Senin, Agustus 27, 2018
Kabupaten Tangerang

0 19

DetikBanten.com, Kab. Tangerang – Elektabilitas Prabowo Subianto – Sandiaga S Uno yang berpasangan untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 beranjak terkerek. Merujuk survei Alvara Research Center (ARC), ada tren kenaikan Prabowo – Sandi meski duet Joko Widodo – KH Ma’ruf Amin masih leading.

Founder ARC Hasanuddin Ali mengatakan, selisih elektabilitas antara dua pasangan itu menunjukkan tanda-tanda persaingan bakal seru. Berdasar temuan ARC, baik Prabowo maupun Jokowi sama-sama mengalami tren kenaikan elektabilitas dari survei sebelumnya.

Pada survei ARC selama Februari hingga Juli 2018, elektabilitas Prabowo di angka 33,6 persen. Sedangkan Jokowi sudah di angka 52 persen.

Hanya saja, kenaikan elektabilitas Prabowo lebih signifikan dibanding Jokowi. Sebab, survei terakhir ARC menunjukkan elektabilitas Prabowo menjadi 36,8 persen, sedangkan Jokowi hanya naik 0,6 persen menjadi 52,6 persen.

“Jokowi dan Prabowo, kedua tokoh capres elektabilitasnya menguat. Meskipun saat ini Prabowo belum mampu mengejar ketertinggalan dari Jokowi, namun mengingat jadwal kampanye yang sangat panjang, dinamika persaingan di antara keduanya akan semakin menarik,” kata Hasan dalam paparannya di Jakarta, Minggu (26/8/2018) kemarin dilansir JPNN.com

Survei ARC juga menunjukkan persaingan elektabilitas antara Ma’ruf Amin dengan Sandiaga. Meski Sandi lebih unggul dalam hal popularitas, tapi elektabilitasnya masih di bawah Ma’ruf.

Elektabilitas Sandi adalah 43,1 persen. Adapun elektabilitas Ma’ruf sudah 45,2 persen.

“Keduanya bersaing ketat di pemilih muda dan tua. Sandiaga unggul di pemilih muda dan KH Ma’ruf Amin unggul di pemilih dewasa dan tua,” ungkapnya.

Survei ARC juga menunjukkan duet Jokowi – Ma’ruf masih mengungguli Prabowo – Sandi. Elektabilitas Jokowi – Ma’ruf di angka 53,6 persen, sedangkan Prabowo-Sandiaga hanya 35,2 persen.

Namun, masih ada 11,2 persen responden yang belum menentukan pilihan “Posisi cawapres di kedua pasangan kandidat ternyata tidak cukup signifikan untuk mengubah pilihan pemilih, publik masih melihat kekuatan figur masing-masing kandidat capres sebagai faktor penting dalam menentukan pilihannya,” pungkasnya.

Survei ARC dilakukan pada 12-18 Agustus 2018 dengan melibatkan 1.500 responden berusia 17 tahun ke atas yang tersebar di seluruh provinsi. Survei menggunakan metode multistage random sampling itu memiliki margin of error 2,53 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. (Red)

0 30

DetikBanten.com, Kab.Tangerang- Pesatnya industri properti di wilayah Tangerang membuat pohon Rambutan Parakan semakin langka. Dampaknya, sekarang buah rambutan bernama latin Nephelium lappaeum sp yang menjadi khas daerah ini sukar sekali dicari di pasaran.

Hal itu diungkapkan Penjabat Bupati Tangerang Dr. Komarudin, M.AP pada saat bertemu dengan perwakilan pengembang BSD. Rabu (25/7/2018).

Menurut Komarudin, kelangkaan Rambutan Parakan salah satunya dikarenakan mulai berubahnya area perkebunan warga menjadi perumahan.

“Buah ini menjadi ikon kita, selain Ayam Wareng. Dulu, biasanya tiap musim panen di depan rumah warga buahnya melimpah. Banyak juga pedagang yang jual. Namun, saat ini sulit kita jumpai. Hal ini saya kira karena tergerusnya lahan warga oleh properti,” kata Komar.

Oleh karena itu, tambah Komarudin, Pemkab Tangerang meminta pihak pengembang, dalam hal ini PT. BSD Tbk agar melakukan penanaman kembali bibit Rambutan Parakan.

“Sekarang, pihak BSD sudah tanam 1.000 bibit Parakan. Sabtu nanti (29/7) ada 1.000 bibit pohon yang akan ditanam. Kita dorong mereka bisa tanam minimal 10 ribu bibit di fasilitas umum/sosial,” ujarnya.

Selain itu, Komarudin juga meminta pihak BSD menyediakan bibit pohon rambutan untuk dibagikan ke warga.

“Kami juga minta mereka untuk sedikan bibit sebanyak-banyaknya dan nanti dibagikan ke masyarakat. Agar pohon ini tetap lestari dan 2-3 tahun kedepan sudah bisa diambil buahnya,” tutup Komar.

Seperti diketahui, Rambutan Parakan merupakan buah khas Kabupaten Tangerang yang pada tahun 2003 dipilih menjadi varietas unggulan, berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian no. 518Kpts/PD.210/10/2003. (Awd/Infokom)

0 35

DetikBanten.com – Sebanyak702 bakal calon anggota legislatif (bacaleg) DPRD Kabupaten Tangerang terdaftar di KPU Kabupaten Tangerang, Senin (23/07/18).

Ratusan bacaleg tersebut berasal dari 16 partai politik (parpol) peserta pemilu 2019 di Kabupaten Tangerang yang terakhir diterima KPU tadi malam.

Ketua KPU Kabupaten Tangerang, Muhamad Ali Zaenal Abdin merinci, 702 bacaleg itu 35 bacaleg Partai Solidaritas Indonesia, 50 bacaleg PDI Perjuangan, 50 bacaleg Partai Gerindra, 50 bacaleg PAN, 50 bacaleg Partai Nasdem, 8 bacaleg PKPI, 48 bacaleg Perindo, 50 bacaleg PKB, 47 bacaleg Partai Berkarya, 47 bacaleg PBB, 50 bacaleg Partai Golkar, 50 bacaleg Partai Demokrat, 20 bacaleg Partai Garuda, 48 bacaleg Partai Hanura, 50 bacaleg PKS dan 49 bacaleg PPP.

“Kelengkapan berkas bacaleg tersebut hari ini sedang kami periksa,” kata Ali.

Sementara, berdasarkan komposisi keterwakilan perempuan, Ali mengatakan semua parpol telah memenuhi syarat kuota 30 persen perempuan sesuai dengan ketentuan.

“Prinsipnya semua terpenuhi batas minimim 30 persen keterwakilan perempuan,” tambahnya.

Selanjutnya, setelah berkas bacaleg tersebut diperiksa kelengkapannya, pihaknya akan menyampaikan hasilnya ke 16 parpol di Kabupaten Tangerang tersebut pada 19 sampai 21 Juli 2018.

“Jika ada kekurangan, maka Parpol harus melengkapi. Kami tunggu kelengkapan itu pada 22 sampai 31 Juli 2018,” tukasnya. (Lee/Red)

0 36

Detikbanten.com – Jelang Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Tangerang pada 27 Juni mendatang.
HMI Cabang Kabupaten Tangerang mengajak kepada elemen masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya.

Pilkada yang digelar serentak di Indonesia akan dilaksanakan pada Rabu, 27 Juni 2018 mendatang. Pilkada serentak ini di gelar di 171 daerah dari 34 Provinsi di Indonesia. Rinciannya, 17 di antaranya Pikada Provinsi, 39 Kota, dan 115 Kabupaten.

Pilkada Provinsi Banten dari 8 Kabupaten/Kota, tercatat yang mengikuti pergantian pemimpin pada Pemilukada 2018 ini diikuti 4 wilayah, diantaranya, Kota Serang, Kabupaten Lebak, Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang.

HMI kabupaten Tangerang mengajak kepada elemen masyarakat Banten yang pada tanggal 27 juni mendatang, untuk datang ke TPS turut berpartisipasi langsung dalam pesta demokrasi yang digelar lima tahunan ini.

Mengingat, Kabupaten Tangerang yang pada pemilihan tahun ini, hanya diikuti oleh satu pasangan calon. Untuk itu, HMI Kabupaten Tangerang hadir, untuk mendorong agar masyarakat tetap datang ke tps untuk memberikan hak suaranya secara sah. Hal ini Menentukan masa depan daerahnya, karena Pilkada tersebut merupakan wujud demokrasi untuk memilih langsung pemimpin.

“Sebagai warga yang memiliki hak demokrasi harus berperan serta dalam menentukan pemimpinnya. Untuk itu, jadilah pemilih yang cerdas dalam Pilbup dan Pilkada serentak yang akan dilaksanakan beberapa hari lagi,” ujar Nurheli kepada redaksi. Selasa (26/06/2018)

Nurheli yang juga saat ini menjabat sebagai Ketua Umum Komisariat STIE PPI ini menambahkan, dirinya memberikan himbauan kepada masyarakat, khususnya masyarakat Kabupaten Tangerang menjelang pilbup, agar berpartisipasi aktif dalam mengawal Pilbup, mengingat pemilu adalah hal yang sangat penting dilakukan masyarakat dalam rangka memastikan berjalanya pesta demokrasi yang aman, lancar, jujur dan demokratis.

“Adapun adanya sikap apatis oleh calon pemilih akan berdampak pada kualitas demokrasi, sehingga sangat wajib bagi mereka yang telah memenuhi syarat untuk menggunakan hak pilihnya,” ucap Nurheli

Diharapkan semua elemen-elemen masyarakat dan stakeholder agar ikut serta berperan dalam perhelatan pesta demokrasi ini.

Menggunakan hak pilih merupakan salah satu bentuk hidupnya demokrasi, sadar akan begitu penting satu suara untuk menentukan arah pembangunan 5 tahun kedepan. (Awd)

0 19

DetikBanten.com – Ikatan Mahasiswa Kabupaten Tangerang (IKMT) menggelar acara sosial, yaitu Santunan kepada Kaum Dhuafa, sebagai bentuk kepedulian kepada Masyarakat Miskin serta membantu sesama umat Muslim di Bulan Suci Ramadhan.

Kegiatan tersebut digelar setelah Minggu kemarin IMKT melakukan santunan anak yatim piatu. Refania Varetta Sugiarto sebagai ketua pelaksana acara santunan anak yatim yayasan man`baul-ulum menuturkan, menurutnya santunan ini program acara lanjutan kemarin IMKT kembali menyatuni beberapa rumah kaum duafa pada desa talagasari kecamatan Balaraja pada minggu 6 Juni lalu.

“Kegiatan yang kita lakukan pada bulan ramadhan ini untuk memperbanyak membantu anak yatim piatu dan duafa yang dimana momentum bulan ramadhan ini untuk meningkatkan silahturahmi dan berbagi antara sesama, memang tidak seberapa yang kita berikan semoga dapat bermanfaat untuk saudara – saudara kita,” kata Refania, dalam keterangannya yang dikirim ke redaksi. Selasa (12/06/2018)

Hal senada juga disampaikan, Firmansyah salah satu anggota dari IKMT, ia menyatakan bahwa sebagai Organisasi Primordial, IKMT menurutnya memiliki tanggungjawab moral untuk bisa merubah nasib masyarakat di Daerah.

“IMKT mengadakan kegiatan kita benar benar bertujuan untuk saling memberi sesama Umat Muslim di Bulan Suci Ramadhan agar mendapatkan hak nya dan kami mengharapkan kepada organisasi lain dan juga Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang, bahwa masih banyak masyarakat di Kabupaten Tangerang di bawah garis kemiskinan yang perlu kita perhatikan sesama umat beragama,” tutur Firmansyah

Selain itu, Firmansyah juga berharap dengan dilaksanakannya kegiatan seperti ini, bisa memberikan dampak positif bagi kemajuan Pola Pikir para Mahasiswa dan Pemuda di daerah, untuk bisa memiliki semangat membangun Sumber daya Manusia dalam Persaingan Era Globalisasi.

“Pemberian Santuan Anak Yatim Piatu dan Kaum Dhuafa pada bulan Ramadhan ini, semoga IMKT akan tetap menggelar kegiatan sosial seperti ini, setiap tahun nya sebagai bentuk silaturahmi pada masyarakat dan terus membantu saudara saudara kita yang membutuhkan.” Pungkasnya (Awd)

0 22

DetikBanten.com – Seminggu terakhir Ramadhan menjadi momentum Kegiatan Sarasehan dan Silaturahmi OKP di Kecamatan Kresek. Kegiatan yang diinisiasi oleh DPK KNPI Kecamatan Kresek ini dimaksudkan untuk menambah wawasan terkait gerakan kepemudaan yang berhimpun dalam wadah Organisasi Kemasyarakatan dan Kepemudaan (OKP) Kresek. Kabupaten Tangerang. Senin (11/06/2018) kemarin.

Menurut Ketua DPK KNPI Kecamatan Kresek Vadly Ahmad, mengatakan kegiatan tersebut digelar demi memantik kembali semangat berjuang dan berkhidmat para aktivis muda di wilayahnya, sekaligus menjadi ajang silaturahmi antar OKP yang berhimpun di dalam KNPI sebagai rumah besar OKP.

“Kita para pemuda di setiap OKP, sudah berkomitmen untuk berjuang dan berkhidmat di masyarakat. Saya harap melalui kegiatan sederhana ini, para aktivis muda ini bisa lebih militan dan lebih paham perannya sebagai pemuda di masyarakat” Ungkap Fadly.

Dalam kegiatan tersebut, hadir pula Topari, S.sos yang menjadi pembicara pada acara sarasehan bersama OKP tersebut. Bacaleg DPD RI ini berharap, pemuda harus terus bergerak dan jangan pernah menyerah. Pemuda harus terus bergerak, karena pemuda memiliki peran besar dalam pembangunan daerah.

“Pemuda juga harus menyesuaikan zaman, pergerakannya harus lebih canggih, dengan memanfaatkan teknologi informatika yang berkembang saat ini.” Pangkas Topari, Bacaleg DPD RI. (Awd)

0 64

DetikBanten.com – Ruang Abjad turut partisipasi dalam kegiatan pesantren kilat dan pagelaran buku di Kecamatan mauk kabupaten Tangerang. Selasa (05/06/2018).

Bekerja sama dengan RISMA (Remaja Islam Masjid Nurul Huda), ruang abjad memberikan pemahaman tentang manfaat baca buku dan meriview buku yang kita baca. Arif Rohman Sebagai perwakilan ruang abjad, ia berharap Ruang Abjad menjadi wahana edukasi baru dekat dengan anak-anak dan masyarakat.

“Mengajak anak-anak untuk berani bercerita di depan forum sudah menjadi tugas Ruang Abjad dalam rangka membangun indeks manusia, pada gilirannya mental akan terbangun kemudian menjadi berani berbicara di depan umum,” ujar arif.

Lebih lanjut, pemuda asal kronjo tersebut menegaskan, “ini menjadi modal penting dalam menyongsong era pendidikan yang berbasis pada soft skill yang memang manjadi kebutuhan mendasar dalam meraih kesuksesan. Berbanding lurus dengan prinsip Ruang Abjad bahwa “setiap orang adalah guruku, setiap tempat adalah sekolahku,” Ungkapnya

Dikesempatan yang sama, Marjani selaku ketua RISMA menambahkan, kehadiran Ruang Abjad kami harapkan mampu merangsang masyarakat untuk lebih melek terhadap literasi.

“Dengan dihadirkannya Ruang Abjad semoga membawa dampak positif bagi adik-adik terutama masyarakat, guna menambah semangat dalam belajar agama melalui membaca buku” ujar pemuda kelahiran mauk tersebut.

Reporter : Awadudin Angkrih

0 124

KAB. TANGERANG – Dalam Safari Ramadhan yang digelar oleh Calon Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar selama bulan Ramadhan, Zaki terus mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang untuk berpartisipasi dalam memeriahkan ajang Pemilhan Kepala Daerah  (Pilkada) Kabupaten Tangerang 2018.

Turut sertanya masyarakat Kabupaten Tangerang dalam memeriahkan Pilkada Bupati Tangerang, berarti masyarakat Kabupaten Tangerang sudah menjalin sebuah komitmen bersama untuk membangun Kabupaten Tangerang untuk lima tahun kedepan,” tutur Zaki.

Dalam sambutannya Zaki mengharapkan ke seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Tangerang, untuk bersama-sama turut serta dalam memeriahkan pesta rakyat ini, dan tak lupa pula Zaki mengajak masyarakat untuk hadir pada Rabu (27/6/2018) mendatang ke Tempat Pemilihan Suara  (TPS).

“Karena pada hari itu kita di wajibkan untuk memilih pemimpin baru bagi masyarakat kabupaten Tangerang untuk lima tahun kedepan,” imbau Zaki, Kamis (31/5/2018) sore.

Untuk diketahui,  safari ramadhan yang digelar Calon Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar beserta tim kali ini bertempat di, Kampung Secang, Desa Sukatani, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang. (Ady/Red)

0 33

KAB. TENGERANG – Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Kerta Raharja (PDAM-TKR) Kabupaten Tangerang bersama dengan organisasi pecinta lingkungan hidup melakukan penanaman 1000 pohon di bantaran sungai Cisadane, beberapa hari lalu pada Rabu (09/05).

Seribu pohon bambu ditanam dibeberapa titik lokasi, salah satunya bantaran sungai yang terletak di Kampung Bojong Larang, Desa Pakulonan Barat, Kelapa Dua.

Direktur Utama PDAM TKR, Rusdy Machmud, mengatakan, kondisi sungai Cisadane terus mengalami degradasi kualitas karena pencemaran, erosi serta sendimentasi. Padahal, Cisadane satu-satunya sumber bahan baku air bagi PDAM TKR yang debitnya tinggi.

“Oleh karenanya, menyelamatkan Cisadane sama halnya dengan menjaga keberlangsungan pasokan air bersih bagi warga Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Tangsel,” kata Rusdy.

Menurunnya kualitas air Cisadane selain berdampak pada biaya produksi air bersih di PDAM TKR, juga berdampak pada sektor lainnya, diantaranya sektor pertanian dan peternakan di wilayah hilit Cisadane, masyarakat pengguna air disepanjang bantaran Cisadane, juga masyarakat yang menggantungkan hidupnya dari sungai yang hulunya di Kabupaten Bogor itu.

“Sehingga, kepedulian kami ini diharapkan juga diikuti oleh kelompok usaha maupun masyarakat lainnya, dengan harapan kondisi sungai Cisadane bisa kita pulihkan,” uapnya.

Disamping itu, kata Rusdy, perlu kesadaran juga dari pelaku usaha serta masyarakat di sepanjang aliran DAS Cisadane bahwa air sumber kehidupan. Dengan kesadaran demikian, maka tidak ada lagi perlakuan semena-mena yang menimbulkan dampak rusaknya daya dukung lingkungan DAS tersebut.

“Kami minta, pabrik yang ada disekitar bantaran sungai tidak membuang limbah diatas ambang batas, dan masyarakat juga tidak membuang sampah ke sungai,” kata Rusdy.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang pun menegaskan hal yang sama bahwa Cisadane menjadi salah satu denyut kehidupan masyarakat Tangerang. Oleh karenanya, ia merasa sangat perihatin dengan kondisi yang terjadi saat ini.

“Cisadane harus dijaga karena saat ini memiliki multi fungsi. Tentu bantarannya harus ditata agar fungsi serapan berjalan demhan baik dan  menghindari terjadinya erosi, selain itu kualitas airnya juga harus meningkat,” katanya.

Penataan DAS Cisadane membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, sehingga dibutuhkan sinergitas antara pemerintah, dunia usaha dan masyarakat, kata Maesal.

“Beberapa minggu yang lalu saya sudah undang beberapa perusahaan disekitar Cisadane untuk ikut serta peduli, dan mereka sudah sepakat mau ikut menata melalui program CSR secara bertahap,” tambahnya.

Ia juga berharap, komitmen PDAM TKR yang telah mengawali kepeduliannya terhadap kondisi Cisadane terus ditingkatkan. “Kami berterima kasih kepada PDAM TKR, dan berharap terus menambah jumlah pohon yang ditanam sehingga tingkat kerusakan DAS Cisadane terus berkurang,” tutup Maesal. (Adv/Red)

RANDOM POSTS

0 19
DetikBanten.com, Kab. Tangerang - Elektabilitas Prabowo Subianto – Sandiaga S Uno yang berpasangan untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 beranjak terkerek. Merujuk survei Alvara Research...