Selasa, Oktober 2, 2018
Jakarta

0 24

DetikBantencom. Jakarta – Potensi wisatawan asal Selandia Baru benar-benar digali Kementerian Pariwisata. Setelah membentuk GenWI, giliran sales mission disiapkan. Event ini akan digeber pada 27 September nanti. Lokasinya di Hotel Crowne Plaza Auckland, Selandia Baru.

Sales mission ini diselenggarakan berkat kerjasama dengan Emirates. Sebanyak 7 seller dari Bali dan Lombok akan dilibatkan. Mereka berinteraksi dengan 40 buyers.

Sebagai dagangan utama, Kementerian Pariwisata akan memperkenalkan 10 Destinasi Bali Baru. Yaitu Danau Toba Sumatera Utara, Tanjung Kelayang Bangka, Mandalika NTB, Wakatobi Sulawesi Tenggara, Morotai Maluku Utara, dan Labuan Bajo NTT. Serta empat destinasi di Pulau Jawa. Kepulauan Seribu Jakarta, Tanjung Lesung Banten, Borobudur Jawa Tengah, serta Bromo-Tengger-Semeru Jawa Timur.

Dilansir Inilahcom, menurut Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata Ni Wayan Giri Adnyani, sales mission ini adalah momentum yang tepat untuk memperkenalkan 10 Bali Baru.

“Kita akan maksimalkan kesempatan ini. Kita akan memberitahu masyarakat Selandia Baru jika Indonesia bukan hanya Bali. Kita akan memperkenalkan 10 Bali Baru. Dan semuanya unik. Pengalaman yang tidak akan terlupakan bisa kita dapat dari sana,” papar Ni Wayan Giri, Minggu (23/9/2018).

Menurut Ni Wayan Giri, bukan tanpa alasan 10 Bali Baru ini dibawa ke Selandia Baru. 10 Destinasi prioritas ini menawarkan atraksi yang sangat luar biasa.

Ia mencontohkan Danau Toba. Danau ini berada di posisi nomor 1 sebagai Danau Vulkanik Terbesar di Dunia. Dengan pesonanya, siapa pun bisa dibuat terpesona dengan Danau Toba. Apalagi view yang ditawarkan sangat luar biasa.

Selain itu, ada Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur (NTT). Destinasi ini memiliki Pulau Komodo. Rumah bagi kadal raksasa yang masuk dalam kategori hewan purba. Indonesia juga masih memiliki Borobudur di Jawa Tengah. Inilah adalah Candi Buddha nomor 1 terbesar di dunia.

Namun, tidak hanya atraksi yang ditawarkan Kemenpar pada 10 Bali Baru. Destinasi-destinasi ini juga mudah dijangkau.

“Destinasi-destinasi ini mudah diakses dari Bali atau Jakarta. Hampir semuanya terkoneksi dengan penerbangan langsung dari Jakarta atau Bali. Dan ini akan memudahkan wisatawan yang ingin berkunjung,” paparnya.

Wisatawan asal Selandia Baru memang masuk dalam target pengembangan Wonderful Indonesia. Karena, jumlah kunjungan wisatawannya terus tumbuh.

Tahun 2017 lalu, kunjungan wisman asal Selandia Baru mencapai 106,941 orang. Atau naik 2% jika dibandingkan tahun 2016. Atau dengan total kunjungan 105,393 wisatawan. Data kunjungan NZ dan Oceania dari dashboard hingga Juli 2018. NZ telah mencapai 67.247 Wisman.

6 Bulan pertama di tahun 2018, kunjungan wisman asal Selandia Baru terkoreksi sangat positif. Sejak Januari hingga Juni 2018, kunjungan wisman Selandia Baru mencapai 50.400. Jumlah ini meningkat 10,1% jika dibandingkan periode yang sama 2017.

Sedangkan Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran I Regional IV Kemenpar Adella Raung, mengatakan pertumbuhan pariwisata Indonesia sangat luar biasa.

Berdasarkan rilis Telegraph, Indonesia masuk dalam 20 negara yang pertumbuhan pariwisatanya sangat cepat. Di awal semester 2018, pertumbuhan kunjungan wisman ke Indonesia mencapai 15,2%. Angka ini jauh lebih tinggi dari pertumbuhan dunia, sekitar 6,5%.

“Pertumbuhan pariwisata Indonesia sangat positif. Inilah yang membuat kita optimis bisa memenuhi target 17 juta kunjungan wisman tahun 2018 ini,” tutur Adella.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menyambut baik sales mission di Selandia Baru. Menurutnya, bukan hanya potensi pasar wisatawan yang harus dibidik. Tetapi juga daya saing untuk bersaing di level global.

“Tegasnya, kita harus mengetahui sektor apa yang membuat confidence? Menjamin credibility kita di mata dunia? Dan, sektor apa yang kita masih bisa di-calibrate menurut standar penilaian dunia? Tanpa bermaksud mengesampingkan sektor lain, jawabannya pasti industri kreatif, budaya, dan sektor pariwisata,” paparnya.

Apa strategisnya 3C? Menurut Menpar, confidence, akan tercipta jika kita bisa bersaing di level dunia. “Kita yakin, di sektor pariwisata kita bisa berkompetisi dan memenangkan persaingan. Karena itu, pilihan Presiden Jokowi yang menetapkan pariwisata sebagai core economy dan prioritas pembangunan kita juga sudah tepat,” jelasnya.

Untuk credibility, di mata masyarakat global kredibiltas Indonesia juga mulai membaik. Artinya, secara eksternal, Indonesia semakin diakui, dipercaya, kredibel. “Orang semakin tahu bahwa Wonderful Indonesia memang hebat dan punya nilai di mata dunia. Perlu dicatat bahwa yang menyatakan kalau Indonesia hebat itu bukan kita sendiri, tetapi lembaga dunia yang juga kredibel,” jelasnya.

Sedangkan calibration, membandingkan kinerja Indonesia dengan standar dunia. Dan ini yang menjadi bukti jika Indonesia naik kelas. (Red)

0 98

DetikBanten.com, Jakarta – Organisasi Mahasiswa Islam yang tergabung dalam Cipayung Plus DKI Jakarta menggelar diskusi bersama bertajuk “Membangun Demokrasi yang Beradab dalam Konsepsi Kaum Muda”, bertempat di Insomnik Kafe, Ciputat. Kota Tangerang Selatan. Kamis (13/09/2018).

Diskusi yang di inisiatori oleh Pimpinan Wilayah HIMA PERSIS DKI Jakarta, disambut meriah oleh para mahasiswa serta dihadiri para ketua Umum, hadir sebagai Narasumber diantaranya Badko HMI Jabodetabek Banten, KAMMI DKI Jakarta, IMM DKI Jakarta, dan PMII DKI Jakarta.

Diadakannya diskusi tersebut, terdorong oleh kondisi demokrasi yang semakin meraut, tidak melahirkan kesejahteraan, kebebasan dan kedamaian serta pudarnya keadaban dalam berdemokrasi hingga munculnya konflik sosial yang berkepanjangan, sistem politik yang melahirkan budaya politik uang, kampanye hitam dan berbagai permasalahan yang krusial lainnya.

Berdasarkan data yang dirilis oleh Direktorat Jenderal Otonomi Daerah (OTDA) kementrian dalam Negeri (Kemendagri) dari tahun 2005-2014, terdapat 3.169 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) yang terlibat kasus Korupsi.

Yang terbaru kasus korupsi anggota DPRD Kota Malang yang menyeret sebanyak 41 anggota.

Fenomena diatas hanyalah sebagian dari suramnya demokrasi Indonesia hari ini.

Pada kesempatan diskusi tersebut Zein Abdul Rahim mengatakan bahwa demokrasi saat ini telah kehilangan ruh, masyarakat pun kehilangan kepercayaan.

“demokrasi Indonesia saat ini telah kehilangan ruh. Ruh demokrasi adalah keadaban. Demokrasi pancasila adalah demokrasi yang berkeadaban. Kehilangan adab dalam menjalankan demokrasi akan berbahaya bagi masyarakat” ujar Ketua Umum HIMA PERSIS DKI Jakarta, Zein Abdul Rahim kepada Pers.

Selain itu, dia menambahkan “demokrasi Indonesia hari ini tidak jelas bentuk dan arahnya. Kebebasan yang di gaungkan berakibat dilematis karena prodak yang dilahirkan cenderung korup, dan menciptakan sistem politik kartal, kumpulan pengusaha yang mendidik rakyat dengan uang. Ini bagian dari proses demokrasi Indonesia hari ini yang mengakibatkan maraknya money politik dan korupnya para pejabat”, lanjutnya.

Diakhir sesi diskusi para ketua umum Cipayung Plus DKI Jakarta bersepakat bahwa “mahasiswa dan pemuda Jakarta khususnya, harus bersama menjaga kehidupan demokrasi yang beradab menjunjung tinggi nilai-nilai pancasila”.

Selain itu, bersepakat untuk tidak terjebak oleh dinamika politik yang tidak membangun, mencerahkan dan mendamaiakan. Serta mengusung tagar #Bersamamengawaldemokrasi (Awd)

0 67

DetikBanten.com, Jakarta – Barisan Relawan Bro Sandi, kamis (06/09/2018) kemarin di deklarasikan ratusan masyarakat, di Jl. Melawai No 16. Jakarta Selatan. Selain ratusan masyarakat antusias, Cawapres Sandiaga Uno juga menyambut baik kehadiran relawan tersebut.

Gerakan Relawan Bro Sandi ini bentuk dengan harapan bisa menjadi pion terdepan, dalam menjaring suara milenial, agar peduli dan tidak golput dalam menentukan pilihannya, di Pilpres 2019 mendatang.

Demikian hal itu dikatakan, Sekertaris Jenderal Relawan Bro Sandi, Adang Taufiq Hidayat saat dihubungi Jurnalis, Jumat (07/09) lewat keterangan tertulis.

“Kaum milenial juga sadar dalam percaturan politik di negeri ini, dimana setiap kebijakan politik kedepan tentunya, akan banyak membawa dampak terhadap masa depan negeri ini,” kata Adang Taufiq Hidayat.

Kaum milenial, kata Adang menambahkan, harus menjadi penentu terhadap setiap perubahan negeri ini. Sebab, tambah Adang, baik dan buruknya negeri ini ada ditangan para generasi saat ini.

“Tentu saja deklarasi Bro Sandi ini bukan sekedar acara seremonial belaka, tetapi juga merupakan langkah awal semangat juang kawan-kawan yang berasal dari berbagai berlatar belakang.” Tambah Adang.

Misalnya, kata Adang, dari kalangan Pengusaha,, Aktivis Sosial, Aktivis Gerakan Pemuda dan Mahasiswa, kita siap memenangkan pasangan Prabowo-Sandi di Pilpres 2019 ini.

Menurut Adang, kehadiran Gerakan Relawan Bro Sandi ini bukan hanya sebatas ada di tingkat pusat dan provinsi saja. Namun, lebih lanjut Adang memaparkan, Jaringan ini akan masuk ke tingkat kabupaten/kota hingga pelosok desa.

“Sebab kami harus paham betul apa saja yang diinginkan masyarakat desa, dalam hal perubahan negeri ini kedepannya. Karena bagaimanapun juga bang Sandi ini berkeinginan untuk memajukan bangsanya dan membahagiakan rakyatnya,” papar Adang.

Dalam keterangan tertulis, Adang juga memaparkan, sasaran dan target dari pada Gerakan Relawan Bro Sandi ini, akan mensasar kaum milenial. Sebab, tambah Adang, saat ini kaum milenial saat ini berjumlah sekitar 55 Persen.

“Kami menargetkan, mendapatkan 40% suara milenial, di samping itu tentunya kami juga menargetkan para tokoh habaib, para kyai dan tak tertinggal tentunya para kaum emak-emak yang jelas mereka sangat merasakan bagaimana kebutuhan hidup sehari-harinya terkait dapur ngebul,” pungkas Adang. (Awd)

0 337

DetikBanten.com, Jakarta – Mantan Kapolres Serang, Banten (2003) yang kini menjabat Kabareskrim Polri Komjen Ari Dono, dijadwalkan siang ini, Jumat (17/8/2018) akan dilantik sebagai Wakapolri di Gedung Rupatama Mabes Polri.

Kapolri Jendral Polisi Tito Karnavian telah menunjuk langsung lulusan Akpol angkatan tahun 1985, ini untuk mengisi jabatan wakapolri menggantikan Komjen (Purn) Syafruddin.

Sebelumnya, beberapa nama jenderal berpangkat bintang dua dan tiga muncul menjadi kandidat orang nomor 2 di jajaran elit Polri, termasuk Komjen Ari Dono.

Berikut profil Komjen Ari Dono Sukamto yang dikutip dari laman viva.co.id

Pria kelahiran Bogor, 23 Desember 1961 ini mulai dikenal kala menjabat sebagai Kapolres Serang, Banten tahun 2003.

Perlahan tapi pasti, karier pria lulusan Akademi Kepolisian tahun 1985 ini pun kian melambung.

Ari Dono Sukmanto, biasa dipanggil Ari, banyak bertugas di reserse. Pada tahun 2004 hingga 2006, Ari diberi amanah sebagai Direskrim Polda Yogyakarta.

Lalu, di tahun berikutnya ia dimutasi ke Polda Jawa Barat dengan jabatan yang sama sebagai Direskrim.

Selang 2 tahun kemudian, Ari ditarik ke Maber Polri. Ia ditugaskan sebagai penyidik utama di Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri dan setahun berjalan sebagai Kabag Instalfor Puslabfor Bareskrim Polri.

Karena kinerjanya yang memuaskan, pada tahun 2011, ia pun diberi jabatan sebagai Wakapolda Sulawesi Tengah.

Lagi-lagi, belum setahun, ia ditarik ke Bareskrim  sebagai Direktur Tindak Pidana Umum.

Dua tahun kemudian, Ari kembali ke daerah, dan dilantik sebagai Kapolda Sulawesi Tengah. Dua tahun kemudia, ia kembali dipindahkan ke Mabes Polri sebagai Staf Ahli Manajemen Kapolri pada tahun 2014.

Tepatnya 2016, Ari diberi jabatan Wakabareskrim mendampingi Kabareskrim Komjen Pol. Anang Iskandar.

Tak perlu waktu lama, awal tahun 2016, Ari menjadi orang nomor satu di Badan Reserse Kriminal Kepolisian Republik Indonesia (Bareskrim Polri).

Telegram Rahasia (TR) bernomor ST/1314/V/2016 tertanggal 27 Mei 2016 yang ditandatangani Kapolri Jenderal Pol. Badrodin Haiti membawa Irjen Pol Ari Dono Sukmanto menjadi Kabareskrim.

Belum lama menjabat, tugas berat sudah menghadangnya. Kasus penistaan agama yang diduga dilakukan petahana Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok memicu gelombang demonstrasi.

Ari pun mengawasi langsung gelar perkara Ahok yang  dilakukan secara terbuka dan inilah pertama kalinya gelar perkara dilakukan Bareskrim secara terbuka saat kepimimpinannya.

Inilah Pendidikan dan Karir Ari Dono.

PENDIDIKAN
Akademi Kepolisian (1985)

KARIER
Kapolres Serang (2003)
Dir Reskrim Polda DIY (2004)
Dir Reskrim Polda Jabar (2007)
Penyidik Utama Tk II Dit V/Tipiter Bareskrim Polri (2009)
Kabag Instalfor Puslabfor Bareskrim Polri (2010)
Wakapolda Sulawesi Tengah (2011)
Dirtipidum Bareskrim Polri (2011)
Kapolda Sulawesi Tengah (2013)
Staf Ahli Manajemen Kapolri (2014)
Wakabareskrim Polri (2016)
Kabareskrim Polri (2016)
(Lee/Red)

0 159
DetikBanten.com, Jakarta – Seorang pria bernama Dadang Mulya, 42 tahun, menuntut perusahaan rokok karena memajang fotonya yang tengah merokok sambil menggendong anak kecil.

Foto tersebut dimuat di bungkus rokok sebagai peringatan akan bahaya asap rokok jika terpapar pada anak-anak.

Dadang, warga Desa Pancalang, Kuningan, Jawa Barat, keberatan jika fotonya dipajang di bungkus rokok. Sebab foto tersebut diambil dan dipajang di bungkus rokok tanpa seizinnya. dilansir IDN Times.

1. Awal mula foto dari sales rokok

Istimewa

Dadang mengatakan foto tersebut diambil oleh sales rokok saat dirinya sedang menonton pertandingan sepak bola di kampungnya sekitar enam tahun lalu. Ia sama sekali tidak menduga jika foto tersebut kemudian menghiasi bungkus-bungkus rokok.

2. Tahu fotonya di bungkus rokok dari tetangga

Dadang mengatakan dirinya baru ngeh foto dirinya ada di bungkus rokok ketika seorang tetangga memberi tahunya. Namun saat itu, hingga bertahun-tahun kemudian, Dadang tidak tahu harus melapor ke mana. Sehingga foto dirinya di bungkus rokok tetap beredar.

3. Dadang melapor ke BPSK

Istimewa

Baru enam tahun kemudian Dadang bertemu anggota Polsek Pancalang yang membawanya ke Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK). Dadang meminta perusahaan rokok memberikan royalti kepadanya karena ia menganggap foto dirinya yang dimuat tanpa izin telah merugikan dirinya. (J/Red)

 

0 70

DetikBanten.com, – Jakarta – Terlepas dari kecanduan rokok rasanya sulit sekali. Banyak orang yang telah mencoba untuk berhenti namun kembali lagi dengan adiksinya.

Padahal, menurut Fuad Baradja, seniman yang terkenal di sinetron Jin dan Jun dan sekarang aktif menjadi terapis tobat rokok, rasa asli rokok itu enggak enak lho!

“Rokok, itu aslinya rasanya enggak enak. Rokok itu pahit, enggak enak. Mual rasanya, mau muntah. Tapi kalau orang itu sudah ngerokok, ngerokok lagi, kecanduan. Ketika dia kecanduan, dia ngerokok terus ngerokok terus. Ketika dia ngerokok terus, saat itulah tubuhnya bermasalah,” tutur Fuad.

Orang yang tidak pernah merokok sebelumnya tentu tidak ada keinginan untuk merokok. Namun, begitu candu masuk ke dalam tubuh, efek dari candu itulah yang membuat seseorang lagi dan lagi merokok, meskipun pada awalnya sadar rokok itu rasanya tidak enak.

Karena itu, ia kerap membantu orang untuk diterapi agar bisa terlepas dari kecanduan. Ia menggunakan metode SEFT, pengobatan alternatif dari Amerika bernama EFT (emotional freedom technique) yang kemudian dikembangkan oleh Ahmad Faiz Zainuddin dengan menambahkan kata ‘spiritual’ yang diklaim dapat menyelesaikan masalah fisik atau psikis.

Metode tersebut meliputi totok di area tubuh tertentu, seperti akupunktur namun tidak menggunakan jarum. Ia menyebutkan, totok yang dilakukan dapat mengembalikan rasa pahit rokok seperti saat pertama kali mencoba rokok.

“Dengan pengaruh rasa rokok yang enggak enak itu, orang bisa bertahan enggak ngerokok, sampai pengaruh nikotin di otaknya hilang, udah enggak kepengin ngerokok lagi,” jelasnya.

Menurut keterangan Fuad, orang yang melakukan terapi dengannya bisa 3-4 lepas dari kecanduan rokok, namun kembali lagi seberapa besar niat seseorang juga mempengaruhi.

“Kalau dia niatnya kurang niat, ada yang dipaksa istrinya, ya kalau ngerokok lagi harus diterapi lagi. Kalau dia ngerokok lagi, ngerokok lagi, berarti dia enggak ada keinginan dong,” tutup Fuad. (red)

 

 

0 27

DetikBanten.com, –  Jakarta –  Meski populer, sebagian orang menjauhi makanan pedas karena tidak tahan dengan rasanya atau menghindari gangguan kesehatan tertentu. Bahkan ada orang yang memilih mengenyahkan makanan ini dari menu mereka dalam upaya menjaga kesehatan.

“Tidak ada bukti bahwa mereka harus melakukan itu. Cabai dan rempah dalam jumlah sedang harus dinikmati, dan tidak ada bukti bahwa makanan pedas itu buruk untuk Anda,” kata Dr. Khursheed Jeejeebhoy, seorang profesor emeritus kedokteran di Universitas Toronto, Kanada, sebagaimana dikutip laman informasi kesehatan Medical Daily.

Dalam jumlah sedang, cabai dalam makanan berhubungan dengan sejumlah manfaat kesehatan, termasuk empat manfaat berikut:

1. Manfaat untuk kesehatan jantung
Studi yang dipublikasikan tahun 2017 menemukan insiden kematian akibat penyakit vaskular, serangan jantung, dan stroke yang lebih rendah di antara mereka yang mengkonsumsi cabai. Meski hubungan sebab akibatnya tidak terbukti, studi menunjukkan bahwa rempat-rempah bisa mengurangi kolesterol LDL dalam tubuh ketika konsumsinya tidak berlebihan.

“Studi kami menunjukkan bahwa kenikmatan rasa pedas merupakan cara penting untuk mengurangi asupan garam dan tekanan darah, tidak peduli jenis makanan dan jumlah makanannya,” kata Dr. Zhiming Zhu, penulis studi tahun 2017 yang lain.

2. Bakar kalori ekstra
Menurut sebuah studi dari Universitas Purdue, orang membakar lebih banyak kalori dan turun nafsu makannya setelah makan cabai merah. Efeknya sangat kuat pada mereka yang tidak mengkonsumsi makanan pedas secara teratur.

Yang perlu diingat, bahan pedas saja bukan pintu ajaib untuk menurunkan berat badan secara signifikan. Tim peneliti mencatat, cabai merah dapat membawa manfaat bila dikombinasikan dengan diet sehat dan gaya hidup aktif.

3. Cegah kanker
Para ahli kesehatan berpendapat capsaicin yang membuat cabai terasa pedas dan panas memiliki sifat anti-kanker. “Punya efek yang sama pada tubuh seperti obat kanker tertentu,” kata Dr Gregory A. Plotnikoff, konsultan senior untuk inovasi kesehatan di Allina Hospitals and Clinics di Minnesota.

Namun, manfaat ini masih menjadi perdebatan dalam literatur medis karena temuan-temuan yang berbeda.

4. Pereda sakit
Capsaicin juga dapat membantu menghilangkan rasa sakit di tubuh. Mekanismenya, dengan menargetkan kimia otak yang disebut “substansi P,” yang memainkan peran penting dalam kasus luka dan cedera.

Ini menjelaskan mengapa capcaisin dapat digunakan sebagai bahan dalam krim dan obat-obatan pereda nyeri. Beberapa penelitian juga mengungkapkan makanan dengan kadar capsaicin yang lebih tinggi mungkin memiliki efek perlindungan terhadap bisul karena membunuh bakteri yang disebut H. pylori. (red)

0 33

DetikBanten.com,-Jakarta -Perkara vaksinasi yang kini sedang santer di kalangan masyarakat menimbulkan banyak kabar burung alias hoax. Seperti misalnya vaksin berdampak negatif pada anak-anak.

Tidak hanya itu, kebingungan masyarakat mengenai halal-haramnya vaksin, membuat mereka enggan untuk melakukan vaksinasi.

Hal inilah yang mendorong Grace Melia, seorang wanita dengan anak berkebutuhan khusus mendirikan Komunitas Rumah Rubelladi Jakarta dan Yogyakarta. Tujuannya guna meningkatkan melek pengetahuan masyarakat, betapa pentingnya vaksin MR (Measles dan Rubella).

“Sejauh ini perkembangannya cukup efektif namun harus mengulang sosialisasi mengenai vaksin MR. Tahun 2017 Daerah DKI jakarta sendiri diperpanjang hingga Oktober, padahal harusnya Agustus dan September saja,” ungkapnya saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, baru-baru ini.
Vaksin MR, merupakan salah satu cara untuk menurunkan angka pengidap campak Jerman atau Rubella. Penyakit ini merupakan infeksi virus yang ditandai dengan ruam merah berbentuk bintik-bintik pada kulit disertai dengan demam tinggi.

Jika kondisi ini terjadi pada ibu hamil, efek yang terjadi adalah adanya kemungkinan kematian janin atau cacat bawaan alias Congenital Rubella Syndrome.

Grace, sapaannya, menyebut memang sulit untuk terus mengampanyekan di tengah-tengah merebaknya hoax. Namun ia tetap gigih untuk mengadvokasikan dengan mengajak tokoh-tokoh agama sebagai pendekatan ke masyarakat.

Bahkan upayanya ini juga didukung oleh Kementerian Kesehatan RI dengan program vaksin MR pada Agustus 2018 mendatang. “Lakukanlah imunisasi MR, jangan mudah termakan berita hoax,” tutupnya. (red)

0 32

Detikbanten.com, JAKARTA, – Wakil Bupati Lebak, H. Ade Sumardi didampingi Sekretaris Daerah, Dede Jaelani dan Asda II, Budi Santoso, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi Tahun 2018 yang diselenggarakan di Grand Sahid Hotel, Jakarta, pada Kamis (26/07/2018).

Rakornas diselenggarakan oleh Bank Indonesia (BI) dengan mengambil tema Mempercepat Pembangunan Infrastruktur untuk Mewujudkan Stabilitas Harga dan Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif serta Berkualitas, Rakirnas tersebut dipimpin langsung oleh Presiden Joko Widodo yang dihadiri Kepala Daerah Se Indonesia.

Tahun ini BI menargetkan inflasi 3,5% plus minus 1% dan 2019 sebesar 3% plus minus 1%. Koordinasi kebijakan antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan BI dalam pengendalian inflasi akan terus diperkuat.

Ade Sumardi mengatakan bahwa Lebak siap menjalankan arahan Presiden Jokowi untuk memperkuat pengendalian Inflasi, menurutnya arahan pemerintah pusat terkait pengendalian inflasi sudah sejalan dengan kebijakan Pemkab, terutama pengembangan sektor wisata,Pengembangan disektor wisata sudah sesuai dengan visi misi kita.” Ujar Ade Sumardi Wabup Lebak

Wabup mengatakan, bahwa sektor wisata yang digalakan Pemkab Lebak sebagai pemantik bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat, selain itu terkait investasi, pemkab lebak sedang gencar-gencarnya meyakinkan para calon investor, bahwa lebak merupakan daerah yang kondusif untuk berinvestasi.

“Untuk pengendalian inflasi, Pak Presiden mengarahkan agar investasi dipermudah, tapi invesatasi yang orierentasinya ekspor” Jelasnya (Dri)

0 24

DetikBanten.com – KPK menjadwalkan pemeriksaan Kepala DPKAD Provinsi Banten, Nandy S. Mulya. Dia akan diperiksa sebagai saksi kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU).
“Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka TCW (Tubagus Chaeri Wardhana alias Wawan),” kata juru bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Senin (23/7/2018) dilansir medcom.id.

Belum diketahui detail materi pemeriksaan Nandy. Namun, pemeriksaan dilakukan untuk merampungkan berkas penyidikan Wawan.

KPK menyebut pengusutan kasus TPPU yang menjerat Wawan segera rampung. Penuntasan penyidikan kasus TPPU ini seiring akan selesainya pemetaan harta kekayaan Wawan.

Kasus TPPU adik mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah itu merupakan salah satu dari sekian banyak kasus mangkrak. Kasus pencucian uang sudah diusut KPK sejak awal Januari 2014 atau lebih dari empat tahun.

Kasus ini memiliki karakteristik berbeda dengan kasus pencucian uang lain yang ditangani lembaga antikorupsi. Wawan bukan penyelenggara negara yang harta kekayaannya dapat ditelusuri dengan mudah melalui Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan ke KPK atau sumber-sumber informasi lainnya.

Kasus TPPU merupakan hasil pengembangan penyidikan kasus dugaan korupsi Alat Kesehatan Provinsi Banten dan Alat Kesehatan Kota Tangerang Selatan. Wawan disangkakan Pasal 3 dan 4 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

Wawan juga diduga melanggar Pasal 3 ayat 1 dan atau Pasal 6 ayat 1 serta Undang Undang nomor 15 Tahun 2002 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang juncto Pasal 55 Ayat 1 ke- 1 KUHP.‎ (Red)

RANDOM POSTS

0 18
DetikBantencom, Kota Serang - Untuk para kader Golkar di wilayah Banten, harus berkomitmen untuk membantu dirinya bersama pasangannya Joko Widodo menjadi Capres dan Cawapres...
error: Content is protected !!