Kamis, Oktober 18, 2018
Kabupaten Pandeglang

0 63

DetikBantencom, Kab. Pandeglang – Angin puting beliung melanda di pandeglang, sejumlah pohon di sekitar Alun-alun Kota Pandeglang roboh. Bahkan, dua buah pohon berukuran besar yang terletak di depan cafe dapur ibu, menimpa satu unit mobil berwarna kuning dan satu unit sepeda motor honda beat nomor polisi A 5169 RA.

Selain menumbangkan, lima pohon, angin juga menumbangkan auning dan tiang basketball di sekitar alun-alun. Bahkan, ada juga warung dan rumah mengalami roboh di daerah Kadu Banen dan Ciekek.

“Kalau pohon tumbang sudah kita lakukan penanganan, kalau untuk rumah dan warung kami belum tau pasti, karena baru info, dan belum di pastikan,” kata Kepala BPBD Pandeglang, Asep Rahmat.

Namun, Asep belum mengetahui pasti apakah ada korban atau tidak dalam peristiwa tersebut.

“Karena kejadiannya baru beberapa menit, kami belum tau pasti ada korban atau tidak, kerugiannya juga belum kami hitung,” jelasnya. (Aden)

0 60

DetikBantencom, Pandeglang – Saroh (9) warga Desa Rancaseneng Kecamatan Cikeusik Kabupaten Pandeglang harus menahan sakit karena menderita tumor di bagian pantatnya. Dengan usia 9 tahun, saroh seharusnya bisa  sekolah dan bermain seperti teman-temannya.

Informasi yang diperoleh DetikBantencom, Saroh merupakan anak yatim. Ayah dan ibunya sudah meninggal dunia sejak lahir. Oleh sebab itu Saroh tak bisa membiayai pengobatan terhadap tumor yang menggerogotinya.

Salah satu relawan yang peduli Nurjaya Ibo menuturkan benjolan sudah dirasakan Saroh sejak umur 2 bulan. Namun sejak 3 tahun terakhir benjolan mulai bertambah besar.

“Saroh ini anak yatim piatu diasuh oleh bapak Dulgani dan Ibu Sawati sejak masih bayi,” ujarnya kepada DetikBantencom, Jumat (5/10/2018).

Sselama proses pengobatan, lanjutnya, Saroh tinggal sementara di rumahnya di Kota Serang untuk meminimalisir biaya. Sebab untuk berangkat ke Serang sendiri menggunakan swadaya dari masyarakat.

“Sudah empat hari ini tinggal di Serang, saat ini Saroh Serang persiapan operasi di RSUD Banten sebab di RSUD Berkah Pandeglang kurang fasilitasnya,” katanya.

Nurjaya pun berharap untuk meringankan beban Saroh ada uluran tangan dermawan yang siap membantu.

“Donasi Bisa di salurkan melalui rek. BNI 0348956222 a/n Nurjaya mohon kasih angka 7 saat transfer untuk mempermudah verifikasi contoh Rp. 100.007. untuk info bisa hubunhi 0838 7427 1281 terimakasih,” jelasnya. (Aden)

0 79

DetikBantencom, Pandeglang – Mobil Minibus Milik Dinas Kominfo Informatika Statistik dan Persandian Provinsi Banten bernomor polisi A 1431 ringsek, setelah menabrak badan truk dari arah berlawanan di jalan AMD lintas Timur Pagadungan, Kabupaten Pandeglang, Selasa (02/10/2018).

Menurut saksi mata warga sekitar Oman menjelaskan, mobil minibus dari arah Serang menuju Rangkasbitung, setibanya di jalan AMD lintas timur, ban depan bagian mobil pecah sehingga terpelanting dan menanbrak truk dark arah berlawanan.

“Akibatnya dua kendaraan yang terlibat kecelakaan mengalami rusak parah bagian depan minibus rusak, sedangkan badan truk ringsek setelah dihantam keras oleh minibus,” ujarnya.

Beruntung ketiga penumpang, lanjut Oman, yang menggunakan seragam pegawai negeri berhasil selamat dan meninggalkan kendaraan dengan menggunakan kendaraan lainnya.

“Tiga penumpang selamat, karena panik, mereka meninggalkan mobil, dan pergi menggunakan kendaraan lainnya,” jelasnya.

Sementara, kondisi minibus yang ringsek akibat benturan keras membuat warga sekitar kesulitan untuk memindahkan kendaraan ke tepi jalan. Agar tidak menganggu aktifitas pengguna kendaraan lain. (Aden)

0 64

DetikBanten.com, Kab. Pandeglang – Memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia ke-73, Keluarga Besar Mathla’ul Anwar menggelar Konvoi Kemerdekaan Republik Indonesia pada Jum’at – Sabtu (17-18/08).

Konvoi digelar selepas Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih di lapangan alun-alun Menes. Kemudian Peserta Konvoi mulai bergerak beriringan menuju Labuan, sholat jumat di Mesjid Teluk Labuan dan berakhir di lapangan SMPN 1 Cibaliung sekaligus nobar layar tancap film Perjuangan.

Ketua Pelaksana Ahmad Qusaeri menyampaikan, bahwa Mathla’ul Anwar yang lahir pada 1916 M sebagai slahsatu organisasi ke-Islaman di tanah air yang berperan aktif dalam mengisi kemerdekaan Republik Indonesia. Salahsatu agenda dalam momentum ini dengan diselenggarakannya Konvoi Kemerdekaan Republik Indonesia yang di gagas oleh Pandu Cahaya Islam (PCI MA) Pusat yang melibatkan seluruh KBMA yang berada di bawah naungan Perguruan MA pusat Menes, mulai dari perwakilan MI MA, MTs MA, MAS MA, SMA MQ, UNMA Banten dan PDMA.

“Konvoi yang digagas oleh PCI MA Pusat melibatkan seluruh Keluarga Besar MA dibawah naungan Perguruan MA Pusat ini, sebagai wujud rasa syukur atas Kemerdekaan sekaligus menumbuhkan semangat NKRI kepada masyarakat.” Tuturnya kepada redaksi.

Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-73, lanjut Qusaeri, merupakan momentum kemenangan Bangsa Indonesia, khususnya Umat Islam. Dalam proses merebut kemerdekaan, peran umat Islam sangat vital.

“Hadirnya Tokoh-Tokoh Muslim dengan ormas Islamnya mampu mempercepat kemerdekaan Indonesia,” lanjutnya.

Turut hadir mengikuti Konvoi Wakil Sekretaris PDMA Pandeglang, Bapak Mu’amar, beliau mengapresiasi kegiatan tersebut.

“Kegiatan ini adalah syiar kebangsaan dan wujud cinta Tanah Air” Tegasnya.

Ketua Umum PBMA KH.Sadeli Karim, Lc.MA yang saat ini sedang berada di Tanah Suci sebagai Anggota Amirul Hajj, juga mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya sebagai Warga Indondanesia.

“Kita bangga menjadi bagian Rakyat Indonesia dan bersyukur atas Kemerdekan RI yg ke 73” Tandanya melalui rekaman audio WhatsApp kepada redaksi. (ROBY/Red)

0 68

PANDEGLANG – Seorang Kakek bernama Sarnaka (70) meninggal dunia akibat tercebur ke dalam sumur di Kampung Kadupandak, Desa Kadupandak, Kecamatan Picung, Kabupaten Pandeglang, Senin (23/07/2018).

Foto Istimewa
Foto Istimewa
Foto Istimewa

Kepala Basarnas Provinsi Banten, M. Zaenal Arifin mengatakan, pihaknya menerima informasi tersebut sekitar pukul 08.30 WIB dan kemudian langsung menerjunkan sejumlah personel menuju ke tempat kejadian perkara.

“Dari informasi tersebut, kemudian sekitar pukul 09.15 kita berangkatkan tim untuk menuju ke lokasi, kemudian kita langsung proses evakuasi, kita laksanakan kurang-lebih hampir satu jam, tepatnya pukul 11.33 korban berhasil dinaikkan,” kata Zaenal kepada detikbanten, Senin (23/07/2018).

Zaenal menjelaskan, dalam proses evakuasi tersebut, pihaknya menggunakan teknik vertikal rescue dengan menerjunkan petugas ke dalam sumur untuk mengangkat korban, namun setelah diangkat, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.

“Penyebabnya, berdasarkan informasi yang kami terima, korban kebiasaan minum obat, mungkin karena sudah tua, dia (korban-red) abis minum obat, mungkin pusing kemudian terjatuh,” jelasnya.

Setelah korban berhasil diangkat ke permukaan sumur, dikatakan Zaenal, pihaknya bersama tim kesehatan wilayah setempat langsung membawa jenazah ke Puskesmas untuk dilakukan autopsi.

“Setelah dievakuasi, kebetulan ada tim kesehatan dari puskesmas Picung langsung dibawa ke Puskesmas Picung,” jelasnya. (Aden)

0 246

Detikbanten.com – Tokoh muda Banten H. Iip Miftahul Khoiry  atau sapaan akrabnya “Kang Iip” ia adalah sosok Pemuda cerdas penuh semangat untuk memajukan Provinsi Banten, hasil dorongan masyarakat kabupaten Lebak dan Pandeglang, Kang Iip ini untuk terus maju menjadi wakil rakyat mewakili masyarakat Kabupaten Lebak pandeglang untuk maju dalam perhelatan legslatif 2019 pada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI).

Menurut Masyarakat, Kang Iip diyakini masyarakat Kabupaten Lebak dan Pandeglang memiliki karisma dan sosok figur serta peran strategi untuk melakukan perubahan provinsi Banten lebih baik di tahun 2019.

Diusianya yang terbilang masih muda ini, “Kang Iip” hasil dorongan masyarakat ia serius maju pada perhelatan perpolitikan, Pemilihan Legislatif 2019 untuk menjalankan amanah rakyat ” Berkhidmat untuk rakyat.

Dikatakannya bahwa, pemuda berpolitik adalah harapan masa depan bangsa lebih baik.

” Politiklah yang menjadikan landasan dalam menentukan kebijakan. Baik itu ekonomi, Sosial, Hukum, Budaya, Ketahanan dan keamanan negara,” ujar Iip pada detikbantencom melalui sambungan telepon, kamis (19/7/2018).

Dalam Pileg 2019 ini, Pemudalah menjadi ujung tombak untuk memajukan Banten, Kang Iip Maju dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Daerah Pemilihan (Dapil) Banten 1, Pandeglang – Lebak.

Untuk diketahui, saat ini beliau menjabat sebagai anggota DPRD kabupaten Serang dari Fraksi PPP,  beliau juga merupakan putra sulung Bazari Syam Kakanwil Kemenag Provinsi Banten.

Ia Muda, Peduli dan mau Mengabdi untuk rakyat menunjukan ujung tombak menuju sebuah perubahan. Memiliki energi dan pemikiran idealis yang tinggi serta semangat juang yang lebih membara untuk merealisasikan tujuannya juga rekam jejak yang profesional selama menjabat wakil rakyat di DPRD Kabupaten Serang.

“Kaum muda harus lebih peduli terhadap  perpolitikan Indonesia yang tidak bersikap apatis, jika saja kaum muda sudah tidak peduli terhadap politik, lalu siapakah yang kelak memimpin bangsa ini, jadi mari kita bangkitkan power pemudu untuk membangun provinsi banten, dari rakyat untuk rakyat. (Lee/Red)

0 114

Detikbanten.com – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pandeglang menggelar Diskusi Hukum, diskusi tersebut berlangsung di Gedung Kwadanan Balai Budaya Menes, Kabupaten Pandeglang. Kamis (28/06/2018).

Ahmad Syafaat, selaku Ketua pelaksana kegiatan pada detikbantencom mengatakan, digelarnya diskusi hukum ini dilakukan sebagai bentuk upanya penyadaran hukum dikalangan intelektual, khususnya mahasiswa.

“Penyadaran hukum harus dimulai dari mahasiswa apabila kaum-kaum intelektual sudah sadar dan taat hukum maka kita transformasikan kepada masyarakat,” ujar syafaat.

Ahmad Syafaat, yang saat ini menjabat sebagai wakil sekretaris Bidang Hukum dan HAM HMI Cabang Pandeglang, dirinya menambahkan, kegiatan diskusi ini dilakukan secara berkelanjutan dalam rangka melakukan penyadaran hukum yang nantinya para mahasiswa ini akan melakukan pendampingan hukum kepada masyarakat.

Selain itu, dalam kesempatan yang sama Ketua Umum HMI Pandeglang, Fikri Anidzar Albar mengatakan, sangat mengapresiasi digelarnya kegiatan diskusi hukum tersebut. Menurutnya, hal itu tentunya sebagai bentuk upaya membangun kesadaran keilmuan dalam bidang hukum dikalangan mahasiswa.

“Persoalan hukum ini sangatlah penting, dalam membangun masyarakat yang berkeadilan karena itu pencerdasan harus dimulai dari kalangan mahasiswa yang nantinya bisa melakukan pendampingan hukum untuk masyarakat agar melek hukum,” ucap fikri.

Selain itu, pada kegiatan diskusi tersebut turut hadir Bambang Ferdiansyah, SH, selaku narasumber dalam kegiatan diskusi tersebut, menjelaskan penyadaran hukum harus dimulai dari diri sendiri dari hal-hal yang sederhana disekitar kita.

Bambang yang juga menjabat sebagai Direktur Lembaga Bantuan Hukum Tridharma Indonesia Pandeglang mengatakan, “upaya penyadaran hukum bisa dilakukan dengan memulai dari diri sendiri dan melakukan edukasi kepada masyarakat,” ucapnya

Dirinya juga mengajak kepada para mahasiswa yang hadir diskusi, untuk taat dan patuh terhadap hukum karena negara kita negara hukum maka sudah sepatutnya kita taat hukum dari hal-hal terkecil yang sering kita lakukan dikehidupan sehari-hari.

“Kami atas nama LBH Tridharma Indonesia Pandeglang mengajak para mahasiswa untuk bersama-sama gelorakan penyadaran hukum dimasyarakat yang buta hukum, masyarakat miskin dan tertindas untuk menegakan keadilan.” Pungkasnya (Awd)

0 207

Detikbanten.com – Dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus, puluhan Anggota Pasukan Pengibar Bendera (PASKIBRA) Kecamatan Menes, menggelar latihan pemusatan menjelang Peringatan Hari Besar Nasional (PHBN). Kegiatan pelatihan tersebut berlangsung di lapangan Alun-alun menes. Minggu (24/06/2018)

Riswan khudori, selaku ketua pelaksana kegiatan mengatakan, para anggota paskibra memulai latihan ini untuk persiapan menyambut hari kemerdekaan indonesia pada tanggal 17 Agustus 2018.

Menurutnya, latihan ini sengaja digelar agar anggota paskibra memiliki semangat untuk berlatih lebih memantapkan lagi dalam segi persiapan, supaya tampil lebih baik.

“pasukan pengibar bendera kecamatan menes mulai melakukan latihan secara intensif, sampai pengukuhan tim pengibar bendera tahun 2018 ini,” ucap khudori kepada redaksi, saat ditemui dilokasi latihan.

hal senada diungkapkan zia, selaku anggota pengibar bendera kecamatan menes mengatakan, dirinya mengaku sangat bahagia bisa ikut bergabung dalam tim pengibar bendera dikecamatan menes.

“pasukan pengibar bendera tahun ini akan tampil berusaha maksimal dalam melaksanakan latihannya, sehingga hasilnya bisa kami rasakan dan masyarakat pun bisa turut mengapresiasi,” kata zia

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Pajri selaku pembina paskibra kecamatan menes mengatakan, dirinya sangat mengpresiasi kepada adik-adik junior yang telah melaksanakan latihan dengan serius.

Pajri menambahkan, pasukan
pengibar bendera kecamatan menes mulai melakukan latihan intensif dari berbagai perwakilan sekolah. Maka kami memohon kepada pihak muspika kecamatan menes, untuk selalu mendorong dan mensuport baik secara materi maupun non materi.

“Kami harap pihak muspika kecamatan menes, untuk selalu mensuport dan mendukung kegiatan kami dalam mensukseskan kegiatan hari besar nasional ini, khususnya yang menyangkut segala persiapan yang dibutuhkan oleh pasukan pengibar bendera,” tandasnya (Awad)

0 35

Detikbanten.com – Hari pertama masuk kerja pasca libur Hari Raya Idul Fitri, Bupati Pandeglang Irna Narulita bersama Sekda Pery Hasanudin langsung melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pelayanan.

Yang pertama dikunjungi adalah Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Cadasari, Kecamatan. Cadasari, Dinsos, Puskesmas Pagadungan, Kecamatan Karangtanjung, dan Dinas DP2KBP3A.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Irna mengatakan, para Aparatur Sipil Negara (ASN) harus masuk kembali setelah pasca libur hari raya. Selain memang kewajiban, kata Irna, Kementerian Pendayagunaan Aaparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) mengeluarkan surat edaran dengan nomor No. B/18/M.SM.00.01/2018 Prihal laporan hasil pemantauan kehadiran Aparatur Negara sesudah cuti bersama hari raya idul fitri 1439. “Setelah cuti bersama Hari Raya, ASN harus kembali bekerja melayani masyarakat, harus kerja lebih ektra dan berikan pelayanan kepada masyarakat,” kata Irna saat Sidak ke Puskesmas Pagadungan, Kamis (21/06).

Menurutnya, terkait yang tidak masuk pasca libur Hari Raya, baik izin maupun tanpa keterangan, akan ditindaklanjuti oleh Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD). Memang tadi ada yang izin, sakit, dan tanpa keterangan, nanti kita tanya apa alasan mereka,” ungkapnya.

Tapi Irna meyakini, setiap tindakan indisipliner yang dilakukan ASN, pasti ada sanksi yang diberikan karena mereka dibayar untuk melayani masyarakat. “Untuk sanksi yang diberikan sesuai kadar kesalahan yang dilakukan dan semua sanksi administratif,” pungkasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BKD Fahmi Ali Sumanta mengatakan, saat ini kehadiran di tiap OPD yang dikunjungi kurang lebih mencapai 97 persen. Kata dia, hal ini memang dari jauh hari sudah ada informasi jika seluruh ASN tidak boleh ada yang bolos pasca libur Hari Raya Idul fitri. “Sidak ini kita bagi tiga tim, jadi belum diketahui berapa persen untuk keseluruhan OPD yang hadir pada hari pertama masuk kerja,” kata Fahmi.

Fahmi meyakini, jika sore hari nanti akumulasi kehadiran ASN diseluruh OPD dapat disampaikan. Untuk sanksi, kata Famhi, mulai dari ringan, sedang hingga berat akan diberikan. “Sore nanti kita akan mengetahui berapa persen keseluruhan ASN yang hadir. Dan hasil kehadiran ini akan disampaikan kepada Menpan RB melalui aplikasi online,” ungkapnya. (J/Red)

0 119

Detikbanten.com – Harga tiket masuk ke Pantai Tanjung Lesung dikeluhkan wisatawan. Harga yang ditetapkan pun jauh lebih mahal dari tiket masuk ke Pantai Anyer. Mahalnya masuk pantai pun, tidak diimbangi dengan fasilitas pantai yang memadai.

Hal tersebut dikeluhkan oleh wisatawan, Abdul Rozak. Kata dia, harga tiket masuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung dipatok Rp.60.000 per orang.

“Kalau boncengan Rp.120.000. Saya coba masuk karena sudah terlanjur jauh-jauh kesini. Saya kelilingi semua area pantai, ternyata tidak ada fasilitas penunjang yang mewajarkan harga tiket semahal itu,” kata dia kepada detikbanten, Selasa (18/06/2018).

Menurutnya, fasilitas Pantai Tanjung Lesung tidak jauh berbeda dengan Pantai Anyer. Di Anyer, sambungnya harga tiket Rp.25.000 sampai Rp.35.000 per motor. Sedangkan untuk bus, Rp.800.000. “Tapi kenapa viral di media sosial. Padahal, kalau dihitung per orang, bus bisa mencapai 60 orang, harga tiket masuk hanya Rp.15.000 saja,” ucapnya.

Ia menilai fasilitas di Pantai Tanjung Lesung masih kalah dengan Pantai Anyer. “Disini (Pantai Tanjung Leusung-red), kami sibuk nyari jasa penyewa tikar. Karena tidak ada gazebo. Pantainya memang tenang, tapi banyak karang, tidak cocok buat berenang,” keluhnya lagi.

Apabila ingin menikmati fasilitas dan wahana di laut, terang Rozak, ia harus mengeluarkan rupiah lebih mahal lagi. Misalnya, banana boat yakni Rp.120.000 per orang. “Mungkin ini sebagai salah satu pemberdayaan Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Lesung,” katanya.

Ia berpesan, apabila Pemerintah Kabupaten Pandeglang, serius mengembangkan KEK Tanjung Lesung, sedianya harus dibenahi terlebih dahulu sektor wisata baik pelayanan tarif dan fasilitas. agar wisatawan merasa betah dan puas menikmati suasana pantai.

(Aden/Red)

RANDOM POSTS

0 15
DetikBantencom, Kabupaten Serang - PT. Indah Kiat Pulp Paper (IKPP) Serang kembali memberikan bantuan, baik dari sarana pendidikan, maupun kesehatan, dalam hal ini bagian...
error: Content is protected !!