Rabu, Februari 20, 2019
Kota Serang

0 6

DetikBantencom, Kota Serang – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Serang saat ini belum mempunyai Unit Tranfusi Darah (UTD) di wilayah kota Serang. Pasalnya, selama ini pendonor masyarakat kota Serang yang ingin mendonor darah kesulitan, sehingga harus ke UTD kabupaten.

Anggota Pengurus Pelayanan Kesehatan PMI Kota Serang Kania Dewi mengatakan, sesuai UUD bahwa setiap Kabupaten Kota diharuskan mempunyai UTD. Dimana Banten merupakan jantungnya Kota Serang belum mempunyai UTD, sehingga berdampak kekurangan kantong darah.

“Selama ini, hampir setiap hari, bahkan setiap detik masyarakat membutuhkan darah bagi yang membutuhkan, kalo tidak ada UTD kita kesulitan untuk menampung kantong darah,” kata Kaniya, saat ditemui, Rabu(20/2/2019).

Ia menjelaskan, kebutuhan darah untuk kota serang perbulan 2 persen dari jumlah penduduk.  dari 300 ribu masyarakat kota Serang, hanya menampung sekitar 6 ribu kantong darah perbulan.

PMI Kota Serang berharap kepada pemkot Serang, mudah-mudahan di tahun 2019 ini ada dana yang tidak terserap sehingga bisa terbangun UTD PMI Kota Serang.

“Kami berharap kepada Pemkot Serang, PMI Kota Serang mempunyai UTD pada tahun 2019. kalo pun tidak di tahun ini, mudah-mudahanpaling lama di 2020. Itu pun sudah kami sampaikan ke Pak Walikota dan wakil walikota Serang,” jelasnya.(Aden)

0 8

DetikBantencom, Kota Serang – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Real Estat Indonesia (REI) Banten mendukung pemerintah kota Serang untuk para pengembang perumahan menyerahkan Prasarana, Sarana Utilitas (PSU) Ke Pemerintah Kota Serang.

“Ini sudah kewajiban para pengembang, jadi pengembang yang sudah menyerahterimakan PSU, saya pikir lebih baik secepatnya diserahkan,” kata Ketua DPD REI Banten Roni Hardiriyanto Adali saat ditemui di Kantornya, Selasa (18/2/2019).

Ia mengatakan, masih banyaknya pengembang perumahan di Kota Serang yang belum menyerahkan PSU, sebab menurutnya, Dinas perkim Dulu sebelumnya belum sering mensosialisakan, sehingga para pengembang belum tahu PSU diserahterimakan kemana.

“Tapi saat ini, dari Dinas Perkim Kota Serang sangat mensuport sekali, sering mensosialisasikan PSU. Sehingga pengembang pun tentunya harus merespon dengan baik, karena mau ga mau ini sudah kewajiban,” jelasnya.

Menurutnya, menyerahkan PSU tidak harus selesai projek, tetapi secara parsial pun tidak masalah. “Karena kalo sudah di serahkan terimakan aman juga buat pengembang. Kalo ada tuntutan dari warga komplek tentu bukan tanggung jawab pengembang lagi, tapi tanggung jawab pemerintah,” jelasnya.

“Ini sangat penting sekali, karena pengembang tidak selamanya harus ngurusin PSU,” tambahnya.

Ia menjelaskan, pihaknya akan merangkul dinas terkait untuk mensosialisasikan tentang penyerahan PSU.

“Kita akan mensosialisasikan dengan merangkul dinas terkait seperti, Dinas Perkim, Bapeda maupun Dinas PUPR. Kita secepatnya kordinasi bersama teman-teman untuk mensosiliasaikan serah terima PSU,” pungkasnya.

Diketahui, Jumlah Keseluruhan Pengembang Perumahan di Kota Serang mencapai 142 pengembang,  yang sudah menyerahkan PSU hanya 31 pengembang. (Aden)

0 29

DetikBantencom, Kota Serang – Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke 9 tingkat Kota Serang resmi di gelar di kecamatan Walantaka, di lapangan komplek Pipitan, Kecamatan Walantaka Kota Serang, Senin (18/2/2019).

Dengan memukul bedug, Walikota Serang H. Syafrudin didampingi Wakil Walikota Serang H. Subadri Usuludin secara resmi membuka MTQ ke 9 tingkat Kota Serang.

Walikota Serang Syafrudin menyampaikan, Perhelatan MTQ ini di laksanakan setiap tahun, yang diadakan Di setiap kecamatan di kota Serang, Tahun ini Kota Serang berharap dapat peringkat teratas.

“Tahun kemarin kita itu ada di peringkat ke 7 dari 8 Kabupaten/Kota se Banten. Artinya kita berada di posisi kedua terbawah,” katanya.

Dikatakan Syafrudin, untuk itu Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Serang harus serius dan tidak main-main dalam mebina kader-kader unggul di kota Serang supaya bisa menghasilkan qori dan qoriah yang berkualitas.

“Jangan hanya berebut ketua LPTQ saja, buktikan kualitas LPTQ juga, tunjukan bahwa MTQ Kota Serang ini akan maju. Jangan sampai pemerintah mendorong LPTQ nya memble,” katanya.

Sehingga, lanjut Syafrudin, nantinya ketika bertanding pada MTQ tingkat Provinsi Banten, Kota Serang bisa bersaing dengan Kabupaten/Kota lain yang ada di Provinsi Banten.

“Kita ini harus punya target tinggi jadi juara umum. Jangan puas ada di posisi buncrit terus. Masa peringkat tujuh kita harus puas, harus juara,” jelasnya.

Diketahui, MTQ ke IX Tingkat Kota Serang di ikuti 480 peserta dari 6 kecamatan di Kota Serang. Dengan mempertandingkan 12 cabang lomba, yang akan berlangsung pada 18 Februari Sampai dengan 20 Februari 2019.(Aden)

0 48
Camat Walantaka Tedi Kusnadi

DetikBantencom, Kota Serang – Sehari menjelang MTQ ke IX tingkat kota Serang, sebagai tuan rumah Kecamatan Walantaka saat ini persiapan sudah mencapai 95 persen untuk pergelaran MTQ ke IX tingkat kota Serang yang di laksanakan pada Senin (18/2/2019) hingga Rabu 20 Februari 2019 mendatang.

Selaku Camat Walantaka Tedi Kusnadi mengatakan, pihaknya sudah mempersiapkan segala sesuatunya hampir selesai termasuk tempat sudah siap untuk perlombaan MTQ ke IX tingkat Kota Serang.

“Semoga pada waktu pelaksanaannya, berjalan lancar dan aman,” kata Tedi, saat ditemui di kantor kecamatan Walantaka, kota Serang, Minggu (17/2/2019).

Tedi menjelaskan, untuk kategori perlombaan ada 12 cabang di 11 tempat lomba, yang diikuti dari 6 kecamatan se kota Serang. Perwakilan kecamatan Walantaka, akan mengirimkan 83 peserta MTQ. Kegiatan MTQ akan di mulai dengan pawai Ta’aruf.

Sebagai tuan rumah, Tedi berharap dapat memenangkan meraih juara umum. Yang akan mewakili dalam lomba tingkat MTQ ke IX tingkat Kota Serang.

“Saya berharap, mudah-mudahan kecamatan Walantaka sebagai tuan rumah, mendapatkan juara umum dari lomba Pawai Ta’aruf dan lomba MTQ nya,” jelasnya.

“Ini juga harapan semua masyarakat Kecamatan Walantaka, sepanjang event MTQ tingkat Kota serang belum pernah mendapatkan juara umum, mudah-mudahan tahun ini mendapat juara umum, ini harapan kita semua,” tambahnya.(Aden)

0 26

DetikBantencom, Kota Serang- Dandim 0602/Serang Letnan Kolonel Inf Erwin Agung Bersama Kapolres Serang Kota dan Kapolres Serang didampingi Kasdim 0602/Serang, Perwira Staf, Para Danramil dan Prajurit serta PNS juga Persit Kodim 0602/Serang, menyambut langsung Kunjungan Kerja (Kunker) Danrem 064/Maulana Yusuf Kolonel Inf Windiyatno ke Kodim 0602/Serang, Sabtu (16/02/2019).

Dalam Kunjungan Kerja (Kunker) tersebut, disambut dengan Tarian Debus khas Banten. Disela-sela kunjunganya Danrem memberikan pengarahan kepada seluruh anggota Kodim 0602/Serang dan juga Persit.

Danrem 064/MY Kolonel Inf Windiyatno menyampaikan, bahwa prajurit harus menjadikan suatu pekerjaan sebagai ibadah dan selalu mensyukuri apa yang diberikan Allah SWT serta menjadikan tugas dan pekerjaan sebagai kebutuhan dan bukan kewajiban.

Pada kesempatan tersebut, Danrem memberikan arahan serta pesan moral kepada seluruh personil Kodim 0602/Serang. “Jangan pernah takut, tidak diberi rejeki oleh Allah SWT. Bahkan binatang pun semua sudah ada pembagian rejekinya, jadi semua sudah ada yang mengatur,” kata Danrem.

” Bekerja saja sesuai protap, jangan menyalahi aturan serta melakukan perbuatan yang melanggar aturan,” tambah Danrem.

Beberapa hal yang disampaikan Danrem, termasuk bagaimana TNI dalam menyikapi susana politik yang terjadi saat ini. ” Tahun ini adalah tahun politik, terutama menjelang Pemilu, yang berarti juga akan ada pilihan. Saya menekankan kepada seluruh jajaran untuk tidak memihak kepada salah satu calon, tetap jaga netralitas dan ingat, tetap jaga dan junjung tinggi Kesatuan,” tegas Danrem.

Selanjutnya Danrem pun menyampaikan pesan moral, tentang bagaimana menjaga kerukunan dan keharmonisan dalam berumah tangga, khususnya personil TNI. Sebab menurutnya, dengan kondisi rumah tangga yang baik dan harmonis, tentunya akan berakibat positif pada kinerja personil. Hal lain yang menjadi atensi adalah tentang prosedur penerimaan calon anggota TNI.

“Saya akan menindak tegas, jika ada salah satu anggota TNI di jajaran Korem 064/MY yang kedapatan meminta uang kepada calon anggota TNI dengan alasan apapun,” tegas Danrem.(Aden)

0 42

DetikBantencom, Kota Serang – Menjelang Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) IX tingkat Kota Serang yang di gelar pemerintah kota (pemkot) Serang pada Senin 18 Februari hingga 20 Februari 2019, yang dilaksanakan di Walantaka Kota serang, Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Serang akan melaksanakan orientansi dewan hakim.

Pengurus LPTQ Kota Serang Itang Fauzi Hakim mengatakan, orientansi dewan hakim dilaksanakan agar para dewan hakim bisa menilai para peserta MTQ secara objektif. Di dalam materi yang di sampaikan orientansi ini tentu secara umum termasuk tata cara penilaian.

“Dewan hakim kita rekrut dalam pelaksanaan orientasi ada beberapa unsur yaitu unsur perguruan tinggi, para kiai yang di pesantren, tokoh masyarakat dan ormas,” kata Itang, usai pelantikan dewan hakim, di salah satu hotel kota Serang, Sabtu (16/2/2019).

Ia menjelaskan pada MTQ kali ini, ada perbedaan pelaksanaan pada tahun lalu. Pada tahun ini ada penambahan cabang yaitu kiroat sab’ah murotal. Yang terdiri murotal dewasa dan murotal remaja.

“Tahun lalu cuma satu yaitu kiroat sab’ah muzjawat. Nah sekarang ada penambahan kiroat sab’ah muratol untuk cabang golongan dewasa dan remaja. Kemudian pembukaan MTQ tahun ini di laksnakan siang hari mulai pukul 13:00 WIB. Jadi malam hari sudah pelaksanaan lomba,” terangnya.

Setiap peserta, lanjut Itang, perwakilan dari 6 kecamatan di kota Serang mengirimkan masing-masing 80 peserta Qori dan Qoriah, dengan jumlah keselurahan ada 480 peserta

Ia menambahkan, sesuai dengan ketentuan pedoman per MTQ an yang ditertibkan Provinsi Banten Harus asli putra daerah Provinsi Banten.

“Diluar Provinsi Banten, kami tidak terima sebagai peserta. Jadi sebagai warga Banten di buktikan dengan KTP Banten,” ujarnya

Diketahui untuk 10 cabang diantaranya tilawah, kiroat sab’ah, hifjil qur’an, tafsir Al qur’an, syarhil qur’an, fahmil qur’an, khotil quran, qiroatul khutub, hifdil hadist dan musabaqoh makalah Al qur’an. Para pemenang MTQ ke IX tingkat Kota Serang akan diberikan hadiah Trophy, piala dan uang pembinaan. (Aden)

0 76

DetikBantencom, Kota Serang – Tim gabungan dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Serang dan petugas Sat pol pp kota Serang  melakukan penertiban Alat Peraga Kampanye (APK) capres – cawapres,  dan calon legislatif (Caleg) peserta pemilu 2019. Jumat (15/2/2019).

Dalam penertiban tersebut,  ditemukan banyak Alat Peraga Kampanye (APK)  milik peserta pemilu 2019 dari calon legislatif  dan capres dan cawapres terpasang di sepanjang jalur utama kota Serang.

Kordiv penindakan pelanggaran Bawaslu kota Serang Agus Aan Hermawan mengatakan, Sesuai Aturan, pihaknya melakukan penurunan apk caleg dan capres – cawapres yang terpasang di jalan utama. Karena keberadaan apk di jalan utama jelas melanggar aturan SK KPU.  salah satunya apk milik Caleg DPRD Banten daerah pemilihan (Dapil) kota Serang Asep Rahmatulah.

“Sebelumnya, Kami (Bawaslu kota Serang) telah menegur peserta pemilu baik caleg tingkat DPRD kota Serang dan DPRD provinsi Banten yang memasang apk di jalan utama. namun teguran Bawaslu tidak digubris peserta pemilu,” jelasnya.

“Terpaksa kami menurunkan apk peserta berukuran besar yang terpasang di jalan – jalan utama,” terangnya.

Ia menjelaskan, sebagian besar pelanggaran terkait pemasangan apk karena tim sukses  yang memasang apk caleg dan capres dan cawapres tidak mendapat arahan dari caleg maupun tim dari capres dan cawapres seperti apa yang sudah disampaikan oleh pihak Bawaslu kota Serang.

Ia menambahkan, pihaknya mendorong kepada penyelenggara pemilu seperti KPU adanya sanksi tegas terkait pelanggaran pemasangan apk. Seperti adanya denda dan juga diskualifikasi calon.

“Seharusnya ada sanksi tegas, sehingga akan menjadi efek jera bagi peserta pemilu 2019 yang melanggar pemasangan apk,” pungkasnya.(Aden)

0 69

DetikBantencom, Kota Serang – Siti Hardiyanti Hastuti biasa dikenal dengan Mbak Tutut Soeharto bersilaturahmi tatap muka dengan para nelayan dan petani warga kampung Bugis, Karangantu, kota Serang, Kamis (14/2/2019).

Kedatangan mbak tutut disambut hangat para nelayan dan petani warga kampung Bugis, Karangantu kota Serang.

“Kehadiran partai berkarya di kampung bugis, karangantu, kota Serang untuk membantu keluh kesah serta memberikan masukan para nelayan dan petani,” kata Tutut Soeharto saat tanya jawab bersama warga Karangantu, Kamis (14/2/2019).

“Mudah-mudahan warga disini meningkat kehidupannya, bisa bercocok tanam, dan saya berharap mudah-mudahan apa yang kita lakukan ini bermanfaat untuk semuanya. Kita harus selalu bekerja dan berkarya,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPW Banten Partai Berkarya Heldy Agustian menyampaikan, kedatangan mbak Tutut ke kampung bugis Karangantu mendengar keluh kesah, dan memberi masukan untuk kehidupan lebih baik untuk masyarakat.

“Karena beliau ini kan punya yayasan dan yang lainnya untuk membantu masyarakat banten, mudah-mudahan bisa ada perubahan dengan program-programnya,” paparnya.

“Kita kedepan pengen ada pemberdayaan masyarakat bisa berkesan jangka panjang,” tambahnya.

Diketahui, Tutut Soeharto berkunjung ke Banten ke 4 tempat yaitu  ke Pondok Pesantren Al mubarok, tatap muka kampung Bugis Karangantu kota Serang, Berjiarah ke Banten lama, dan di Kota Cilegon kunjungan UMKM gipang, kasur dan emping. (Aden)

 

0 54

DetikBantencom, Kota Serang – Laskar Merah Putih Indonesia (LMPI) Banten kembali mengunjungi Pemerintah Kota(pemkot) Serang melakukan audiensi dengan wakil walikota Serang. Kedatangan Mereka menagih janji pemkot serang untuk menutup tempat hiburan malam yang masih buka.

Komandan lapangan (Danlap) LMPI Banten Sena. N Adhi mengatakan, pihaknya mengunjungi pemkot Serang menindak lanjuti hasil kesepakatan yang telah di tandatangani wakil walikota Serang pada tanggal 31 Januari 2019 lalu.

“Kami datang kesini (pemkot serang) bermaksud menagih janji pemkot Serang untuk menutup tempat hiburan malam yang sampai saat ini banyak hiburan di kota Serang melakukan aktifitasnya,” kata Sena, usai audiensi di ruang Pemkot Serang, Kamis (14/2/2019).

Dalam hal ini, lanjut Sena, Pemkot Serang di duga telah melanggar aturan perda kota Serang no 2 tahun 2010 tentang pemberantasan Penyakit masyarakat.

“Kami meminta untuk yang kedua kalinya kepada pemkot Serang untuk segera membuktikan keseriusannya dan tidak melanggar aturan. Dan harus melakukan pengawasan dan pengendalian serta menindak tegas secara aturan maupun prosedur hukum,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Serang Subadri Usuludin mengucapkan terima kasih kepada LMPI Banten yang telah berkunjung ke pemkot Serang. Selain silaturahmi, kedatangan mereka mengecek keseriusan Pemerintah Kota (Pemkot) Serang untuk menutup tempat hiburan di Kota Serang.

“Kami pemerintah daerah tidak hanya bahasa untuk menutup tempat – tempat yang di anggap maksiat di Kota Serang. Kenapa di tutup, karena memang mereka menyalahgunakan izin dan belum ada regulasi yang mengatur tentang hiburan malam,” terangnya.

“Kami dua kali penutupan, yang pertama saya langsung kesana, dan semalam pun Pol pp dan perijinan menutup semua tempat hiburan malam. Teman-teman LMPI ksini hanya mengecek saja,” pungkasnya.(Aden)

0 27
Foto Internet

Detikbantencom, Kota Serang – Juru Kampanye Partai Berkarya yang juga merupakan anak sulung Soeharto, Siti Hardiyanti Hastuti atau yang biasa di kenal mbak Tutut akan berkunjung ke Banten. Kedatangannya sebagai langkah penguatan posisi Partai di Banten.

Demikian disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Berkarya Banten Heldy Agustian kepada awak media di Kota Serang, Rabu (13/2/2019).

“Dibalik daripada silaturahmi kalau konotasinya penguatan partai yah bisa jadi artinya ada pemerhatian saja tokoh nasional itu kan sangat sulit datang ke Banten,” katanya.

Heldy mengatakan, saat ini masyarakat Banten sudah sangat rindu dengan keluarga Cendana. Mudah-mudahan kehadiran mbak Tutut bisa membuat Partai Berkarya diterima masyarakat Banten.

 

“Mudah-mudahan berkarya bisa di terima masyarakat Banten, Golkar saja yang bikin bapaknya bisa diterima mudah-mudahan ini angkanya bisa diterima,” ujarnya.

Untuk jadwal besok, kata Heldy, mantan menteri sosial ke 23 ini akan berkunjung ke Pondok Pesantren Al- Mubarok, tatap muka dengan nelayan bugis di karangantu. Dilanjutkan dengan berziarah ke Keraton Banten dan ditutup kunjungan ke Cilegon.

“Mudah-mudahan besok acaranya berjalan lancar dan tertib,” harapnya.(Aden)

RANDOM POSTS

0 4
DetikBantencom, Kab Serang - Kapolda Banten Irjen Pol Tomsi Tohir melaksanakan Penandatanganan MOU  kerjasama dengan PT Arwana Citramulia bertempat di Aula Plant II PT...
error: Content is protected !!