Kamis, September 3, 2020
Kota Serang

0 178

KOTA SERANG – Terkait tragedi anggota yang telah gugur dalam melaksanakan tugasnya di rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok belum lama ini. Kapolres Serang Kota, AKBP Komarudin S.IK, MM, mengajak masyarakat kususnya muslim di Kota Serang, melakukan shalat ghaib di masjid At-Tsauroh usai melaksanakan shalat jum’at kemarin.

“Kegiatan shalat Ghaib yang dilakukan tadi siang setelah melaksanakan shalat jum’at, saya mengajak kepada masyarakat Kota Serang khususnya masyarakat muslim untuk bersama-sama ikut prihatin atau mengucapkan bela sungkawa kepada para anggota Polri yang telah gugur dalam melaksanakan tugasnya di rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok belum lama ini,” hal itu dokatakan, Kapolres Serang Kota, AKBP Komarudin, kepada awak media, usai pengamanan kegiatan Debat Publik Calon Walikota Kota Serang di Hotel Horison Ultimate Ratu Kota Serang Banten, Jum’at, (11/5/2018) malam.

“Hari ini disebagian Masjid di Kota Serang, ba’da shalat Jum’at tadi hampir seluruh jama’ah mengikuti shalat gaib. Dan mengutuk dengan keras perilaku-perilaku yang dilakukan olah para teroris,” imbuhnya.

Kapolres mengungkapkan, kejadian tersebut, merupakan motivasi dan semangat bagi para petugas penegak hukum bagi anggota untuk tidak gentar dengan ancaman yang terjadi.

“Kita akan suport terus dalam menegakkan hukum,” katanya.

Selain melakukan sholat Ghaib, lanjut Kapolres, pemasangan bendera setengah tiang dilakukan diseluruh rumah anggota Polri, dan di Koramil-koramil yang juga ikut mengibarkan bendera setengah tiang.

“Ini salah satu bentuk, kepedulian dan keprihatinan kami sekaligus rasa duka kami atas gugurnya saudara-saudara kami dalam melaksanakan tugas,” ujarnya.

Sementara itu, Dandim 06/02 Serang, Czy Harry Praptomo menambahkan, pihaknya turut prihatin atas kejadian tersebut, yang telah gugurnya anggota polri dalam melaksanakan tugas negara.

“Ini adalah para syuhada insya Allah, karena melaksanakan tugas negara dalam mengamankan negara kita (Indonesia). Tentunya dari pihak TNI selalu mendukung langkah-langkah yang dilakukan Polri,” pungkasnya. (Ari)

0 148

KOTA SERANG – Calon Wakil Walikota Subadri Usuludin, angkat bicara tekait relawan Paslon urut Nomor 3 yang tidak bisa langsung menyaksikan debat Pilkada Kota Serang di salah satu Hotel Kota Serang, Jum’at (11/5/2018) malam.

Subadri membenarkan, memang pihak panitia dari KPU Kota Serang membatasi Id Cart untuk bisa langsung menyaksikan Debat Publik Calon Walikota dan Wakil Walikota Kota Serang, namun Ia menyesalkan karena pihak KPU tidak menyediakan fasilitas lainnya.

“Memang benar jika relawan di batasi untuk bisa langsung menyaksikan debat tersebut, seharusnya panitia dari KPU menyediakan fasilitas lain berupa layar di luar hotel atau di luar lokasi acara,” katanya.

Menurutnya, dengan adanya layar di luar Hotel, agar relawan yang tidak bisa masuk kelokasi acara dapat juga ber evoria dan menyaksikan terhadap dukungan mereka masing-masing.

“Ini kan sangat miris, relawan hanya menyaksikan lewat hanpone, tapi saya harap debat berikutnya pihak KPU memikirkan jalan keluarnya, agar hal ini tidak terjadi lagi,” katanya.

Untuk di ketahui, relawan yang tidak bisa masuk lokasi acara, tetap semangat menyaksikan debat tersebut walaupun hanya bisa menyaksikan lewat handpone, dan setelah debat selesai relawan dan keluarga besar paslon urut nomor 3 antusias menyambut paslon tersebut.

Pantauan respeknews, tidak hanya relawan paslon saja yang tidak bisa masuk untuk menyaksikan debat paslon pilkada kota serang, namun, dari mediapun tidak diperbolehkan masuk untuk meliput debat tersebut dengan alasan yang sama.

(Ari)

0 192

KOTA SERANG – Polres Serang Kota melakukan pemusnahan Minuman Keras (Miras) berbagai merk dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1439 H. di depan Kantor Pendopo Alun -alun Barat Kota Serang, Minggu (13/5/2018) sore.

Dalam pemusnahan tersebut, disaksikan langsung oleh jajaran Polres Serang Kota, perwakilan Dandim 06/02 Serang, Wakil Walikota Serang, Asda I, Muspida, Ulama serta para tokoh Masyarakat Kota Serang.

Kapolres Serang Kota AKBP Komarudin S.IK MM, mengatakan, Sesuai Perda Kabupaten Serang dan Kota Serang melarang peredaran miras yang memiliki alkohol 5 Persen ke atas.

“Pemusnahan ini adalah ketiga kalinya, pertama kita musnahkan 8.000 botol, kedua 23.952 botol dan hari ini 6886 botol, dan mudah mudahan yang kita musnahkan hari ini sisa sisanya,” ujarnya.

Menurut Ia, pemusnahana miras ini dilakukan demi menjaga kondusifitas dalam menyambut bulan suci Ramadhan, serta menciptakan kenyamanan masyarakat Kota Serang.

“Kami, mengajak kepada masyarakat kususnya muslim, kita sambut datangnya bulan suci Ramadhan dengan hati bersih. Kami akan terus menciptakan kenyamanan buat masyarakat,” katanya.

Lanjut Kapolres, miras yang didapatkan dari warung-warung jamu, hiburan malam, juga dari rumah pembuatan miras ilegal.

“Kita berharap, dalam penertiban miras ini bukan tugas penegak perda saja, namun kita juga meminta kususnya masyarakat kota serang untuk tidak segan-segan melaporkan peredaran miras tersebut,” harapanya.

Ia juga menambahkan, bahaya peredaran miras yang dapat merusak generasi bangsa.

“jadi saya harapkan masyarakat melaporkanya dan jangan sampai mengkomsumsinya, karena dapat membahayakan diri sendiri,” tambahnya.

Ditempat yang sama, Wakil Walikota Serang, Sulhi Choir mengatakan, Miras tersebut sangat membahayakan juga merusak generasi bangsa.

“Kami, mengajak komponen bangsa untuk menghanguskan miras yang dilarang pemerintah yang juga dapat merusak generasi bangsa,” terangnya.

Menurutnya, untuk mengantisipasi peredaran miras di kota serang, Ia mengaku sudah membuat Perda No 2 tahun 2010.

“Perda sudah ada terkait pelarangan minuman keras, karena ini sangat berbahaya karena banyak kejadian yang menjatukan korban,” pungkasnya.

(Bowo)

error: Content is protected !!