Rabu, Desember 12, 2018
Kota Cilegon

    0 1

    DetikBantencom, Kota Cilegon – Kenaikan Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) naik 9 persen, hal tersebut diusulkan oleh Pemerintah Kota Cilegon melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker)  Kota Cilegon setelah melalui  kesepakatan bersama melalui proses panjang yang melibatkan Pemkot Cilegon, Disnaker Kota Cilegon, Apindo, Federasi, Serikat Buruh,  Asosiasi Industri Plastik Indonesia (INAPLAS), dan berbagai pihak lainnya.

    Besaran kenaikan masing-masing UMSK tersebut meliputi beberapa kelompok yakni  kelompok I sebesar 20 persen, kelompok II sebesar 15 persen dan kelompok III sebesar 10 persen. Dimana saat ini, proses terkait dengan kenaikan UMSK tersebut sudah dalam tahap proses pengajuan ke Pihak Gubernur Banten.

    Kepala Disnaker Kota Cilegon, Buchori mengatakan, rekomendasi tersebut ditetapkan berdasarkan hasil rapat pleno antara buruh, Apindo dan Disnaker Kota Cilegon. Kenaikan UMSK 2019 untuk kelompok IA (Kimia) Rp 370.000, kelompok lB (Logam) sebesar Rp 355.000 dan kelompok ll sebesar Rp 275.000 dan kelompok Ill sebesar Rp 197.000.

    “Untuk besaran nilai UMSK 2019 nanti, berdasarkan Undang-undang nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan pasal 89 ayat (3) dan Permenaker nomor 15 tahun 2018 tentang Upah Minimum pasal 15 bahwa Upah Minimum Sektoral, Asosiasi Sektor Besi Baja (IHSIA), Asosiasi Sektor Kimia) INAPLAS, Unsur Serikat Pekerja/Buruh Sektor dan ANggota Dewan Pengupahan Kota Cllegon tanggal 10 desember 2018,” kata Buchori kepada awak media Senin (11/12/2018) malam.

    Buchori menjelaskan, bahwa hasil keputusan besaran hasil UMSK 2019  nantinya ditandatangani oleh Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Cilegon (Edi Ariadi) dan setelah itu diserahkan kepada Gubernur Banten (Wahidin Halim).

    “Setelah selesai rapat pleno penetapan besaran UMSK 2019, Iangsung diserahkan dan ditandatangani sama Pak Plt Walikota (Edi Ariadi). Setelah ditandatangani Pak Edi, hari ini juga usulan UMSK 2019 akan Iangsung kita serahkan ke Provinsi Banten untuk ditandatangani Pak Gubernur Banten (Wahidin Halim),” jelasnya.

    Dikatakan Buchori, berdasarkan Peraturan Menteri (Permen) Tenaga Kerja Nomor 15 Tahun 2018 Tentang UMSK, tidak Iagi menggunakan presentasi seperti tahun sebelumnya. Tapi, menggunakan sistem besaran nilai rupiah.

    “Sudah tidak pakai nilai presentasi lagi. Jadi, Iangsung menggunakan nilai rupiah. Sebab, kita sudah mengikuti arahan dari Peraturan Menteri (Permen) 15 Tahun 2018 Tentang UMSK,” ucapnya.

    Sementara itu,  Chief HRD & GA PT Indorama Petrochemical, sekaligus mewakili INAPLAS, Malim Hander Joni mengatakan tahun 2019 merupakan sejarah bagi industri dan pengusaha, karena adanya angka kesepakatan yang dicapai oleh asosiasi yang menurut peraturan pemerintah memang legal secara hukum.

    “Permintaan kenaikan terasebut merupakan sejarah di Kota Cilegon, karena kesepakatan tersebut baru dapat dilakukan tahun ini. Karena tahun sebelumnya pernah terjadi permintaan kenaikan namun tidak mendapatkan persetujuan dari semua pihak,” ujar Joni kepada awak media, Selasa (11/12/2018).

    Menurutnya, kesepakaat tersebut harus dijadikan sebuah kebanggan. Dengan adanya kenaikan tersebut maka akan dapat membantu baik untuk semua pihak diantaranya pihak perusahaan dan juga untuk pihak Federasi dan beberapa pihak lainnya.

    “Apabila tidak terjadi kesepakatan tersebut maka akan berpengaruh negatif terhadap kinerja pegawai yang ada di Iinduatri di Kota Cilegon,” katanya.

    Joni mengungkapkan, saat ini sudah ada angka kenaikan dan sudah ada pembuatan berita acara. Namun masih ada beberapa hal yang harus dibicarakan dengan pihak terkait.

    “Seharusnya kenaikan tersebut dapat dilakukan terhadap semua sektor bukan hanya industri namun juga dapat kenaikan UMSK juga dapat dapat dilakukan untuk Pekerja Rumah Tangga (PRT),” ujarnya.

    Lebih lanjut ia mengatakan, di dalam memberikan petunjuk tersebut tentu hasillnya merupakan kebanggaan buat perusahaan dan buat seluruh pekerja, asosiasi maupun federasi karena tahun ini adalah tahun pertama kita menemukan kesepakatan yang tahun-tahun sebelumnya tidak menemukan kesepakatan

    “Nah kalau sudah sepakat itu konsekuensinya apa, komitmen dong dan komitmennya dijalankan dan membantu semua pihak dan perusahaan maupun inaplus ataupun federasi membantu untuk menggalakan agar seluruh perusahaan melakukan dan mengambil tindakan dan melaksanakan keputusan kalau nanti dikeluarkan oleh gubernur,” pungkasnya.

    Untuk diketahui, kenaikan UMSK tersebut diperkirakan akan dapat diberlakukan mulai Januari 2019. Oleh karena itu dirinya berharap kepada semua pegawai di Kota Cilegon agar dapat bekerja secara baik maksimal.

    “Dengan adanya putusan tersebut saya berharap untuk para pegawai di Kota Cilegon agar dapat bekerja secara baik dan maksimal,” tandasnya.(lux)

      0 6

      DetikBantencom, Kota Cilegon – Kelurahan Bagendung, Kecamatan Cilegon, Kota Cilegon masih kesulitan dalam  meningkatkan perekonomian dan mengentaskan pengangguran. Salah satu kendala diantaranya terkiat merekrut Sumber Daya Manusia (SDM) untuk diberdayakan dalam kegiatan Usaha Kecil Menengah (UKM).

      Kepala Kelurahan Bagendung Safiudin saat di temui di kantornya menjelaskan, saat ini pihaknya tengah memberdayakan Usaha Kecil Menengah (UKM) yang ada di wilayah Kelurahan Bagendung, Kecamatan Cilegon, Kota Cilegon. Namun dirinya mengaku masih menemui kesulaitan dalam melakukan perekrutan Sumber Daya Alam (SDM) untuk diberdayakan Dalam pengeraaan kerajinan hasil UKM yang berada di Kelurahan Bagendung, Kecamatan Cilegon, Kota Cilegon.

      “Saat ini dikelurahan Bagendung sudah ada sekitar 80 UKM yang sudah diberdayakan, mulai dari Remaja hingga ibu-ibu. Hal  itu dilakukan dalam rangka meningkatkan perekonimian dan mengentaskan pengangguran yaag ada di Kelurahan Bagendung,” ujarnya, Selasa (11/12/2018).

      Safiudin menjelaskan, adapun kegiatan yang dilakukan dalam UKM tersebut adalah, salah satu kegiatan UKM yang sedang dicanangkan adalah pembuatan kerajinan tangan atau handycraft dari bambu dan manik-manik. Oleh karena itu, pihaknya saat ini tengah fokus kepada kerajinan handycraft atau kerajinan tangan yang dilakukan oleh ibu-ibu PKK. bukan hanya handycraft namun juga membuat hantaran dari manik-manik. Menurutnya, untuk menciptakan sebuah kreativitas dan inovasi dengan bermodalkan bambu yang ada di lingkungan kelurahan Bagendung.

      “Pembuatan handycraft dari bambu tersebut berupa bingkai foto dan miniatur-miniatur seperti motor dan juga masjid. Sedangkan produk dari manik-manik berupa hantaran, kotak tisu dan lainnya. Pihaknya juga terus memberikan motivasi, untuk menggali potensi dan membaca pangsa pasar,” jelasnya.

      Ia mengungkapkan untuk Membuat handycraft dari bahan bambu ini memang membutuhkan keuletan, kegigihan dan kesabaran. pihaknya akan terus mendorong sumber daya manusia (SDM) khususnya pemuda dan pemudi untuk permberdayaan ekonomi di lingkungannya. Pihaknyajuga memanfaatkan anggaran DPW-Kel untuk pemberdayaan ekonominya.

      “Saat ini kami mendorong SDM-SDM yang berkualitas, Kita juga ajak pemuda-pemuda yang masih profuktif agar dipikiran mereka tidak hanya harus mencari pekerjaan tapi manfaatkan peluang dan gali mindset kita sesuai dengan pangsa pasar. UKM ini untuk pemberdayaan ekonomi juga, kami arahkan ke masyarakat untuk mengurangi angka pengangguran yang ada di Kelurahan Bagendung, Kecamatan Cilegon, Kota Cilegon,” ungkapnya.(lux)

        0 21

        DetikBantencom, Kota Cilegon – Pusat Inkubator Wirausaha dan Klinik UMKM (PIWKU) Kota Cilegon menggelar kegiatan gebyar UMKM dan Sarasehan II PIWKU Kota Cilegon 2018. Rencannya kegiatan tersebut akan diselenggarakan selama dua hari 7 Desember hingga 8 Desember 2018 di Alun – Alun Kota Cilegon.

        Ketua PIWKU Kota Cilegon Laura Irawati, mengatakan, dilakukanya kegiatan tersebut dalam rangka menjalan silaturahmi bersama seluruh UMKM yang ada di Kota Cilegon, dan bersama mitra PIWKU se Kota Cilegon.

        “Saat ini sudah ada sekitar 2.312 UMKM yang sudah terdaftar di PIWKU Kota Cilegon yang insya allah akan mendapatkan kembali pendampingan dari 55 mitra yang sudah bekerja sama dengan PIWKU Kota Cilegon,” kepada awak media seusai meresmikan acara di Alun-Alun Kota Cilegon, Jumat (7/8/2018).

        Wanita berkerudung dan murah senyum ini,  menyampaikan pihak UMKM yang ada di PIWKU Kota Cilegon tahun ini mendapatkan bantuan dari Telkom sebesar Rp 1,8 Miliar  yang penyaluranya dilakukan secara langsung ke rekening UMKM masing-masing.

        “Kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan yang merupakan kegiatan Non APBD, dimana tahun ini diikuti sebanyak 55 mitra PIWKU yang terdiri dari industri, akademisi dan dari dinas-dinas yang ada di Kota Cilegon maupun di Provinsi Banten,” terangnya.

        Laura menambahkan, dalam penyaluran bantuan tersebut pihaknya hanya merekomendasikan dan melakukan pendampingan sampai dengan bantuan tersebut diterima oleh pihak UMKM.

        “Kita hanya membantu memfasilitasi, merekomendasikan langsung ke para UMKM lewat rekening, jadi kita tidak menerima uangnya,” ujar Laura.

        Ditempat yang sama Pelaksana tugas (Plt)  Walikota Cilegon Edi Ariadi mengatakan, kegiatan tersebut sangat bagus dilakukan untuk meningkatkan perekonomian di Kota Cilegon.

        Menurutnya, saat ini organisasi wanita di Kota Cilegon sudah mengalami peningkatan dalam mengentasan pengangangguran dan meningkatkan perekonomian di Kota Cilegon. Terlihat dari keberhasilan program UMKM yang dilakukan oleh PIWKU Kota Cilegon.

        “Alhamdulillah organisasi wanita semua jalan di Cilegon kaitan dengan UMKM dan bisa berkoordinasi dengan CSR juga kan, banyak seperti KPSE, Posko, PKBL, terus Telkom, Bank Banten, alhamdulilah banyak,” kata Edi.

        Dirinya menyampaikan, untuk mengentaskan pengangguran di Kota Cilegon, pihaknya akan terus berupaya untuk menurunkan angka pengangguran di Kota Cilegon minimal tahun 2019 yang akam datang pengangguran di Kota Cilegon mengalami penurunan hingga satu persen.

        “Keberadaan sektor UMKM sangat penting dalam perputaran roda perekonomian di Kota Cilegon, terus terang ini juga salah satu upaya untuk menekan pengganguran kita supaya makin berkurang. Dan ternyata angka pengangguran kita juga turun dari angka 11 persen menjadi sembilan persen, ini tidak lain kegiatan UMKM cukup juga membantu,” pungkasnya. (lux)

          0 25

          DetikBantencom, Kota Cilegon – Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto secara resmi melakukan peletakan batu pertama (Groundbreaking) pembangunan pabrik petrokimia PT Lotte Chemical Indonesia di Cilegon, Banten, Jumat (7/12/2018).

          Pabrik yang berdiri di atas lahan seluar 100 hektare (Ha) tersebut, menelan investasi sebesar USD 3,5 miliar atau sekitar Rp53 triliun, dan memiliki total kapasitas produksi naphta cracker sebanyak 2 juta ton per tahun, serta diproyeksi menyerap tenaga kerja langsung hingga 1.500 orang dan dengan tenaga kerja tidak langsung bisa mencapai 4.000 orang pada periode 2019-2023.

          Dalam sambutannya, Menperin memberikan apresiasi kepada PT Lotte Chemical yang terus berkomitmen merealisasikan investasinya di Indonesia.

          “Kemarin selepas Rapat Kabinet, saya sudah laporkan ke Bapak Presiden Joko Widodo terkait berbagai isu yang dikeluhkan oleh PT Lotte Chemical, dan alhamdulillah permasalahan itu bisa diselesaikan sebelum acara ini,” kata Airlangga.

          Ditambahkan Menperin, industri petrokimia sama pentingnya seperti industri baja, sebagai mother of industry. “Oleh karena itu, dengan adanya pabrik ini akan melengkapi strukutr pendalaman industri di Indonesia,” terangnya.

          Berdasarkan karakteristiknya, menurut Menperin, industri petrokimia dikategorikan sebagai jenis sektor manufaktur yang padat modal, padat teknologi dan lahap energi sehingga perlu mendapat perhatian khsusus dari pemerintah untuk langkah pengembangan yang berkelanjutan.

          “Di dalam peta jalan Making Indonesia, telah ditetapkan industri kimia menjadi salah satu sektor yang mendapatkan prioritas pengembangan agar menjadi pionir dalam penerapan revolusi industri,” jelasnya.

          Airlangga menyakini dengan beroperasinya pabrik petrokimia milik PT Lotte Chemical Indonesia dapat meningkatkan perekonomian Indonesia secara fundamental, dengan penghematan devisa dari substitusi impor, dan akan pula dapat memperbaiki neraca perdagangan.

          Oleh karena itu, lanjut Menperin, pihaknya bertekad mendorong percepatan pembangunan komplek petrokimia tersebut, sehingga mendukung pengurangan impor produk petrokimia minimal 50 persen.

          “Kami juga berharap agar proyek ini lebih mengutamakan penggunaan komponen lokal. Termasuk tenaga kerja yang akan dilibatkan dalam proyek ini, harus lebih diutamakan dari dalam negeri,” tegasnya.

          Dalam upaya memasok tenaga kerja yang kompeten, Kemenperin memfasilitasi pembanguan Politeknik Industri Kimia di Cilegon. “Melalui program pelatihan dan pendidikan vokasi tersebut, diharapkan dapat memenuhi kebutuhan operator atau tenaga kerja lainnya untuk pabrik ini,” imbuhnya.

          Chairman Lotte Group Shin Dong Bin mengungkapkan, pihaknya siap berkontribusi dan berusaha untuk mewujudkan ekonomi Indonesia yang lebih tangguh.

          “Keberhasilan pelaksanaan proyek line ini akan menjadi tonggak penting bagi rencana Lotte Group dan perusahaan untuk menjadi perusahaan petrokimia terkemuka di Asia Tenggara. Proyek Line ini akan menghasilkan peluang bisnis dan kesempatan kerja yang sangat besar, dan pertumbuhan bagi masyarakat Indonesia,” kata Shin.

          Sementara itu, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Indonesia, Thomas Lembong mengatakan, peletakan batu pertama ini merupakan peristiwa penting dan bersejarah dalam perkembangan industri dan investasi di Indonesia.

          “Korea Selatan selalu menempati peringkat ke-3 investor internasional di Indonesia sejak 20 tahun terakhir. Ini tentunya menunjukkan etika kerja dan keseriusan Korsel di Indonesia,” ungkapnya.

          Dalam kesempatan tersebut, Thomas Lembong memberikan selamat dan apresiasi yang sebesar-besarnya terkhusus untuk Cahirman Lotte Group Shin Dong Bin yang mempunyai visi sangat luar biasa.

          “Beliau (Shin Dong Bin) sangat luar biasa agresif dan progresif, ini yang saya apresiasi,” kata pria yang sering disapa Tom.

          Dikesempatan yang sama, Duta Besar Korsel untuk Indonesia Kim Chang Beom mengucapkan selamat atas peletakan batu pertama pembangunan pabrik petrokimia PT Lotte Chemical Indonesia.

          “Lotte Group telah berkontribusi pada kemajuan ekonomi Indonesia dan berperan penting dalam menjalin kerja sama ekonomi antara Korsel dan Indonesia,” imbuh Kim.

          Dijelaskan Kim, pemerintah dan pengusaha Korsel akan terus memperluas cakupan kerja sama ekonomi dengan Indonesia.

          “Korsel akan menjadi mitra terbaik Indonesia untuk bersama-sama menuju masa depan yang lebih cerah,” tutup Kim.(lux)

            0 9

            DetikBantencom,  Kota Cilegon – Dengan semakin dekatnya pemilihan umum serentak 2019 Komisi Pemilihan Umum (KPU)  Kota Cilegon menggelar rapat koordinasi tentang tahapan pemilu 2019 dengan sejumlah unsur yakni Panitia Pemiihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) serta unsur sekretariatan.

            Ketua KPU Kota Cilegon, Irfan Alfi mengungkapkan dengan penyelenggaraan pemilu yang semakin dekat pihaknya perlu melakukan konsolidasi dengan PPK, PPS, KPPS serta sekretariatan demi terwujudnya kesuksesan pemilu serentak tahun depan.

            “Ini bentuk konsolidasi bahwa penyelenggaraan pemilu sudah semakin dekat memang perlu melakukan konsolidasi antara KPU kota dengan kawan-kawan PPK, PPS, KPPS, berikut juga sekretariat. Pertama memang kita ingin agar konsolidasi ini ada satu kesepahaman terkait dengan semangat kita untuk  mensukseskan pemilu serentak 2019,” terang Irfan kepada awak media usai melakukan rakor disalah satu hotel di Kota Cilegon, Kamis (6/12/2018).

            Irfan mengatakan diundangnya semua unsur yang terlibat penyelenggaraan pemilu dikarenakan agar terjadi kemistri yang baik.

            “Kenapa kita mengundang semuanya termasuk sekretariat, agar terjadi satu harmoni antara kawan-kawan anggota PPK, PPS dan KPPS dengan kawan-kawan sekretariatnya semakin meningkat lah. Dan kemistrinya semakin meningkat dan yang selanjutnya kita menekankan juga terkait pentingnya persoalan integritas dan netralitas dalam penyelenggaraan pemilu serentak 2019 tanpa terkecuali. Kepada semua penyelenggara baik unsur anggota maupun dari unsur sekretariat kita tekankan sekali lagi bahwa ini harus betul-betul dipahami dan dianut satu semangat bahwa netral dan memang berintegritas ini salah satu prinsip kita sebagai penyelenggara,” papar Irfan.

            Irfan mengatakan terkait dengan persoalan-persoalan yang masih terjadi akan menjadi bahan evaluasi di pemilu mendatang khususnya untuk pemilu tahun depan.

            “Terkait juga memang tadi persoalan-persoalan daftar inventarisasi masalah.

            Yang memang kemarin terjadi dan ini menjadi bahan evaluasi kita, kemudian menjadi bahan early warning (sistem peringatan dini) kita agar tidak terjadi lagi di pemilu-pemilu mendatang terutama dalam penyelenggaraan pemilu 2019,” kata Irfan.

            Irfan menambahakan, bahwa yang menjadi  fokus inventarisasi masalah pihaknya akan memetakan disemua wilayah tanpa terkecuali.

            “Yang menjadi fokus inventarisasi masalah, kita petakan disemua wilayah karena potensinya seragam dan secara general, sering terjadi misalnya terkait  persoalan SDM KPPS, kemudian juga problem-problem yang terjadi pada saat temu surat, ini kan penting agar tidak terjadi dan kita antisipasi potensi-potensi pelanggaran yang nanti akan terjadi itu sedini mungkin mereka paham tentang early warning tidak terjadi lagi,” tambah Irfan.

            Terkait dengan pendistribusian suarat suara kedaerah gunung, Irfan mengatakan akan menjadi atensi khusus KPU Kota Cilegon.

            “Untuk mengantisipasi pendistribusian surat suara ke daerah yang geografis sulit, itu akan menjadi salah satu atensi khusus. Prinsipnya memang ya meski misalkan ada kesulitan geografis kita tidak akan menjadikan kendala. Yang penting antisipasi dulu sejak awal. Meski daerah Cilegon kecil tapi ada beberapa titik-titik yang secara geografis sangat sulit untuk dijangkau tapi dibandingkan  seluruh wilayah di Indonesia dengan Banten,  kita masih relatif bisa terjangkau lah tidak terlalu merepotkan tapi itu menjadi atensi khusus kita,” kata Irfan.

            Sementara itu, anggota PPK Pulomerak Suardi mengatakan mengapresiasi kegiatan tersebut karena menambah pengetahuan para anggota PPK, PPS tentang penyelengaraan pemilu.

            “Dengan adanya kegiatan ini sangat membantu kita sebagai panitia penyelenggara pemilu, kita jadi tahu,  apa saja hal-hal yang tidak boleh dilakukan,” katanya.

            Ia juga menyampaikan terkait TPS yang ada diwilayahnya yang mempunyai medan sulit di Lebak Gede dan Bantulawang.

            “Kita akan kesulitan dalam pendistribusian dikarenakan medannya yang cukup ekstrim karena ada diatas gunung, jalannya juga tidak terlalu besar dan bagi pengendaranya juga harus yang sudah terbiasa dijalan itu. Kita harap kepada KPU Kota Cilegon dapat mengatasinya,” pungkasnya.(lux)

              0 10

              DetikBantencom, Kota Cilegon – Direktorat Reserse Kriminal Khusus ( Ditres Krimsus) Polda Banten, menetapkan empat tersangka dalam kasus pemburuan satwa dilindungi di Blok Legon Haji Pulau Panaitan Kecamatan Sumur Kabupaten Pandeglang.

              Berdasarkan hasil Penyelidikan Terhadap 8 terduga pelaku pemburuan rusa pada Sabtu (1/12) bahwa telah di lakukan gelar perkara dengan hasil empat ditetapkan tersangka berinisial YN, HR, ALN dan dan ISK, berdasarkan alat bukti yg cukup, telah di tingkatkan ke penyidikan dan penahanan terhadap empat orang pelaku penembakan satwa, dan empat pelaku lain ditetapkan sebagai saksi.

              “Sedangkan satu pelaku oknum Polisi berinisial BM, yang diduga terlibat dalam perburuan hewan tersebut,  Penanganannya tetap dilakukan secara Internal dan akan di limpahkan ke Div Propam Mabes Polri untuk dilakukan proses pemeriksaan,” kata Kabid Humas Polda Banten, AKBP Edy Sumardi Priadinata, Selasa (4/12/2018).

              Perburuan secara illegal satwa liar jenis Rusa Timor berjumlah 3 (tiga) ekor yang dilindungi di dalam Kawasan Taman Nasional Ujung Kulon tepatnya di Blok Legon Haji Pulau Panaitan Kecamatan Sumur Kabupaten Pandeglang yang dilakukan oleh Saudara BM dengan menggunakan senjata api laras panjang caliber 5,56 mm dan  caliber 7,62 mm.

              Adapun peran masing-masing tersangka sebagai berikut, BM mempunyai peran sebagai Penembak dua ekor Rusa berkelamin Betina dengan berat masing-masing Rusa sekitar 80 KG, YN mempunyai peran sebagai penembak satu ekor Rusa berkelamin Betina dengan berat sekitar 80 KG, HI mempunyai peran memotong dua ekor Rusa hasil buruan dari saudara BM serta mengangkut hasil buruan dari lokasi Perburuan ke Perahu Karet bermesin menuju Kapal.

              Sedangkan ALN mempunyai peran  membantu mengangkut hasil buruan dari lokasi perburuan ke Perahu Karet bermesin menuju Kapal dan memotong Usus Rusa atas perintah dari HI, terakhir inisial ISK mempunyai peran memotong dan menguliti tiga Rusa hasil buruan dan membantu mengangkut dua ekor hasil buruan ke Perahu Karet bermesin menuju Kapal.

              “Selanjutnya kami akan terus Melakukan pemeriksaan saksi-saksi guna melengkapi administrasi penyidikan,” katanya.

              Sementara itu,  Kapolda Banten Brigjen Tomsi Tohir membenarkan pihaknya sudah menaikan kasus perburuan liar itu ke tahap penyidikan. Setelah dilakukan pemeriksaan, kata dia, empat pelaku berinisial HH, MI, YM, dan ABK diduga melanggar peraturan bahwa tidak diperbolehkan melakukan perburuan di Taman Nasional Ujung Kulon.

              “Berkaitan dengan masalah perburuan rusa kemarin, itu sudah diproses tahap penyidikannya. Kemudian para pelakunya sudah dilakukan upaya tindakan tegas dengan penahanan di Polda,” jelanya usai menghadiri HUT Polairud ke – 68 di Markas Polairud Banten, Selasa (4/12/2018).

              Diketahui, Hewan rusa termasuk dalam hewan yang dilindungi sesuai PP Nomor 7/1999, dengan ancaman pidana maksimal lima tahun penjara dan denda Rp 100 juta. Lalu berdasarkan UU Nomor 5/1990, Tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, mewajibkan semua orang melindungi tumbuhan dan satwa yang dilindungi.

              Adapun kronologis penangkapan oleh polisi Hutan TNUK dalam operasi Gabungan dari Polhut TNUK, Polair, Polsek Sumur dan Lanal Banten yaitu :

              Pada hari Sabtu, tanggal 01 Desember 2018 sekitar jam 16.00 wib. Awalnya Sdr. UNTUNG SUNARKO (penata atau fanalis data TNUK) mendapatlan informasi dari informan bahwa di kawasan TNUK Pulau Panaitan banyak pengambilan udang, salam, gurita, kapal bom, dan pemburuan liar, setelah mengetahui hal tersebut Sdr. Untung melaporkan kpd pimpinan kepala balai an. Dr. U. MAMAT RAHMAT, S.Hut., MP dan akan melakukan patroli gabungan.

              Pada hari sabtu tgl 1 desember 2018 dilakukan patroli gabungan bersama dengan BRIPKA DANI, PELTU AGUS BUDI SANTOSO, BRIPKA AHMAD JOHARI, RUDI SUHENDAR(tnuk), ATA dan SATRA (ABK) dibawah pimpinan sdr. UNTUNG yang akan melaksanakan patroli laut gabungan dan berangkat dari Taman Jaya dengan route taman jaya, pulau peucang, pulau legon butun panaitan, legon kadam dan pda saat sesampainya anggota patroli gabungan dari Pulau butun panaitan menuju legon kadam sekitar jam 16.00 wib melihat 1(satu) unit kapal BM jenis kapal kayu yang sedang bersandar atau menepi di Pulau panaitan blok Legon haji pada titi koordinat 06 derajat 31 50-48 105 14 48.49 yang berjarak 10 meter dari bibir/pasir pantai pulau panaitan, kemudiam Tim patroli laut gabungan menghampiri kapal tersebut kemudian memeriksa dan di temukan 4 box yang telah disediakan.

              Barang Bukti :

              – 1 ( Satu) box berisi 3 kepala menjangan / Rusa dan Kaki

              – 3 ( Tiga) box berisi Daging Rusa

              – 1 ( Satu)  Pucuk Senjata Api Laras Panjang jenis Rugermini

              – 1 ( Satu)  Pucuk Senjata Api Jenis Pistol

              – 1 ( Satu) kotak Amunisi kaliber 5,56 MM

              – 2 ( Dua) kotak Amunisi kaliber 7,6 MM

              – 3 ( Tiga ) buah Magazen

              – 2 ( Dua ) buah Pesawat HT

              – Tas perlengkapan berburu

              Setelah itu anggota tim Patroli laut gabungan mengamankan dan mengarahkan 8 orang yang diduga pelaku menuju kantor seksi TNUK Taman Jaya sekiar 18.00 wib dan setelah itu melakukan pemeriksaan.

              Para pelaku diancam pasal 40 (2) UU No 5 th 1990 ttg Konservasi Sumber Daya Alam “Barang siapa dengan sengaja melakukan pelanggaran terhadap ketentuan sebagaimana dimaksud dalam pasal 21(1) dan (2)  serta pasal 33 (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp 100.000.000.

              *Pasal 21(2)*” Setiap orang dilarang untuk:

              a. Menangkap, melukai, membunuh, menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, dan memperniagakan satwa yg dilindungi dalam keadaan hidup;

              b. Menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, dan memperniagakan satwa yg dilindungi dalam keadaan mati.(lux)

                0 32

                DetikBantencom, Kota Cilegon – Ada yang berbeda dalam acara wisuda Al-Khariyah Citangkil dengan hadirnya Anggota DPR RI sekaligus Ketua DPP PAN Yandri Susanto. Acara wisuda Al-Khairiyah Citangkil yang terdiri dari tiga jurusan yakni Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE), Sekolah Tinggi Ilmu Komputer (STIKOM),  Sekolah Tinggi Ilmu Trabiyah (STIT).

                Menurut Yandri, yang juga Ketua Fraksi PAN di DPR RI mengatakan Al-Khairiyah mempunyai sejarah panjang untuk bangsa Indonesia karena sebelum kemerdekaan sudah berdiri.

                “Al Khairiyah ini kan punya nama besar apalagi Brigjen  KH Syamun baru ditetapkan sebagai pahlawan nasional. Bagian kegembiraan saya sebagai orang Banten dan ketika diundang oleh pengurus besar Al Khairiyah, semua agenda acara saya tinggalkan karena harus datang kesini. Banyak agenda penting di dpr yang saya tinggalkan,” kata Yandri, Selasa (4/12/2018).

                Yandri mengungkapan karena diyakin kedepannya Al Khairiyah akan semakin maju dan berkembang.

                “Kenapa saya datang kesini, karena saya yakin Al Khariyah ini akan semakin hari semakin baik dan maju khususnya dibidang pendidikan. Yang kedua saya ingin memotivasi kepada  generasi penerus yang baru saja di wisuda bahwa tantangan semakin hebat, semakin banyak dan semakin rumit. Saya sudah bilang tadi harus kuat mental jangan kecewakan orang tua dan jangan hanya berpegang dengan selembar ijazah tapi coba ciptakan lapangan kerja dan mencari peluang-peluang yang bisa membuat kita maju,” paparnya.

                Ia juga berpesan kepada para wisudawan jangan mengecewakan orang tua dan jangan pernah sombong.

                “Jangan kecewakan orang tua,  jangan sombong kemudian manfaatkan ilmu yang sudah ada, dan bermasyarakat yang baik. Dan jangan berharap menjadi PNS kalau berharap menjadi PNS maka anda-anda akan menjadi pengangguran. Tapi kalau kita punya kemampuan untuk menciptakan lapangan pekerjaan kemudian mencari peluang yang lebih besar insa allah bisa cepat mengimplementasikan. Terus kalau nunggu kapan jadi pegawai negri nemui orang tuanya mak jual sawah untuk nyua jangan dong,” tandasnya.

                “Saya juga anak peteni saya dulu ngga pernah melamar kerja saya ciptakan lapangan kerja, ” imbuhnya.

                Sementara itu,  Ketua Umum Pengurus Besar Al Khariyah Ali Mujahidin menyampaikan ini merupakan wisuda angkatan kedua STIE dan STIKOM Al Khairiyah.

                “Al Khariyah terus mengembangkan pendidikan perguruan tinggi termasuk bagaimana mendorong untuk jadi universitas, adalah dalam rangka mempersiapkan generasi-genersi yang memang memiliki daya saing di industri dan kedepan mudah-mudahan universitas bisa terwujud kita juga menyiapkan sekolah study teknik supaya bisa relevan dengan industri cukup kuat,” terang haji Mumu sapaan akrabnya.

                Dikatakan haji Mumu tiga lulusan ini merupakan terbaik dan  juga akan dorong kepada industri untuk memberikan peluang dan kesempatan.

                “Kita juga dorong pada industri untuk memberikan peluang dan kesempatan barang kali sesuai dengan kompetensinya,” ujarnya.

                Lebih lanjut Mumu mengatakan, bahwa mahasiswa yang diwisuda sekitar 300 mahaiswa. “Yang diwisuda sekiatar 300 lebih dari tiga jurusan,” ucapnya.

                Ia juga berpesan kepada mahasiswa yang baru diwisuda  untuk siap dalam menghadapi kehidupan nyata.

                “Pertama mereka ketika lulus menghadapi awal kehidupan nyata jadi mereka terjun kemasyarakat bahwa banyak tantangan kedepan yang harus dihadapi oleh mereka. Kuncinya bagi mereka dalam selalu ikhtiar, bagaimana mereka memiliki kemampuan. Jeli dalam menghadapai peluang, kuat dalam mengahapi tantangan dan sungguh-sungguh dalam menghadapi arus gelombang jaman karena sekarang ini era induatrisasi, digitalisaai dan yang lainnya,” terang Mumu.

                Diketahui dalam kesempatan tersebut Yandri Susanto turut memberikan sumbangan untuk pembangunana sekolah madrasah Al Khariyah di Padarincang, Kabupaten Serang sebesar Rp 175 juta.(lux)

                  0 12

                  DetikBantencom, Kota Cilegon – Kapolda Banten Brigjend Pol Tomsi Tohir dan Forkopimda Provinsi Banten, hadiri kegiatan syukuran hari ulang tahun ke 68 Kepolisian Perairan dan Udara Indonesia di halaman Mako Polairud Polda Banten di Jalan Komodor Yos Sudarso, Pulomerak,  Selasa (4/12/2018).

                  Dalam syukuran HUT Ditpolair Polda Banten bertemakan “Semangat Promoter Siap Mengamankan Pemilu 2019 dalam Rangka Mendukung Pembangunan Nasional”. Dalam kegiatan tersebut,  Kapolda Banten juga meresmikan Dermaga dan Lapangan Heliped yang bernama Sultan Agung Tirtayasa.

                  Dalam sambutannya Dirpolairud Polda Banten Kombes Pol Nunung Syaifudin menyampaikan ucapan terimakasihnya dan penghargaan yang setingginya kepada Kadiv Propam Polri, Kapolda Banten dan tamu undangan yang telah hadir dalam pelaksanaan HUT Kepolairud ke 68.

                  “Dalam kegiatan ini selain syukuran, kita juga memberikan penghargaan kepada dua orang anggota yang memiliki loyalitas tinggi dalam melayani masyarakat, walaupun usianya tidak muda lagi. Mereka yaitu, Iptu Asep Saefullah dan Bripka Utis Sutisna. Dan selanjutnya kita akan berikan santunan kepasa anak yatim,” terangKombes Pol Nunung.

                  Sementara itu,  Kapolda Banten Brigjen Pol Tomsi Tohir berpesan kepada seluruh anggota Polairud Polda Banten untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

                  “Tidak ada pelayan yang menyakiti majikannya. Tidak ada pelayan yang melawan majikannya. Jadi, saya berpesan agar layani masyarakat dengan sopan dan halus. Saya tidak mau mendengar aduan bahwa masyarakatnya emosi, marah-marah atau lainnya,” tutur Kapolda dengan mimik wajah kehumanisannya.

                  Lebih lanjut ia mengatakan, anggota harus mempunyai kesabaran yang lebih dalam melayani masyarakat.

                  “Kita harus mempunyai kesabaran yang lebih. Kita bisa lihat masyarakat yang kita layani adalah masyarakat perairan, seorang nelayan yang mempunyai dedikasi tinggi menjaga perairan kita. Jangan sampai masyarakat seperti ini sakit hati sama kita atas dasar pelayanan yang kurang bagus kita berikan,” ujar orang nomor satu di Polda Banten itu.(lux)

                    0 14

                    DetikBantencom, Kota Cilegon – Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Cilegon Edi Ariadi  mengukuhkan 90 pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Cilegon priode 2018-2023. Pelantikan dan pengukuhan pengurus baru dilakkan di Aula Setda II Kota Cilegon, Senin (03/12/2018).

                    Dalam acara pengukuhan dan Rakerda ini, turut hadir Ketua DPRD Kota Cilegon Fakih Usman Umar, Ketua LPTQ Provinsi Banten Syibli Syarjaya, Sekretaris Daerah (SEKDA) Kota Cilegon Sari Suryati, Asisten Daerah (ASDA) I dan II Kota Cilegon, para pejabat eselon II, III dan IV dilingkungan Pemerintah Kota Cilegon, Kepala Kemenag Kota Cilegon, dan Ketua MUI Kota Cilegon.

                    Plt Walikota Cilegon Edi Ariadi dalam sambutanya mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus LPTQ yang baru saya dilantik. “Saya ucapkan selamat atas terpilihnya ketua LPTQ Kota Cilegon dan kepada seluruh pengurus yang baru saja dilantik, semoga dikepengurusan yang baru ini dapat menjalankan tugas dengan baik sehingga terbentuk kader-kader generasi qurani yang berakhlak mulia dan melahirkan qari qariah terbaik,” kata Edi.

                    Lebih lanjut, Edi Ariadi juga mengungkapkan LPTQ Kota Cilegon bukan sekedar tilawatil quran tetapi sebagai wadah pembinaan dan dakwah. “Keberadaan LPTQ Kota Cilegon bukan hanya sekedar wadah pengembangan tilawati quran tapi juga memiliki peran penting sebagai pembinaan dan pengembangan dakwah untuk meningkatkan masyarakat Kota Cilegon dalam mempelajari, membaca, dan mengamalkan isi kandungan Al-quran,” ungkapnya.

                    Edi Ariadi juga menambahkan pengurus LPTQ Kota Cilegon saat ini sedang melakukan pembinaan bagi qori’ qoriah, hafidz hafidoh, musafir musafiroh, yang berbasis pondok pesantren dan madrasah se Kota Cilegon guna meningkatkan kualitas pembinaan tilawatil quran. “Pengurus LPTQ Kota Cilegon tengah melakukan pembinaan bagi qori qoriah hafidz hafidoh musafir musafiroh saat ini guna memecahkan segala permasalahan dan hambatan agar senantiasa terus meningkatkan kualitas pembinaan tilwatil quran secara efektif dan sistematis agar tidak menunggu kegiatan event per-MTQan mendatang,” tambah Edi.

                    Selain itu, Edi juga berharap melalui rakerda ini kedepan kegiatan LPTQ Kota Cilegon dapat melakukan penataan organisasi dan merumuskan langkah-langkah program kerja yang dapat dilaksanakan. “ Saya harap melalui kegiatan Rakerda ini LPTQ Kota Cilegon dapat merumuskan lngkah-langkah program kerja dan melakukan penataan organisasi untuk memperkuat dinamika organisasi LPTQ dimasa mendatang,” harapnya.

                    Diakhir sambutannya, Edi juga mengimbau supaya LPTQ Kota Cilegon selalu bersinergi dan menjalin kerjasama serta kemitraan dengan pondok pesantren, lembaga-lembaga yayasan masyarakat yang bergerak dalam bidang pendidikan Al-quran. “ Saya ingin agar LPTQ terus selalu memberikan motivasi, stimulasi dan pembinaan terhadap lembaga- lembaga dan yayasan terkait dalam bidang pendidikan Al-quran sehingga kedepan LPTQ dapat menampilkan putra atau putri daerah yang maksimal serta dapat memberikan semangat yang kuat untuk menjaga profesionalitas dalam pelaksanaan MTQ dan prestasi khafilah Kota Cilegon,” imbaunya.

                    Sementara itu, Ketua LPTQ Provinsi Banten Syibli Syarjaya dalam sambutannya mengungkapkan bahwa LPTQ Kota Cilegon perlu memiliki visi kedepan sebagai lembaga pengembangan tilawatil quran supaya masyarakat terhindar dari buta aksara Al-quran. “Saya harap dengan adanya visi dimasa mendatang LPTQ terus mengevaluasi kinerja pengurus untuk terus belajar dan mengembangkan tilawatil quran agar menjadi dimensi sosial dengan terwujudnya masyarakat Kota Cilegon yang terhindar dari buta aksara Al-quran,” ujarnya.(lux)

                      0 79

                      DetikBantencom,  Kota Cilegon – Ribuan massa dua kubu dari sejumlah lembaga swadaya masyarakat (LSM) di Cilegon nyaris bentrok, beruntung pihak kepolisian dari Polres Cilegon dan Polda Banten dapat meredam kejadian yang berlangsung di pintu gerbang PT Moly Cop,  Senin (3/12/2018). Pertikaian tersebut dipicu lantaran diduga  pembagian jatah scrap yang tidak merata di PT Moly Cop yang dipermasalahkan salah satu LSM tersebut.

                      Dua LSM yang nyaris bentrok itu yakni LSM Banten Monitoring Perdagangan dan Perindustrian (BMPP) Banten dengan Laskar Pendekar Banten Sejati (Lapbas). Lapbas mendemo PT Moly Cop lantaran kecewa terhadap pihak perusahaan yang tidak mengakomodir masyarakat setempat terhadap pembagian jatah scrap atau limbah besi dari hasil produksi.

                      Menyikapi hal tersebut Ketua Umum LSM BMPP Banten Deni Juweni mengatakan, sebenarnya BMPP hanya mengambil haknya yang sudah resmi. “Istilahnya ijin-ijin kita yang ada di Kota Cilegon dengan perusahaan-perusahaan  juga sudah bersinergi. Kenapa pihak Lapbas ingin merebutnya tentu saja kita tidak terima dengan segala tindakan ini,” katanya kepada awak media disela aksi, Senin (3/12/2018).

                      Ia mengatakan, Bmpp tidak akan mundur adanya unjuk rasa dari pihak Lapbas. “Intinya Bmpp tidak akan mundur, apabila dia beli kita layani, sampai kapanpun tidak akan kita lepas karena ini menyangkut hajat orang banyak bukan untuk pribadi LSM BMPP sendiri saja,” ujarnya.

                      Ia mengaku sudah bekerjasama dengan pihak perusahaan dan sudah mengakomodir masyarakat sekitar.

                      “Yang sudah berjalan ini masa mau diacak-acak, direbut haknya sehingga BMPP tidak akan terima sampai kapanpun. Pokoknya permasalahan ini intinya BMPP tidak akan menerima, udah dimakan direbut oleh orang. Salah satunya didalam pabrik tersebut ada hak Bmpp yang mau diambil, rutinitas dengan pengusaha lokal juga ternyata mereka menghalang-halangi kita tidak akan pernah mengasihkan. Ini atas dukungan pengusaha lokal dan masyarakat setempat. Bmpp bukan lembaga kecamatan, kelurahan atau desa karena Bmpp profesional untuk mengedepankan masyarakat yang berada disekeliling pabrik ini,” terangnya.

                      Lebih lanjut ia mengatakan, karena mereka tidak punya kontrak secara resmi. “Kalau kita kontraknya resmi antara perusahaan, pengusaha lokal dengan masyarakat dan masyarakat sangat mendukung sekali. Mudah-mudahan mereka bisa mengalah dan tidak mengambil yang bukan haknya. Dan massa Bmpp yang ikut hadir hari ini sekitar seribu orang,” pungkasnya.

                      Menanggapi pernyataan tersebut, Humas Lapbas DPC Cilegon, Fery Jaya mengatakan kita bukan mencari musuh tapi menyampaikan aspirasi kepada PT Moly Cop.

                      “Permintaan dari pihak Lapbas yang pertama meminta pasukan BMPP tarik mundur. Yang kedua kalau itu dikelola Bmpp, kita meminta gantian dengan Lapbas karena semuanya juga pengen makan,” kata Fery.

                      Lebih lanjut ia menerangkan, apabalia tadi terjadi bentrok itu jelas-jelas Moly Cop mengadu domba. “Sebenernya mereka bukan tidak tahu akan tetapi mereka pura-pura tidak tahu. Kita juga tahunya dari salah satu pengusaha yang sudah bekerjasama dengan Moly Cop. Dan yang anehnya lagi kenapa dua elemen masyarakat diperbolehkan hadir disatu tempat dalam menyampaikan aspirasinya,  kan jadi aneh dan kalau tadi terjadi bentrok, udah selesai itu. Karena kita tidak akanpernah mundur,” tegasnya.

                      Fery juga berharap kepada perusahaan supaya bisa mengakomodir tuntutan kami dari pihak Lapbas.

                      “Kita harapkan PT Moly Cop bisa mengakomodir tuntutan kami dan apabila tidak sesuai dengan komitmen tadi kita akan kembali demo. Dari hasil mediasi tadi ada sejumlah perjanjian. Tuntutan kita yaitu kita dikasih jatah secrap, Bmpp tarik mundur. Kita juga mengadakan aksi  karena selama ini Bmpp menjadi penguasa, kalau kita tidak lawan dia merasa yang paling gede di Kota Cilegon ini. Karena tidak hanya dia yang ingin makan. Karena semuanya juga pengen makan. Ibaratkan ada kue,  bagi-bagi lah. Karena kita juga dulu pernah membesarkan Bmpp. Dan kita juga akan mengadakan aksi Minggu depan  ke Candra Asri,” paparnya.

                      Terpisah,  Kabag Ops Polres Cilegon, Kompol Sujatna, mengatakan adanya aksi tersebut Polres Cilegon menurunkan ratusan personil dan dibantu dari Polda Banten.

                      “Kita turunkan personil dari polres 192 dari polda satu SSK Brimob,  SSK Sabara Brimob. Kami mengamankan jangan sampai situasi yang terjadi tidak kondusif karena ini ada dua kelompok masyarakat.  Alhamdulilah dengan kesadaran mereka tidak terjadi. Mereka sadar menjaga keamanan dan ketertiban,” ungkapnya.

                      Saat dikonfirmasi sejumlah awak media Manager HRD PT Moly Cop, Anas beralasan  sebelumnya sudah menyampaikan audiensi. “Ia  mau membereskan satu-satu. Sebenarnya Lapbas hanya ingin audiensi saja,” ucapnya.

                      Ia juga mengakui tidak mengetahui adanya dua kubu masyarakat yang akan unjuk rasa. “Kita juga tidak mengetahui akan adanya aksi tandingan dari LSM BMPP. Sebenarnya kita punya satu vedor yang mengurus limbah kita. Kita juga tidak tahu diluar koordinasinya seperti apa tiba-tiba ada info akan adanya aksi.  Dan hasil mediasi tadi, gimana caranya selesaikan dulu biar damai dan berharap kondusif, karena khawatirnya kita ngomong yang ini yang itu nanti ada yang kurang nyaman. Pada intinya kita berharap semuanya kondusif kedepannya,” tutupnya sambil meninggalkan awak media.(lux)

                      RANDOM POSTS

                      0 4
                      Detakbanten.com, SERANG - Badan Kehormatan DPD RI Bekerjasama dengan Universitas Tirtayasa (Untirta) menggelar Forum Group Discussion (FGD) dengan tema penegakan martabat, Kehormatan dan Citra...
                      error: Content is protected !!