak dengan isi menu sama dengan nasi kotak yang diperuntukkan bagi para anggota Satpol PP.

AA menyampaikan kepada para penegak perda atau satuan polosi Pamong Praja dan anggota dinas Perhubungan Kota Serang juga masyarakat yang hadir, ia mengatakan bahwa dirinya mewakili Pak Gubernur Banten Wahidin Halim.

“Terima kasih rekan-rekan Satpol PP yang sudah bekerja mengawal relokasi PKL. Saya dengar bahkan beberapa di antaranya harus merogoh uang dari kantong sendiri ya untuk makan. Jadi sekarang kita makan bareng ya,” kata AA sebelum acara makan bersama berlangsung.

Usai makan bersama, AA mengawali inspeksi atau pemeriksaan proses pembangunan proyek revitalisasi Banten Lama dengan berjalan kaki menuju ke kawasan bakal plaza yang berupa lapangan dengan lokasi tepat di depan Mesjid Banen Lama. Di lokasi tersebut, Andika menyaksikan sejumlah alat berat beckho tengah membongkar paving blok yang merupakan lantai lapangan.

Foto Imam Munandar #detikbantencom

Masih di tengah terik matahari siang itu,  Aa mendapatkan berita dari media daring detikbantencom adanya ratusan bangunan kios dari rangka baja ambruk, AA meminta untuk meninjau kondisi  bangunan kios dari rangka baja tersebut yang ambruk.

Kondisi Ambruknya Ratusan Bangunan Kios yang terbuat dari rangka bajaringan pada kawasan revitalisasi kawasan Banten Lama sehinga adanya satu unit mobil tertimpa, Beruntung kejadian tersebut tidak adanya korban jiwa. Rabu (18/7/2018). Foto Istimewa

setelah sampai dilokasi Ambruknya bangunan kios, AA langsung berdiskusi dengan pihak kontraktor yang mengerjakan ratusan bangunan kios tersebut, AA memerintahkan agar bangunan kios dari rangka baja tersebut dilengkapi siku penopang pada bagian atapnya.

“Ini Tiang harus di cor, Ini kan Cuma ditancapkan ke aspal aja, sementara aspal kan meleleh kalau cuacanya terik begini. Gimana kalau ini udah diisi pedagang terus roboh, kan membahayakan,” tegas andika sembari menasehati Kontraktor pelaksana lapangan.

Untuk diketahui, Pemprov Banten di bawah kepemimpinan Wahidin dan Andika mencanangkan revitalisasi Banten Lama agar menjadi destinasi wisata ziarah berkelas Internasional. Sejak tahun 2008 ini Pemprov Banten telah siap menganggarkan dana sebesar Rp220 milyar. Revitalisasi tahap pertama kini tengah dilakukan dengan membangun zona inti kawasan Banten Lama yakni kawasan sekitar Mesjid Banten Lama.

Untuk melakukan tahap pertama itu, Pemprov merelokasi ratusan PKL dari kawasan akses menuju mesjid ke Terminal Sukadiri. Sebelumnya Pemprov juga sudah melakukan betonisasi sejumlah ruas jalan akses dari dan ke Banten Lama,seperti di ruas jalan Kramatwatu-Banten Lama dan ruas Kasemen-Banten Lama. (Lee/Red)

RANDOM POSTS

0 19
DetikBanten.com, Banten - Pejabat lama Kapolda Banten Brigjen Pol Listyo Sigit Prabowo yang saat ini menjabat Kadiv Propam Mabes Polri mengucapkan banyak terima kasih...