Senin, Oktober 22, 2018
Kabupaten Serang

0 51

DetikBantencom,  Kab Serang – Festival Bedolan Pamarayan Dalam Perayaan Hut Kabupaten Ke 492, yang diadakan tanggal 11 Oktober sampai 14 Oktober 2018 oleh Disporapar Kabupaten Serang menuai masalah. Pasalnya dalam kegiatan tersebut, dalam lomba video, foto serta Festival Band para pemenang sampai saat ini belum menerima hadiah.

Pemenang Festival Band Bedolan Pamarayan The Best Vokal dari Band BEB Adi shena mengaku, dari awal diadakan festival band bedolan pamarayan, dirinya kecewa dan pemenang lainnya belum menerima hadiah dari pihak Disporapar kabupaten Serang.

“Saya udah senang dapat The Best Vokal, dikirain langsung dapat hadiahnya, tapi sampai saat ini belum menerima hadiahnya, saya kecewa, udah seminggu dari waktu pelaksanaan, ya ga banyak sih cuma 1 juta, saya pikir teman-teman yang lain juga mengharapkan hal yang sama,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Disporapar Kabupaten Serang Tahyudin mengatakan, pada pelaksanaan Festival Bedolan Pamarayan tanggal 11 Oktober 2018 lalu, ada di anggaran perubahan, bertepatan dengan waktu pelaksanaan acara tersebut baru disetujui, dan tidak bisa langsung di ajukankan.

“Jadi, tanggal sebelumnya pada waktu pelaksanaan festival bedolan Pamarayan ga bisa di ajukan, karena baru disetujui di anggaran perubahan,” ujar Kadisporapar Kabupaten Serang,  Tahyudin, saat ditemui dikantornya, Senin (22/10/2018).

Ia menjelaskan, pihaknya sedang berupaya dalam proses pengajuan ke DPKAD, namun ada gangguan kendala karena sistem sedang mengalami kerusakan.

“Kami sedang berupaya proses mengajukan, tapi kan ada sesuatu yang terkendala dari DPKAD, kalo sistemnya (Aplikasi-red) rusak mau gimana lagi dong, jadi harus bersabar,” tutupnya. (Aden)

0 32

DetikBantencom, Kabupaten Serang – Ulama Serang Utara mendeklarasikan diri untuk mendukung pasangan Capres-cawapres Jokowi-Ma’ruf pada Pilpres 2019 mendatang. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya memenangkan pasangan tersebut.

Ketua Ulama Serang Utara, KH. Juned mengatakan, dukungan tersebut sebagai rasa tanggung jawabnya untuk memenangkan Jokowi – Ma’ruf sebagai perwakilan ulama di Indonesia.

“Sejarah baru orang Banten ditunjuk menjadi cawapres dari Banten,” ujarnya di Desa Jati, Kecamatan Binuang, Sabtu (20/10/2018).

Ia menilai, pasangan tersebut sudah memenuhi kiriteria nasionalisme dan religius sebagai dasar utama membangun Negara lebih baik.” Selama ini, kiyai hanya untuk mengurus santri dan tidak boleh berpolitik. Sekarang kita rubah bahwa politik yang kita gunakan ala Ki’yai,” tuturnya.

Warga Banten bangga, lanjut Juned, atas dipilihnya Kyai asal Banten menjadi pendampingnya. Pasalnya , banyak tokoh nasional yang layak mendampingi Jokowi.

“Kami juga akan turun langsung mengajak rakyat Banten untuk mencoblos jokowi-ma’ruf,” imbuhnya.

Ulama Serang Utara juga akan bergerak melalui pesantren untuk Jokowi-Ma’ruf dan menjadikan pasangan menang disetiap TPS di Serang Timur. “Kami optimis akan kemenangan pasangan tersebut di Serang Timur.Karena Kiyai ma’ruf adalah asli orang Banten,” paparnya.

Juned mengaku, Jokowi sudah bekerja dengan baik dan dirasakan secara langsung. “Orang kecil yang punya tanah sepetak dibuatkan sertifikat gratis dan Kita suka dengan gaya kepemimpinan Jokowi selama ini,” pungkasnya. (Aden)

0 33

DetikBantencom, Kabupaten Serang – PT. Indah Kiat Pulp Paper (IKPP) Serang kembali memberikan bantuan, baik dari sarana pendidikan, maupun kesehatan, dalam hal ini bagian dari Program CSR PT. Indah Kiat Serang menggelar Posyandu di 5 (lima) desa yakni Kragilan Tengah, Tegal maja, Silebu, Sukajadi, Undar Andir dan Yang sudah berjalan setiap tahun.

“Kami laksanakan setiap Tahun. Karena Kesehatan merupakan Aspek penting yang harus diperhatikan oleh setiap Lapisan masyarakat,” ujar Kepala CSR IKPP Serang Dani Kusuma, Kamis (18/10/2018).

Dani mengatakan, kegiatan posyandu dilaksanakan pada hari Jumat, 12 Oktober 2018 sampai Rabu, 17 Oktober 2018. Dalam pelaksanaan posyandu pihaknya berkordinasi dengan bidan desa setempat dan kader posyandu.

“Bantuan yang kita berikan bentuknya Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk balita, Susu untuk anak umur 1-5 tahun, vitamin, dan susu untuk ibu hamil,” paparnya.

“Minat masyarakat tinggi banget, orangtua ramai-ramai membawa anaknya untuk di vaksin dan berkonsultasi secara langsung dengan bidan. Begitupun dengan ibu hamil yang juga melaksanakan pemeriksaan dan sosialisasi kehamilan,” tambahnya.

Dengan adanya kegiatan posyandu, pihaknya berharap, semoga dapat menambah serta memperbaiki gizi balita yang ada di sekitar perusahaan. Juga mengingatkan kembali para orangtua agar melakukan vaksin dan pemeriksaan ibu hamil yang rutin.

“Kami berharap, masyarakat yang ada di sekitar perusahaan dapat menambah serta memperbaiki gizj balitanya, dan mengingatkan para orangtua untuk melakukan vaksin serta pemeriksaan ibu hamil,” pungkasnya. (Aden)

0 48

DetikBantencom, Kab Serang – Kebutuhan papan (rumah) merupakan kebutuhan yang sangat besar nilainya. Setiap orang memerlukan tempat tinggal untuk bertahan hidup. Namun sayangnya tak semua memiliki kebutuhan rumah tersebut, bahkan masih banyak orang-orang yang memiliki Rumah Tidak Layak Huni (RUTILAHU) terutama di daerah-daerah terpencil.

Pemerintah Kabupaten Serang mengeluarkan wacana program Bedah Rutilahu dan mendapat dukungan dari perusahaan-perusahaan di Kabupaten Serang, salah satunya adalah Indah Kiat Serang yang membantu melalui program Corporate Sosial Responsibility (CSR) untuk memberikan rumah yang layak untuk ditinggali.

Kepala CSR PT. IKPP Serang Dani Kusuma mengatakan, PT Indah Kiat Serang kembali membangun Rutilahu, di tahun 2018 ini yang direncanakan sebanyak 10 (sepuluh) rumah. Hingga bulan Oktober 2018 Indah Kiat telah membangun 8 rumah tidak layak huni sejak awal tahun 2017 lalu.

“Di bulan ini, keluarga yang beruntung untuk mendapatkan bantuan yaitu keluarga dari Ibu Bastariah di Kampung Luwung Semut, Desa Jeruk Tipis dan Bapak. Nakim di Kampung. Benggalih, Desa Tegal Maja,” ujarnya, Rabu (17/10/2018)

Ia menjelaskan, sebelum menentukan lokasi, tim CSR Indah Kiat Serang melakukan survei untuk mengetahui kondisi serta kelayakan tempat tinggalnya. Terlihat kondisi rumah sangat miris dan mengharukan, bahkan bisa dibilang sangat tidak layak untuk ditempati.

“Tidak tersedianya kamar mandi, tempat tidur yang beralaskan karpet, dinding yang terbuat dari bilik bambu hingga atap yang hanya ditutupi jerami pun tak luput dari perhatian tim CSR Indah Kiat Serang,” paparnya.

Dengan adanya Program Rutilahu ini, ia berharap dapat membantu meringankan beban masyarakat dalam mendapatkan rumah yang layak huni. Dan para penerima bantuan dapat menjaga dan merawat rumah dengan baik sehingga dapat menjadi tempat tinggal yang nyaman dan tentram.

“Saya berharap dengan adanya bantuan Rutilahu, dapat meringankan beban masyarakat, serta penerima bantuan dapat menjaga, merawat dengan baik, sehingga menjadi tempat tinggal yang nyaman dam tentram,” harapnya. (Aden)

0 63

DetikBantencom. Kab. Serang – Nyambangi Kediaman dan Posko Calon Legslatif DPRD Provinsi Banten Dapil Kabupaten serang, Simpatisan dan pendukung Caleg DPRD Banten, kecewa.

Jupri (42) Warga Kecamatan Cinangka, dirinya mengaku kecewa, ” pasalnya ia menyambangi kediaman Caleg bernama Dedi Haryadi nomor urut satu partai Berkarya di Desa Nagara, Kecamatan Kibin, selalu tidak ada dikediamannya, Senin (16/10/2018) malam.

dirinya mengaku setelah ke kediamannya tidak ada, ia menyambangi posko kemenangan Dedi Haryadi di Ruko Bumi Nagara Lastari, ruko tersebut kosong tidak ada yang jaga, hampir empat kali kami tidak pernah ketemu.

“Saya bersama beberapa warga cinangka sangat kecewa sekali, jauh jauh dari Cinangka tadinya kami ingin bersilaturahmi dengan calon bernama Dedi Haryadi akan tetapi pak Dedi tidak ada dirumahnya, bahkan kami ke posko kemenangannya pun tidak ada. Sepi tidak ada yang nunggu, hanya ada suara musik keras aja dilantai satu,” tuturnya.

Ia mengaku bukan pertama kali menyambangi kediaman Dedi Haryadi.  “sudah ke empat kali kesini, tapi tidak pernah ketemu, karna nomor teleponnya dihubungi selalu tidak aktif.

Ia Sebelumnya sudah bersosialisasi pada warga cinangka untuk memenangkan Pak Dedi Haryadi.

“sudah hampir 3 bulan pak belusukan ke kampung kampung membawa misi/amanah untuk memenangkan pak Dedi Haryadi pileg 2019. Sebelumnya saya sampai detik ini belum kenal yang namanya Caleg Dedi Haryadi, kami hanya kenal lewat Jaringan Dedi Haryadi (JADI) saudara Najib. dulu saya diserahin atribut berupa Bendera Berkarya, Korek Api JADI, dan anggaran Oprasional untuk bersosialisasi, akan tetapi Najib sudah hampir 2 bulan tidak muncul lagi, kalau ditelepon hanya bilang, langsung aja ke rumahnya pak Dedi Haryadi di Kibin Desa Nagara,” ungkapnya.

Lanjut Jupri,” kalau seperti ini, kami benar benar kecewa, Caleg ditemuinnya susah. gimana nanti kalau sudah jadi wakil rakyat, sama aja kami ngedorong mobil mogok,” ucapnya dengan nada keras.

Ditempat yang sama Warga Kecamatan Pontang, Desa Kalapian. Abdul Hadi, dirinya mengaku kecewa tidak bisa menemui caleg langsung dikediamannya, apalagi ke posko kemenangannya, tidak ada.

“Kami kesini 2 mobil, yang ikut kebanyaknya tokoh masyarakat semua, nyampe sini yang punya hajat tidak ada. sebetulnya kami kesini hanya untuk silaturahmi saja, pasalnya bulan lalu ada orangnya pak Dedi mengaku Jaringan Dedi Haryadi, sering ngirim air bersih gratis ke kampung kami. intinya kami mau ngucapin terimakasih saja. “kan kalau ada pak dedinya kami juga enak ngobrolnya dan kami juga siap untuk memenangkan suaranya di Pontang, Tirtayasa juga Tanara.”pungkasnya. (Dek)

 

 

 

0 29

DetikBantencom, Kab Serang – Ratusan peserta yang terdiri dari lapisan masyarakat Padarincang, Antusias menghadiri sosialisasi program JKN-KIS bersama Anggota DPR RI Komisi IX Yayat Biaro yang di gelar BPJS Kesehatan Cabang Serang. Tepatnya di kampung Hunyur, Desa Kadubeureum, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, Selasa(16/10/2018).

Kegiatan tersebut dilaksanakan, dalam rangka meningkatkan pemahaman masyarakat tentang program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Kepala Bidang (Kabid) Perluasan Peserta dan Kepatuhan BPJS Kesehatan cabang Serang, Agung Adhi Putra mengatakan, pemerintah hadir dalam hal ini BPJS Kesehatan sebagai badan hukum publik yang ditunjuk Pemerintah untuk menyelenggarakan program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN KIS), wajib mengajak, memberikan advokasi serta melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk mengerti, memahami serta berpartisipasi dalam perlindungan kesehatan.

“Prinsip Gotong royong di implementasikan BPJS Kesehatan dalam dua hal, yakni subsidi silang untuk pembiayaan pelayanan ksehatan peserta, dan partisipasi aktif. Kami berharap kepada para peserta JKN KIS agar selalu membayar iuran tepat setiap bulannya,” ujarnya.

Selain itu, ia menjelaskan, salah satu inovasi yang sementara berjalan yakni sistem rujukan online. Sistem rujukan yang mengedepankan digitalisasi ini, menjadi dasar rujukan untuk memberikan kemudahan dan kepastian peserta dalam memperoleh layanan di rumah sakit.

“Sistem rujukan online merupakan
Lanjutan dari beberapa program yang sudah dikembangkan sebelumnya. Sekarang semua lebih praktis dan mudah, jadi tidak ada lagi istilah lupa bawa surat rujukan maupun kartu semua sudah online,” jelasnya.

Sementara itu, Anggota Komisi IX DPR RI Yayat Biaro menambahkan, dirinya sangat mengapresiasi kegiatan sosialisasi program JKN KIS yang diadakan BPJS Kesehatan. Menurutnya, dengan adanya program JKN KIS banyak dirasakan manfaatnya untuk masyarakat, sehingga nyata membantu masyarakat dalam masalah kesehatan.

“Saya menyarankan, kepada masyarakat yang untuk mendaftar BPJS Kesehatan Program JKN KIS, ini sangat bermanfaat, nyata membantu untuk masyarakat,” singkatnya.

Untuk diketahui, sampai dengan 5 Oktober 2018, tercatat 3.900.525 jiwa penduduk yang telah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS di wilayah kerja cabang Serang. Dalam hal memberikan pelayanan kesehatan, BPJS Kesehatan cabang serang telah bekerja sama dengan 291 fasilitas Kesehatan tingkat pertama (FKTP), 16 fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjutan (FKRTL), dan 21 apotek dan 6 optik yang tersebar di Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Serang, Kabupaten Lebak, Kota Serang dan Cilegon. (Aden)

0 30

DetikBantencom, Kab Serang – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengadakan penyuluhan pemeliharaan Kamtibmas kepada tokoh masyarakat dan tokoh agama. Dalam rangka mewujudkan pilpres 2019 yang damai aman dan sejuk, di Kantor Kecamatan Ciruas Kabupaten Serang, Selasa (16/10/2018).

Korbinmas Badan Pemeliharaan dan keamanan (Baharkam) Polri Kombes Pol Zuhdi B Arrasuli mengatakan, kegiatan ini dalam rangka mantap praja jelang pemilu 2019 dengan tujuan menjaga keamanan NKRI dengan baik.

“Kegiatan ini dilakukan se-Indonesia, Korbinmas memberikan kepada Jawabarat, Metro dan Banten, yang terdekat, tapi se-Indonesia kita laksanakan seperti ini, sehingga masyarakat bisa bekerjasama dengan polisi,” ucapnya.

“Kami mengajak semua masyarakat untuk bersama-sama kita jaga, kita amankan dan meriahkan pesta demokrasi dengan baikan sehingga semuanya berjalan dengan aman dan tertib, pemilu damai sejuk dan berbahagia,” tambahnya.

Selain itu, pihaknya juga mengingatkan kepada warga Banten akan bahaya teroris dan menegaskan bahwa teroris itu musuh bersama termasuk musuh dunia.

“Teroris is not Islam, Islam is not teroris. Teroris itu kejahatan bukan agama, Islam itu rahmatan Lil Alamin, agama yang paling baik jadi jangan kaitkan Islam dengan. teroris, jangan kaitkan teroris dengan Islam,” tegasnya.

Kombes Pol Zuhdi menjelaskan, bahwa yang harus dibasmi dan diwaspadai bersama saat ini adalah keberadaan teroris, sebab teroris itu akan merusak negara.

“Negara kita NKRI negara aman dan bermartabat. Jadi jangan jadikan Indonesia ini seperti negara Suriah yah,” jelasnya. (Aden)

0 614

DetikBantencom. Kab.Serang – Aswadi (30), warga Desa Undar Andir, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang tewas setelah tenggelam di sungai Ciujung, Kabupaten Serang, Sabtu (13/10/2018) sekira pukul 15.00 WIB. Korban tewas setelah tenggelam ketika mencari ikan di sungai bersama dua orang rekannya.

“Jadi korban ini tenggelam ketika mencari ikan di sungai. Dua teman korban sempat melakukan pertolongan setelah korban tenggelam lima menit di air, dan langsung membawa korban ke Puskesmas Kragilan,” kata Kapolsek Kragilan, Kompol Andie Firmansyah.

Kapolsek menjelaskan, pada saat tenggelam, korban mengalami keram sehingga tak mampu berenang ke tepi sungai. Dugaan sementara, korban memiliki riwayat tertentu.

“Korban meniggal dunia dalam perjalanan menuju puskesmas,” ujarnya.

Mengenai informasi bahwa korban meninggal dalam Festival Bedolan Pamarayan, Kapolres Serang AKBP Indra Gunawan membantahya.

“Korban ini tenggelam di Ciujung, aliran sungai Pamarayan. Memang saat menanggkap ikan. Tapi kalau area yang di Pamarayan kita jaga betul. Nah korban ini rupanya ikut menangkap ikan di daerahnya dan tenggelam. Jadi lokasinya jauh sekali dengan acara bedolan,” jelasnya.

Untuk diketahui, siang tadi, Pemerintah Kabupaten Serang kembali menggelar Festival Bedolan Pamarayan tahun 2018.

Acara tradisi tahunan tersebut dilakukan dengan cara warga beramai-ramai menangkap ikan di aliran sungai Pamarayan.

Tahun lalu, dua warga kampung Baru RT 06 RW 07, Desa Baru, Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang, bernama Ateng (25) dan Jupri (30) tenggelam.

Jupri dapat diselamatkan, sementara Ateng tewas teggelam. Jasad korban baru ditemukan satu hari kemudian dalam kondisi membengkak. (Aden)

0 58

DetikBantencom, Kabupaten Serang – Tenaga Kerja Wanita (TKW) Kaswah (51) yang diduga ilegal asal Kampung Pontang Legon Rt 08 Rw02, Desa Pontang Legon, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang, meninggal dunia di negara Timur Tengah Dubai, Kamis (14/09/2018) lalu.

Belum diketahui secara pasti penyebab meninggalnya Kaswah, namun sebelum meninggal, Kaswah dikabarkan sempat mengeluh kecapean kepada majikannya.

Diceritakan Meni, keponakan Kaswah, Kaswah berangkat ke luar negeri pada 25 Juli 2018 lalu diduga menggunakan visa kunjungan wisata (tiga bulan). Kaswah berangkat difasilitasi oleh seorang sponsor berinisial JRH yang masih warga asal Kecamatan Tirtayasa.

“Berdasarkan keterangan dalam berkas dari Timur Tengah, almarhum meninggal pada 14 September lalu, tanggal 15 nya kita dikabari oleh sponsor, tetapi jenazah baru tiba di Serang (di rumah duka) tadi malam tanggal 12. Cukup lama, karena kata sponsor banyak proses yang harus ditempuh,” kata Meni Sabtu (13/10/2018) Malam.

Ia meminta kepada pihak Imigrasi agar tidak tutup mata dalam persoalan ini. Selain Kaswah, lanjut Meni, masih ada dua TKW lasak Kecamatan Tirtayasa lainnya yang berangkat bareng Kaswah.

“Selain bibi saya ada dua lagi yang berangkat bareng. Tetapi imigrasi pun sepertinya tutup mata dengan adanya kasus ini,” paparnya.

Selain itu, Meni pun meminta kepada sponsor yang membawa bibinya itu agar dapat bertanggung jawab secara utuh.

“Kami bukan minta santunan, tetapi hak kemanusiaan, karena dalam prosesnya jelas-jelas ilegal. Dari prosesnya saja sembunyi-sembunyi, sampai-sampai keluarga tidak ada yang tahu kalau bibi kita ke Timur Tengah.” jelasnya.

Hingga berita ini dilansir, wartawan masih berupaya untuk mendapatkan konfirmasi dari sponsor yang memfasilitasi pemberangkatan Kaswah. (Aden)

0 39

DetikBantencom, Kab Serang – Satresnarkoba Polres Serang berhasil mengamankan 3 (tiga) warga Kota Cilegon yang merupakan pengguna dan pengedar narkotika jenis tembakau Gorilla. Ketiganya diamankan polisi di tiga lokasi berbeda di Kabupaten Serang dan Kota Cilegon.

Ketiga tersangka berinisial TO (25) warga Kelurahan Ciweudus, Kecamatan Cilegon, TH alias Acil, (20) warga Kelurahan Tamansari, Kecamatan Pulomerak, dan AS, (18) Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak. Dari ketiga tersangka diamankan barang bukti 3 paket tembakau Gorilla serta 2 unit handphone (HP).

“Ketiga tersangka diamankan di tiga lokasi berbeda pada Kamis (4/10/2018). Ketiganya merupakan satu jaringan peredaran narkotika jenis tembakau gorilla,” ujar Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Serang, AKP Nana Supriyatna dalam ekspose yang digelar di Mapolres Serang, Selasa (9/10/2018).

Ia mengatakan, pengungkapan jaringan tembakau gorilla bermula dari tertangkapnya TO saat menunggu temannya di parkiran Alfamidi di Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang sekitar pukul 10.00 WIB. Dari tersangka TO, petugas mengamankan satu paket tembakau gorilla.

“Dalam pemeriksaan tembakau gorilla seharga Rp200 ribu tersebut diakui dibeli dari tersangka TH. Nah, dari tersangka pertama itu, berkembang kepada saudara TH,” ujar Kasat didampingi Paur Humas, Iptu Mursidin.

Berbekal informasi itu dilakukan penyelidikan, lanjut Kasat, Lelaki asal Kelurahan Tamansari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, itu diamankan polisi saat berada di pinggir jalan, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon.

“Saat Penggeledahan ditemukan satu bungkus tembakau Gorilla merek Babon dan sebungkus kertas putih berisi tembakau Gorilla. TH mengaku barang tersebut didapat dari tersangka AS,” paparnya.

Dikatakan Kasat, berbekal dari pengakuan TH, Tim Opsnal langsung bergerak mengejar tersangka AS dan berhasil menangkapnya di Lingkungan Sawah, Kecamatan Pulomerak. Petugas mendapatkan barang bukti tembakau gorilla yang disembunyikan dalam dompet.

Tersangka AS mengaku kepada polisi, narkotika itu dibeli secara online melalui akun media sosial (medsos). “Tersangka AS mengaku jika tembakau gorilla iti dipesan melalui akun Instagram. Setelah terjadi transaksi melalui transfer, tersangka mengambil barang pesanan di lokasi yang ditentunkan. Jadi antar tersangka dan bandar tidak mengenal secara langsung,” pungkasnya. (Aden)

RANDOM POSTS

0 29
DetikBantencom, Kota Cilegon - Keluarga besar Dinas Pendidikan (Dindik) dan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Cilegon  menyalurkan donasi untuk korban bencana gempa dan...
error: Content is protected !!