Senin, Juli 23, 2018
Dunia

0 9

Detikbanten.com – Seorang wanita bernama Angela Hernandez dari Portland, Amerika Serikat mengalami sebuah kisah yang menakjubkan. Meski mobilnya terjatuh di dalam jurang dan membuatnya luka parah, Angela bisa tetap bertahan hidup selama 7 hari sebelum ditemukan.

Angela mengalami kecelakaan dengan mobilnya dan jatuh ke dalam jurang dengan kedalaman 200 kaki atau lebih dari 60 meter. Tebing jurang ini berada di sisi laut sehingga cukup sulit untuk ditemukan oleh siapa saja.

Kakak kandung Angela yang mencari-cari adiknya melaporkan hilangnya Angela ke polisi. Setelah melakukan penyelidikan dan pengecekan kamera CCTV, barulah diketahui bahwa Angela sempat terlihat di sebuah SPBU yang ada di wilayah Carmel. Hal ini berarti, ada kemungkinan Angela berada di sekitar wilayah tersebut.

Beberapa orang yang lewat di dekat tebing tempat Angela jatuh kemudian menemukannya dalam kondisi luka parah namun masih hidup. Angela tidak bisa memanjat tebing tersebut karena tubuhnya terluka dan kontur tebing yang curam.

Setelah ditolong, petugas bertanya kepada Angela tentang kuncinya bisa bertahan hidup selama 7 hari di dalam jurang. Ia berkata bahwa terdapat air cadangan radiator yang selalu ia simpan di dalam mobil yang bisa ia minum. Meskipun dekat dengan laut, air laut memang tidak bisa dikonsumsi sehingga satu-satunya pilihan yang bisa diambilnya agar tidak mengalami dehidrasi adalah meminum air tersebut.

Hanya saja, dokter tetap saja keheranan dengan kondisi Angela yang tetap hidup karena ia tidak mengonsumsi makanan apapun selama berada di dala jurang.

Setelah mendapatkan penanganan medis, kondisi Angela semakin membaik dan akhirnya pulih. Ia mengaku bersyukur karena masih menyimpan air cadangan radiator yang bisa membuatnya bertahan hidup selama seminggu penuh dalam kondisi tubuh yang terluka. (J/Red)

0 14

Detikbanten.com – Ibu Cristiano Ronaldo, Maria Dolores Aveiro mendukung keputusan putranya. Ronaldo resmi keluar dari Real Madrid dan bergabung dengan Juventus.

Pemain berjuluk CR7 bakal berkostum hitam-putih empat tahun ke depan. Dolores bersyukur sang bintang membuat keputusan penting tersebut.

“Ini hari yang sangat membahagiakan. Anak saya akan membuat Juventus lebih besar lagi,” kata sang ibu kepada Record, mengutip dari Football Italia, Rabu (18/7).

Semula Dolores dikabarkan lebih menyukai Ronaldo kembali ke Manchester United. Namun ia membantah isu tersebut. “Bahwa saya ingin dia balik ke United, itu bohong, itu tidak benar,” ujarnya.

Saatnya CR7 melanjutkan petualangan baru di Serie A Italia. Hal tersebut, menurut Dolores, tak membuat kapten Portugal melupakan tim-tim sebelumnya. “Dia menikmati selama di Madrid, tetapi dia membutuhkan tantangan lain,” jelasnya. (Gala/Red)

0 19

Detikbanten.com — Sejumlah jamaah Shalat Jumat di Masjid Agung Moskow mencari dan menanti kedatangan Mohamed Salah, bintang sepak bola asal Mesir, yang dikenal taat beribadah. Dalam perbincangan sejumlah jamaah dengan beragam bahasa yang sulit diartikan, ada kata Mohamed Salah.

Sejumlah jamaah beberapa kali mencoba melihat ke depan dari lantai dua masjid yang peresmiannya dilakukan Presiden Rusia Vladimir Putin pada 23 September 2015.

Pihak masjid ketika menyampaikan beberapa pengumuman di antaranya menyebut nama Salah. “Sekarang di Rusia sedang ada Piala Dunia dan ada bintang Muslim asal Mesir, yaitu Mohamed Salah,” kata pengurus masjid menggunakan bahasa Rusia.

Dilansir Republika, hingga usai Shalat Jumat, sosok yang ditunggu tidak ada. Salah seorang warga asal Mesir, M Ali yang juga shalat di sana mengatakan, Salah tidak di Moskow. “Salah di kota lain,” kata dia singkat sambil menawarkan beberapa parfum yang dijajakan sejumlah lelaki muda di depan pintu masjid tersebut. (Red)

0 14

Detikbanten.com, Seoul – Korea Selatan dan Amerika Serikat diperkirakan akan mengumumkan penangguhan “latihan militer berskala besar” minggu ini, dengan ketentuan bahwa mereka akan memulai kembali jika Korea Utara gagal memenuhi janjinya untuk denuklirisasi, demikian Kantor Berita Yonhap, Minggu.

Mengutip sumber pemerintah yang tidak disebutkan namanya, Kantor Berita Yonhap mengatakan, penangguhan itu kemungkinan hanya mempengaruhi latihan gabungan, bukan lagi pelatihan militer rutin.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengejutkan para pejabat di Seoul dan Washington ketika dia berjanji untuk mengakhiri “permainan perang” setelah pertemuan puncaknya dengan pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, di Singapura pekan lalu.

Segera setelah pengumuman itu, pasukan Amerika Serikat di Korea Selatan mengatakan, mereka tidak menerima petunjuk untuk menghentikan latihan apa pun, dan para pejabat Korea Selatan mengatakan, mereka mencoba untuk mencari tahu latihan militer mana yang dimaksud Trump.

Namun, dalam tanda Seoul mungkin terbuka untuk menangguhkan latihan, Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in, Kamis, mengatakan, pemerintahannya akan perlu fleksibel ketika waktunya tiba untuk menerapkan tekanan militer pada Korea Utara, jika pihak Korea Utara tulus tentang denuklirisasi.

Moon mengatakan Korea Selatan akan mempertimbangkan secara hati-hati latihan militer bersama dengan Amerika Serikat dan dia meminta para pejabatnya untuk bekerja sama dengan Amerika Serikat mengenai masalah itu, demikian pernyataan kantornya pada saat itu.

Yonhap, Minggu, juga melaporkan, selama pembicaraan militer antara kedua Korea pada Kamis, pejabat Korea Selatan meminta rekan-rekan mereka di Korea Utara untuk merelokasi artileri yang berjarak 30 hingga 40 kilometer jauhnya dari garis demarkasi militer, yang dijaga ketat yang membagi kedua negara.

Kementerian Pertahanan Korea Selatan membantah telah membuat permintaan seperti itu, kata Yonhap.

Pembicaraan itu, yang pertama dalam lebih dari satu dekade, diadakan di desa perbatasan Panmunjom (zona demiliterisasi), menyusul pertemuan puncak antar Korea pada April di mana para pemimpin kedua Korea sepakat untuk meredakan ketegangan dan menghentikan “semua tindakan bermusuhan”.

Korea Utara dan Korea Selatan gagal mencapai kesepakatan konkrit selama pembicaraan itu, kata para pejabat.

Korea Utara mengusulkan pada Seoul untuk melucuti senjata, pada basis latihan, Daerah Keamanan Bersama di Panmunjom, satu-satunya tempat di zona demiliterisasi di mana tentara kedua negara “berdiri hampir berhadap-hadapan, kata juru bicara kepresidenan Korea Selatan, Jumat. dilansir Antaranews.

Sekitar 28.500 tentara Amerika Serikat ditempatkan di Korea Selatan, sebagai “warisan” Perang Korea, yang berakhir pada 1953 dengan gencatan senjata yang menyebabkan kedua Korea secara teknis masih berperang.

Dalam sidang Senat pada Kamis, calon Trump untuk duta besar Korea Selatan, purnawirawan Laksamana Harry Harris (terakhir panglima Komando Pasifik Amerika Serikat), mendukung gagasan “jeda” dalam latihan militer besar.

Harris mengatakan, dalam pemahamannya, penangguhan hanya akan melibatkan latihan militer besar dan bahwa pelatihan reguler pasukan Amerika Serikat di Korea Selatan akan berlanjut, meskipun keputusan akhir tergantung pada Departemen Pertahanan.

Kalender latihan Amerika Serikat-Korea Selatan mencapai titik tertingi setiap tahun dengan pelatihan militer Foal Eagle dan Max Thunder, yang keduanya selesai pada bulan lalu.

Latihan besar berikutnya, Freedom Guardian, direncanakan untuk akhir musim panas.

Tahun lalu, 17.500 tentara Amerika Serikat dan lebih dari 50.000 tentara Korea Selatan berpartisi dalam latihan Ulchi Freedom Guardian, meski latihan itu kebanyakan difokuskan pada simulasi komputer ketimbang latihan lapangan langsung yang menggunakan senjata, tank atau pesawat terbang. (Red)

0 15

DetikBantencom – Seorang pria tiba-tiba datang ke sebuah rumah sakit dan mengaku baru saja menemukan bayi. Tak hanya meminta bantuan medis, pria ini juga melaporkan kasus ini ke kepolisian terdekat.

Dilansir dari South China Morning Post, kasus yang terjadi di Tiongkok bagian timur ini sempat membuat bingung pihak kepolisian. Sebagai informasi, sang pria melaporkan penemuan bayi ini di taman depan rumah sakit Taizhou No 4 People’s Hospital yang ada di Provinsi Jiangsu. Bayi berjenis kelamin perempuan ini bahkan masih memiliki tali pusar yang menempel.

Staf rumah sakit kemudian mencari daftar bayi yang baru saja dilahirkan di rumah sakit tersebut dan segera menghubungi orang tua yang sebelumnya melahirkan disana agar datang ke rumah sakit tersebut jika merasa kehilangan bayi. Tak hanya itu, pihak rumah sakit juga mengabarkan kasus ini di media sosial agar orang tua yang sepertinya sengaja membuang bayi ini mau segera mengambilnya kembali.

Sang bayi kemudian dititipkan di dinas sosial kota setempat meskipun masih berada dalam pengawasan dari tenaga medis. Pihak kepolisian pun ikut ambil bagian dalam pencarian orang tua dari sang bayi malang tersebut.

Hanya saja, polisi justru kemudian menemukan fakta yang sangat mengejutkan, yakni ayah dari sang bayi ternyata adalah pria yang melaporkan bahwa bayi ini ditemukan di depan rumah sakit. Hal ini berarti, sang ayah sengaja membuang sang bayi dengan cara berpura-pura bahwa bayi tersebut bukan miliknya.

Belum jelas apakah sang ayah ditahan oleh polisi atau tidak. Belum jelas pula apa alasan dari pria ini membuang buah hatinya sendiri. Satu hal yang pasti, di Tiongkok, membuang bayi bisa membuat orang tua mendapatkan hukuman penjara hingga lima tahun. (J/Red)

0 15

DUNIA – Hampir separuh anak-anak di Afghanistan tidak bersekolah karena perang, kemiskinan dan faktor-faktor lain, demikian ditunjukkan sebuah laporan baru hari Minggu (3/6/2018).

Hasil penelitian tersebut, yang dirilis Kementerian Pendidikan dan badan anak-anak PBB UNICEF, mengatakan bahwa 3,7 juta atau 44 persen dari semua anak usia sekolah tidak bersekolah. Ini merupakan pertama kalinya sejak penyerbuan yang dipimpin Amerika di Afghanistan tahun 2001, persentase anak-anak yang bersekolah menurun, setelah kemajuan bertahun-tahun dalam pendidikan anak-laki-laki dan perempuan, yang dilarang bersekolah pada masa kekuasaan Taliban.

Survei itu mengatakan 60 persen dari jumlah anak-anak yang tidak bersekolah adalah anak perempuan.

“Tidak berbuat apa-apa bukan pilihan bagi Afghanistan kalau kita hendak memenuhi hak bersekolah bagi setiap anak,” kata Adele Khodr, wakil UNICEF di Afghanistan, dalam pernyataan. “Ketika anak-anak tidak di sekolah, mereka berada dalam bahaya yang lebih besar untuk disalahgunakan, dieksploitasi, dan direkrut.”

Taliban telah merebut beberapa daerah di seluruh negara itu dalam beberapa tahun ini, sementara pemerintah yang didukung Amerika berjuang keras untuk memerangi pemberontakan. Krisis keuangan yang sudah lama, yang perparah oleh korupsi yang luas, telah menghambat usaha pemerintah lebih jauh untuk memperluas akses ke pendidikan.

Kemiskinan yang luas memaksa banyak keluarga untuk mendorong putri mereka untuk segera menikah, seringkali dengan pria yang sudah tua. Usia legal untuk menikah di Afghanistan adalah 18, tetapi hukum tidak ditegakkan, terutama di daerah-daerah pedesaan yang konservatif.

Pendidikan bagi anak perempuan masih ditentang di sebagian negara Muslim yang konservatif itu, dan dilarang di daerah-daerah yang terus meluas yang dikuasai oleh Taliban. (J/Red)

0 15

JAKARTA – Setelah menaklukan Everest, gunung tertinggi di dunia, dua pendaki perempuan dari Tim The Women of Indonesia’s Seven Summits Expedition Mahitala Unpar (WISSEMU) akan kembali ke tanah air. Menurut informasi yang dilansir Liputan6.com, Rabu (30/5/2018) tim dikabarkan berangkat pulang dari Kathmandu, dan dijadwalkan sampai di tanah air pada Jumat, 1 Juni 2018, di Bandara International Soekarno-Hatta.

Capaian dua pendaki perempuan Indonesia, Mathilda Dwi Lestari (Hilda) dan Fransiska Dimitri (Deedee), ini merupakan prestasi yang membanggakan karena menggenapi rangkaian pendakian 7 summits, rangkaian tujuh gunung tertinggi di tujuh belahan lempeng benua, yang sering disalahartikan sebagai tujuh gunung tertinggi di dunia.

Ini artinya tim WISSEMU menjadi tim wanita pertama dari Indonesia yang menorehkan prestasi besar tersbeut. Sebagai catatan, di dunia sendiri baru ada 31 orang wanita yang masuk daftar 7 summiteers. (Red)

0 17

DUNIA – PERNAHKAH Anda berniat merasakan sensasi kematian? Lepaskan sepatu Anda, naik ke peti mati, dan tidur di bantalan lembut dengan penutup kayu di atas Anda.

Sekarang tinggal di dalam peti yang gelap selama tiga menit. Bisakah Anda lulus tes peti mati? Semua ini bisa dirasakan di Kafe Kid Mai (Think New) Death di Bangkok. Kafe yang baru dibuka pada 1 Maret lalu ini menawarkan berbagai kegiatan berupa pengalaman “kesadaran kematian” yang mungkin bisa mengubah hidup Anda. Kafe dengan format luar ruang ini memiliki ruangan yang trendi, informal, teduh, dan dilengkapi dengan kolam ikan kecil, patung Buddha, dan dekorasi modern yang mayoritas berwarna hitam.

Untuk menjajal peti mati, tentu tak semudah yang dibayangkan. Banyak pelanggan yang panik dan menolak masuk. Lainnya terlihat malu-malu setuju. Tiga menit kemudian, mereka tampak terguncang, ketakutan, lega, atau bahagia. Peti mati itu berwarna putih, terletak di atas panggung di samping meja kafe. Di bagian luar dihiasi dengan roh malaikat berwarna emas. Untuk masuk ke dalam peti mati tidak dipungut biaya sepeser pun.

“Ketika kamu benar-benar di dalam peti mati, rasanya seperti kamu sudah mati. Sebenarnya nyaman, tapi saya tidak bisa tidur atau bersantai karena saya merasa bahwa saya sudah mati. Anda akan berpikir bahwa Anda akan kehilangan semua yang dimiliki saat ini. Perasaan bahwa Anda tidak akan hidup, dan tidak dapat melihat ayah dan ibumu besok,” ungkap Tammy, 15, mengatakan kepada CNN Travel saat dia keluar dari kotak persegi panjang tersebut.

Buatan Asisten Profesor
Asisten profesor Veeranut Rojanaprapa menciptakan kafe ini untuk tesis PhD-nya untuk jurusan filsafat dan agama di Saint Johnís University di Bangkok. Veeranut mengatakan topik tesisnya adalah bagaimana mengurangi keserakahan, mengurangi indeks korupsi, dan meningkatkan indeks transparansi (akuntabilitas) di Thailand dengan memanfaatkan agama Buddha di negara dengan populasi pengikut Buddha hampir mencapai 90% tersebut.

“Buddha sering mengajarkan tentang kesadaran kematian dan dia berkata ketika seseorang berpikir dan sadar akan kematiannya, dia akan menurunkan ‘aku’ di dalam pikirannya dan dia akan menurunkan keserakahan dan mengurangi kemarahan,” ungkap Veeranut.

“Jika Anda berpikir bahwa besok adalah hari kematian Anda, dan Anda akan mati besok, semua orang tidak akan menggunakan waktu berharga mereka untuk membalas dendam musuhnya, atau menggunakan otaknya untuk berpikir tentang bagaimana menjadi korup, atau bagaimana mendapatkan lebih banyak uang. Dia akan menggunakan enam atau tujuh jam hidupnya untuk berbuat baik, kembali ke keluarganya, untuk berpelukan dengan putrinya atau putranya, dan untuk melakukan hal yang dia ingin lakukan pada masa lalu dan masih melakukannya,” paparnya.

Veeranut pun meminta pelanggan untuk menulis tentang pengalaman kesadaran kematian mereka di buku catatan kafe dan merancang pemakaman mereka sendiri dengan memilih peti mati dari album foto. Dia mengatakan, seseorang mungkin menyesal karena menunda mimpi dan niat terbaiknya, karena suatu hari dia akan berubah menjadi kerangka.

Minuman dan Makanan Bertema Kematian
Selain sensasi kematian, kafe ini tentu saja menyajikan makanan dan minuman dengan harga terjangkau. Termasuk minuman kopi bertema kematian, seperti latte “One Year Left”, dan espresso “Last Day”. Adapun menu yang paling populer di kafe ini adalah empat minuman pencuci mulut yang disusun tinggi dengan rasa manis dan disajikan dingin. Namanya Born, Elder, Painful, dan Death. Untuk minuman pencuci mulut, Death, tamu akan merasakan cokelat yang dingin, lezat, dan kuat dengan krim kocok.

Bagi tamu yang setuju untuk berbaring di peti mati, akan mendapatkan diskon sebesar 10% saat membeli makanan atau minuman. Untuk kuenya, kafe membuat kue hitam dengan topping cokelat putih dan satu sendok cokelat. Selain itu, kafe kerap mengadakan acara-acara yang biasanya diikuti hingga 200 orang yang didukung oleh Yayasan Buddha Aree Thailand. Para tamu manula juga bisa mengikuti berbagai kegiatan seperti mengajar bahasa China, Jepang, Inggris, dan tablet (komputer) serta menggambar secara gratis.

Adapun yang paling populer adalah kelas bahasa China. Untuk sampai di sini, dari stasiun BTS Aree, gunakan pintu keluar 1, lalu berjalan menuju monumen Victory sekitar 40 meter. Kafe tepat berada di sebelah kanan.

(Red)

0 16

DUNIA – Ibu berusia 25 tahun bernama Diskhsa Kamble terkejut tatkala dokter menyebut bayi yang baru saja dilahirkannya memiliki kondisi sindrom putri duyung.

Dilansir dari The Sun, bayi yang dilahirkan di sebuah rumah sakit di India bagian barat ini mengalami kondisi yang dalam dunia medis disebut sebagai sirenomelia. Kondisi ini sangat langka dan membuat penderitanya mengalami ketidaknormalan pada tulang belakang bagian bawah dan kaki.

Disksha hanya pernah menjalani USG sekali saat hamil, tepatnya saat fase awal kehamilan sehingga tidak benar-benar menyadari kondisi buah hatinya hingga melahirkannya. Sebagai informasi, Disksha dibawa suaminya, Nanoba Kamble, ke rumah sakit Swami Ramanand Teerth Rural Medical College pada Senin pagi, 21 Mei 2018 kemarin.

Sang bayi hanya memiliki berat sekitar 1,5 kg. Karena kakinya tergabung, dokter juga tidak bisa menentukan jenis kelaminnya. Dokter Sanjay Bansode yang berasal dari rumah sakit tersebut mengaku terkejut tatkala mengetahui sang bayi memiliki bentuk seperti putri duyung.

“Kejadian ini sangat langka. Sang ibu datang pada pukul 7 pagi dan dua jam kemudian melahirkan dengan proses persalinan normal. Kami sangat terkejut melihat kondisi sang bayi,” ucap Dr. Sanjay.

Tak hanya memiliki kaki yang tergabung dan tidak memiliki alat kelamin, sang bayi ternyata juga mengalami ketidaknormalan pada paru-paru dan ginjal. Berbagai kondisi ini membuatnya hanya mampu bertahan hidup selama 15 menit saja sebelum akhirnya meninggal dunia.

Sang ayah, Nanoba, berkata bahwa putra pertama mereka juga meninggal karena cacat lahir tiga tahun lalu. Mereka kemudian berhasil mendapatkan putri dengan kondisi sehat. Sayangnya, anak ketiga mereka justru terlahir dengan kondisi ini. (Red)

RANDOM POSTS

0 9
PANDEGLANG - Seorang Kakek bernama Sarnaka (70) meninggal dunia akibat tercebur ke dalam sumur di Kampung Kadupandak, Desa Kadupandak, Kecamatan Picung, Kabupaten Pandeglang, Senin...