Rabu, November 13, 2019
Kota Serang

0 40
Walikota Serang Syafrudin saat memberikan sambutan pelantikan PMPPKS

DetikBantencom, Kota Serang – Walikota Serang Syafrudin melantik Pengurus Masyarakat Pedagang dan Pengembangan Kota Serang (PMPPKS). Dengan tujuan dapat menjaga keamanan, kenyamanan, keindahan dan kebersihan lingkungan di wilayah Pasar Induk Rau (PIR).

“Dengan dilantiknya pengurus PMPPKS keamanan, kenyamanan, keindahan dan kebersihan lingkungan di wilayah Pasar Induk Rau harus dijaga,” ujarnya kepada awak media, Rabu (6/11/2019).

Syafrudin menegaskan, untuk tempat-tempat berjualan pedagang yang sampai ke tengah jalan di Jalan Abdul Latif, agar dikosongkan. Hal itu dimaksudkan agar lalulintas kendaraan dapat berjalan dengan lancar, dan tidak terjadi kemacetan. Namun, untuk saat ini Walikota Serang mengaku masih dapat mentoleransi pedagang yang berada di pinggir jalan.

“Yang berjualan jangan sampai ke tengah jalan. Ini tugas dari PMPPKS, agar dapat menertibkan Pasar Rawu ini. Sehingga Pasar Rawu ini kelihatan terlihat indah,” ujarnya.

Syafrudin mengaku merasa malu, karena masyarakat pedagang di Kota Serang sampai saat ini belum memiliki kesadaran. Sebab, masih ada yang berjualan di tempat yang dilarang, seperti sampai ke tengah jalan.

“Pedagang yang berjualan ini kan masyarakat Kota Serang, kapan akan sadarnya, kapan?. Kebersihan dan kerapihan (Pasar Rawu) masih acak-acakan. Tolong, jangan sampai ada lagi yang berjualan sampai ke tengah jalan,” tegasnya.

Selain itu Syafrudin memerintahkan, PMPPKS dapat berkoordinasi dengan pihak Satpol PP dan Dinas Perhubungan kota Serang. Sebab, ia akan memerintahkan Satpol PP dan Dishub Kota Serang untuk bekerja menertibkan para pedagang dan kendaraan di pinggir jalan di Pasar Induk Rawu.

“Untuk pungli pun nantinya itu menjadi tugas dari PMPPKS dengan terlebih dahulu menyerap asiprasi para pedagang kaitan pungli, maupun yang lainnya,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua PMPPKS Abdul Fareh mengatakan, setelah peresmian ini pihaknya akan melakukan langkah penataan bagi pedagang di Pasar Induk Rawu. Sebab menurutnya di Kota Serang harus dilakukan perubahan dengan segera.

“Sebagai masyarakat Kota Serang, kita sudah ingin ada perubahan. Namun tentunya tidak terlepas dari sinergisitas dengan Pemerintah Kota. Dan akan mendorong dan mendukung program-program yang telah direncanakan oleh Pemkot Serang,” ujarnya. (Aden)

0 53

DetikBantencom, Kota Serang – Minimnya penyerapan anggaran di tahun 2019, Walikota Serang, Syafrudin akan memberikan peringatan kepada seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Serang.

Untuk itu, Walikota Serang Syafrudin akan merotasi Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pada Desember 2019 mendatang.

“Kita tunggu sampai Desember, barulah ada rotasi Kepala OPD,” kata Syafrudin saat di temui di Pemkot Serang, Senin(4/11/ 2019).

Syafrudin mengatakan, pergeseran rotasi Kepala OPD adalah untuk memperbaiki program pembangunan, agar penyerapan anggaran bisa maksimal. “Saya kira, kalau Kepala OPD tidak bisa menyerap anggaran dengan bagus, lebih baik di pindah ke tempat yang sesuai ke ahliannya,” jelasnya.

Di akhir pembicaraan, Syafrudin menegaskan, tak ada toleransi untuk Kelapa OPD yang tak mampu menyerap anggaran. Dikarenakan, kata dia, Pemkot Serang tidak mungkin mengurangi anggaran dari OPD terkait.

“Dari pada kita mengurangi anggaran, lebih baik kita rotasi Kepala OPD tersebut. Bahkan bukan hanya Kepala OPD, semua ASN pun kita evaluasi di bulan Desember 2019,” pungkasnya.(Aden)

0 44

DetikBantencom, SERANG – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Banten mengamankan 32 kasus tindak pidana penyalahgunaan obat-obatan, berserta 36 tersangka di wilayah hukum Polda Banten.

Penelusuran tersebut di lakukan pada awal bulan September sampai 2019 sampai dengan akhir Oktober 2019.

Dirnarkoba Kombes Pol Yohanes Hernowo mengatakan, selama satu bulan Polda Banten dan jajaran berhasil mengamankan banyak kasus obat-obatan. Ia menegaskan, obat-obatan ini tentunya tidak harus beredar di kalangan masyarakat Banten.

Terlebih, menurut Yohanes, tidak menutup kemungkinan masih banyak penjual obat-obatan. Untuk itu, Polda Banten dan jajaran akan tersus melakukan penangkapan, sampai benar-benar bersih dari peredaran obat-obatan.

“Kami dari jajaran Polda Banten juga sudah bekerja sama dengan BPOM Banten untuk mengecek obat-obatan di apotik dan kosmetik. Kemudian, untuk menghindari penyalahgunaan, kami dari Polda Banten akan melakukan sosialisasi langsung ke setiap sekolah,” ungkap Yohanes saat menggelar konferensi pers, di Mapolda Banten, Jum’at(1/11/2019).

Pada kesempatan itu, Yohanes juga menyampaikan, permohonan bantuan kepada awak media dan seluruh steak holder untuk ikutserta dalam menghimbau kepada seluruh masyarakat jangan menyalahgunakan obat-obatan terlarang.

“Tentunya di kesempatan ini, kami mohon bantuan kepada media untuk menyampaikan himbauan. Karena dalam memberantas penyalahgunaan obat-obatan, bukan hanya kepolisisan saja. Tapi semua steak holder bertanggung jawab untuk menyampaikan bahaya obat-obatan kepada seluruh masyarakat Banten,” katanya.

Di tempat sama, perwakilan BPOM Banten, Lintang Purba menambahkan, pihaknya bersama Polda Banten telah melakukan oprasi bersama dalam rangka untuk memberantas obat-obatan terlarang yang terus beredar di masyarakat.

“Kami akan memastikan bahwa obat-obatan yang ada di Apotik itu asli atau palsu. Kemudian kami juga selalu melakukan pengawasan rutin ke setiap Apotik,” tandasnya.

Di ketahui, berdasarkan hasil ungkap seluruh kasus obat-obatan di Polda Banten ada 9 kasus dan 11 tersangka di Polres Kota Tangerang. Kemudian ada 4 kasus dan 4 tersangka, di Polres Kabupaten Serang, dan 4 kasus dan 5 tersangka, di Polres Pandeglang.

Selanjutnya, ada 7 kasus dan 7 tersangka, di Polresta Cilegon, serta 1 Kasus, 1 tersangka, Polres Lebak. Lalu ada 5 kasus dan 5 tersangka, di Polresta Serang Kota.

Barang bukti yang diamankan yaitu, sebanyak 30.410 butir tramadol, 358.784 butir eximer, 17.080 butir Trihexyphenidhyi, 762 butir obat kuningan (MF), 2.823 butir obat polos. Berserta uang tunai Rp 16.369.000, Roda Empat 1 Unit dan Roda 2, 1 Unit. (Aden)

0 52

DetikBantencom, Kota Serang – Insentif untuk tenaga pendidik Sekolah PAUD di Kota Serang belum ada anggarannya. Hal itu dikatakan Walikota Serang Syafrudin usai menghadiri acara Gebyar PAUD dan Dikmas, di Halaman Kantor Badan Pelatihan PAUD dan Dikmas Banten, Kaujon, Kota Serang, Selasa (29/10/2019).

Syafrudin mengatakan, sesuai dengan anjuran yang disampaikan Gubernur Banten Wahidin Halim, untuk insentif tenaga pendidik terdebut harus dipikirkan. Mengingat pendidikan diusia dini, dapat membentuk sebuah karakter anak menjadi cerdas.

“Insya Allah kedepan untuk insentif guru PAUD ini akan diusahakan, karena PAUD merupakan salah satu pendidikan yang penting,” katanya.

Dikatakan Syafrudin, selama ini belum ada anggaran dana yang diberikan secara khusus pagi tenaga pengajar, dan hanya mengandalkan dana-dana hibah yang tidak rutin. “Insya Allah akan kita pikirkan, dan kita usahakan. Adapun untuk besarannya belum dapat kita sebutkan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pelatihan PAUD dan Dikmas Banten Rasim mengatakan, dalam undang-undang istilah guru belum tercantum, akan tetapi hanya disebutkan tenaga pendidik atau tutor.

Untuk itu, lanjut Syafrudin, akan mengusulkan ke Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) untuk merobah istilah tersebut. Hal itu dimaksudkan agar Pemerintah Daerah memiliki dasar hukum ketika memberikan insentif.

“Jumlah guru PAUD di Provinsi Banten lebih 17 ribu orang dari 6.200 sekolah. Karena kalau nomenklaturnya guru mah ya sama dengan guru SD, SMP, dan SMA. Sehingga kebijakan pemerintah daerah memberikan insentif ada dasar hukumnya,” ujarnya.(Aden)

0 41

DetikBantencom, Kota Serang – Sebanyak 25 (Dua puluh lima) orang warga asal Kota Serang, dijadwalkan akan melakukan transmigrasi ke Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara pada 30 oktober 2019. Hal itu dilakukan lantaran masyarakat Kota Serang ingin berkehidupan layak.

Salah seorang transmigran Umar Aliyah mengatakan, alasan dirinya harus meninggalkan Kota Serang lantaran memiliki keinginan merubah kehidupan agar lebih baik dari sebelumnya.

“Mudah-mudahan di sana rezeki Kami lebih baik. Pekerjaan saya di kota Serang ini memang serabutan, seperti dagang asongan di bus, dari pendapatan pun tidak menentu. Selain itu ada niat juga ke sana, ya mudah-mudahan ada rezekinya,” ungkapnya saat ditemui usai pelepasan oleh Pemerintah Kota Serang, di Alun-alun Barat Kota Serang, Senin (28/10/2019).

Umar mengungkapkan, ia dan transmigran yang lain di Sulawesi Tenggara akan bekerja menjadi petani, disana dirinya diberi fasilitas satu unit rumah, dan lahan seluas 1,5 hektare untuk tiga bidang usaha, yakni bertani lada, coklat, dan jambu mede.

“Saat ini kami yang akan berangkat Ada 5 kepala keluarga, dengan jumlah 25 orang. Untuk keluarga saya ada 7 orang, yakni satu istri dan 5 anak. Saya di kota Serang tinggal di seputaran terminal pakupatan. Harapan kami, ini akan menjadi kehidupan yang terbaik kedepannya,” ungkapnya.

Kabid Transmigrasi Leni Nuraeni menuturkan, program transmigrasi ini bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat. Tentunya dirinya berharap, program ini dapat berjalan dengan lancar. “Para transmigran sendiri tentunya sudah diberikan pelatihan di bidang pertanian oleh pemerintah pusat, termasuk pemberangkatan pun menggunakan dana dari pusat,” katanya.

Lanjut dia, dalam hal ini tugas Disnakertarans Kota Serang yakni hanya memberikan pembinaan. Leni menyebutkan, dari tahun 2010 sampai dengan saat ini, warga Kota Serang yang melakukan transmigrasi sudah sebanyak 115 kepala keluarga, mereka tersebar di beberapa daerah, diantaranya Kalimantan, Aceh, kemudian Sulawesi.

“Harapannya sih dalam tugas saya membantu Pak Walikota, dalam rangka mengurangi kemiskinan dan mensejahterakan masyarakat. Mohon doanya semoga lancar,” ucapnya.

Sementara Walikota Serang Syafrudin mengatakan, dalam transmigrasi ini warga Kota Serang akan dijamin oleh pemerintah dengan disediakan lahan untuk mereka garap, dan dalam kebutuhan sehari-hari pun masih ditanggung oleh pemerintah. “Pemerintah Kota Serang sendiri tetap akan melakukan pengawasan bagi mereka yang melakukan transmigrasi sampai mereka mendapatkan kehidupan yang layak,” ujarnya.(Aden)

 

0 31

DetikBantencom, Kota Serang – Dalam perayaan Hari Sumpah Pemuda ke 91 tahun, Walikota Serang, Syafrudin menginginkan para pemuda bisa berkreasi, serta tidak mengandalkan pekerjaan dari orang lain.

Hal itu bertujuan untuk mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) pemuda yang mandiri dan berdaya saing.

“Kalau sudah seperti itu, pemuda bisa membiayai dirinya sendiri dan keluarganya. Bahkan dapat menciptakan lapangan pekerjaan,” kata Syafrudin saat menghadiri perayaan sumpah Pemuda di Alun alun barat Kota Serang, Senin(28/10/2019

Syafrudin mengatakan,  pada peringatan sumpah pemuda ke-91, sesuai dengan tema yakni, pemuda bersatu Indonesia maju. Maka itu, kata dia, Pemkot Serang tengah berusaha menjadikan pemuda berkualitas, dengan tidak ada lagi lulusan SD, dan pemuda Kota Serang SDM-nya rata-rata lulusan SLTA.

“Kalau sudah seperti ini, saya yakin bisa mandiri. Contohnya saja seperti sekarang, kreatifitas pemuda di tampilkan melalui UMKM,” jelasnya.

Kemudian Syafrudin juga menegaskan, pemuda saat ini tengah menghadapi tantangan terbesar, adalah kemajuan teknologi yang canggih. Informasi cepat, negatif maupun positif mudah terjangkau.

“Ini juga harus di bina, jangan sampai dengan kemajuan teknologi malah rugi kepada kemampuan pemuda,” tegasnya.(Aden)

0 102

DetikBantencom, Kota Serang – Organisasi Masyarakat (Ormas) yang bernama Gerakan Banten Siliwangi (GABSI), akan melaksanakan  HUT yang pertama pada esok hari Minggu 27 Oktober 2019.

Ormas Gabsi yang berdiri sejak 2018 lalu, memiliki visi maupun misi untuk peduli kepada seluruh masyarakat Banten.

Oleh sebab itu, tema yang di ambil dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Gabsi ke-1 tahun yaitu, Satu tahun Gabsi bersama masyarakat.

“Kita ingin milad pertama Gabsi, ada di tengah-tengah masyarakat Banten. Sehingga mencerminkan kepedulian terhadap sesama, dan kedepan bisa di terima kehadirannya,” kata Sekretaris Jendral (Sekjen) DPP Gabsi, Agus Subarli saat di temui di Stadion Maulana Yusuf, Ciceri Kota Serang, Sabtu(26/10/2019).

Lebih lanjut Agus menjelaskan, Gabsi adalah ormas yang lebih peduli kepada masyarakat, dan bisa berkontribusi dengan Pemerintah daerah. Alhasil, kata dia, bisa terlibat dalam percepatan pembangunan di semua wilayah di Banten.

“Sesuai dengan moto kita yaitu, Siliwangi. Karena dulu kekuasaannya sampai ke Banten, dan Banten bagian dari siliwangi yang artinya, sili asah, sili asuh dan sili asih. Mengedepankan potensi masyarakat, budaya dalam berorganisasi,” jelasnya.

Diketahui, Ormas Gabsi sudah berdiri di 3 Provinsi Yakni Provinsi Banten yang terdapat 1.500, Provinsi DKI Jakarta 700 anggota dan 500 anggota di Jawa Barat. Akan melangsungkan HUT pertama di Stadion Maulana Yusuf, Ciceri Kota Serang, pada Minggu 27 Oktober 2019.

Acara yang akan di langsungkan pada Minggu 27 Oktober dengan rangkaian seperti jalan santai, senam massal dan santunan anak yatim. Gabsi pun, akan berusaha untuk mengingatkan, bahwa ormas kriminalitas maupun ormas premalisme sudah tidak ada, dan saatnya bersama-bersama membantu pembangunan daerah. (Aden).

0 90

DetikBantencom,  Kota Serang – Sebanyak 295 orang pejabat golongan eselon III dan IV di lingkungan  Pemerintah Kota (Pemkot)  Serang dilantik dan di ambil sumpah jabatan oleh Walikota Serang.  Pelantikan tersebut berlangsung di Halaman Sekretariat Daerah Kota Serang, KSB, Kota Serang, Jumat (25/10/2019).

Walikota Serang Syafrudin mengatakan, para pejabat yang dilantik itu, menduduki jabatan sebagai pejabat administator, jabatan pengawas dan fungsional tertentu. Lanjut dia, mutasi dan rotasi pejabat di lingkungan pemerintahan merupakan hal yang biasa. Karena merupakan tuntutan organisasi birokrasi dalam meningkatkan pelayanan bagi masyarakat. Kemudian kata syafrudin, dari hasil open bidding kemarin, banyak kekosongan di eselon III dan IV.

“Mutasi dan promosi jabatan merupakan suatu dinamisasi, proses penyegaran, dan proses penyesuaian kebutuhan personil dalam organisasi birokrasi. Karena dari hasil pelantikan yang lalu, kita evaluasi ada kompetensi yang kurang pas. Jadi dalam pelantikan ini ada rotasi dan mutasi,” katanya.

Menurutnya, struktur organisasi perangkat daerah (OPD) harus diisi oleh orang-orang yang loyal, profesional, dan memiliki kopetensi serta integritas. “Untuk itu diharapkan bagi pejabat struktural dan fungsional yang dilantik hendaknya mampu menjabarkan program secara profesional sesuai dengan kompetensinya. Baik manajerial, teknis maupun sosial kultural,” ucapnya.

Ia menjelaskan, bahwa dari hasil open bidding memang ada yang dilantik, tetapi bukan promosi, hanya rotasi. Adapun yang saat ini dirotasi yakni dari eselon III a sebanyak 14 orang, eselon III b 13 orang. Sementara yang paling banyak dilakukan yakni dari golongan eselon IV a dan IV b, karena mengisi kekosongan di Kelurahan. Syafrudin mengklaim, untuk di Kelurahan saat ini sudah memenuhi standar, dan sudah hampir dilengkapi.

“Kalau camat saya rotasi semua karena posisinya sudah lama, sudah diatas 5 tahun, untuk karir itu gak baik juga kalau bekerja hanya disatu tempat. Jadi rekam jejaknya nanti tidak ada nilai,” katanya.

Syafrudin mengingatkan, jabatan yang diemban para pejabat yang baru dilantik di lingkungan Pemerintah Kota Serang merupakan suatu amanah, dan sebuah bentuk kepercayaan pimpinan. Untuk itu dia menegaskan, agar pejabat yang sudah dilantik dan diambil sumpah jabatannya dapat menjaga kepercayaan pimpinan dan menjalankannya dengan sebenar-benarnya.

Selain itu dia mengaku setelah pelantikan ini, akan melakukan evaluasi kinerja pejabat ditiga bulan atau enam bulan yang akan datang. Hal itu dilakukan agar kinerja pejabat Kota Serang tidak jalan ditempat.

“Saya berharap kepada saudara semua dengan jabatan baru ini, agar dapat meneguhkan niat, menumbuhkan inovasi dan tekad untuk menjadi teladan dalam menjalankan tugas sebagai pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemkot Serang dengan sebaik-baiknya,” tegas Syafrudin.

Sementara, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Serang Ritadi menuturkan, sejak Walikota dan Wakil Walikota Serang dipimpin oleh Syafrudin dan Subadri Ushuludin, pelantikan hasil rotasi dan mutasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Serang sudah dilakukan sebanyak lima kali. Hal itu pun telah dilakukan sesuai dengan mekanisme dan prosedur yang berlaku.

“Jadi pelantikan ini merupakan hasil dari rapat pertimbangan kepada pimpinan kepegawaian, yang dalam hal ini pak Walikota,” katanya.

Lanjut dia, hasil pelantikan ini, untuk dikelurahan telah hampir terpenuhi. Harapannya, kedepan untuk tata kelola keuangan di kelurahan dapat berjalan dengan baik. Sementara untuk di kecamatan, terdapat lima camat baru hasil rotasi. Hal itu dilakukan agar adanya penyegaran, dan penambahan wawasan. Karena camat yang sebelumnya telah menjabat lebih lima tahun.

“Ini untuk pengkaderan selanjutnya, karena nanti ketika menduduki jabatan eselon II, sudah mendapatkan jam terbang di eselon III. Seperti menduduki jabatan Camat, Kabid, dan sekretaris. Nah itu akan menambah rekam jejak untuk penilaian ketika mengikuti seleksi open bidding,” ujarnya.(Aden)

0 127

DetikBantencom, KOTA SERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang bekerjasama dengan Bank BJB Banten akan mempermudah masyarakat untuk membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Dengan cara pembayaran melalui ritail dan marketplace seperti bukalapak dan tokopedia. Tujuan program tersebut untuk mengurangi kebocoran pendapatan.

Kepala BPKD Kota Serang, Wachyu B Kristiawan mengatakan, untuk memudahkan masyarakat melakukan pembayaran PBB pihaknya telah bekerjasama dengan BJB dengan membuka layanan mobil keliling. “Kita tempatkan mobil keliling dan waktunya telah kita jadwalkan. Tapi itu tadi, kesadaran masyarakat untuk membayar PBB juga harus terus ditingkatkan,” katanya usai monitoring dan evaluasi penerimaan PBB perdesaan dan perkotaan triwulan III Kota Serang tahun anggaran 2019 di Hotel Flemengo, Kamis (24/10/2019).

Bekerjasama dengan BJB, BPKAD Kota Serang juga membuka layanan pembayaran melalui ritel seperti Indomart. “Dengan bank BJB kita buka chanel khusus layanan di tokopedia dan buka lapak, termasuk jejaring ritel indomart. Jadi sebetulnya saluran masyarakat untuk membayar pajak sudah mudah,” ujarnya.

Ia menambahkan, dengan kerjasama tersebut tinggal melakukan penguatan pada SDM. Mulai dari SDM kelurahan sampai kecamatan. “Seperti pesan pak wali tadi harus ada penekanan khusus kepada aratur lurah untuk lebih giat lagi,” paparnya.

Wachyu mengungkapkan pada 2020 pihaknya memasang target PBB perdesaan dan perkotaan sebesar Rp28,5 miliar. Target tersebut naik dari 2019 sebesar Rp21 miliar.

Sampai evaluasi III 2019, realisasi PBB Kota Serang baru mencapai Rp18,43 miliar atau 77 persen. “Secara keseluruhan lebih bagus dari tahun sebelumnya,” jelasnya.

Sementara itu, Walikota Serang meminta agar aparatur kelurahan dan kecamatan bisa lebih maksimal lagi dalam merealisasikan pencapaian target PBB 2019. Khusuusnya realisasi PBB perdesaan yang masih belum maksimal. Apalagi, dari 67 kelurahan baru empat kelurahan yang baru mencapai targer di atas 50 persen. “Kita evaluasi PBB sekaligus kinerja para lurah karena PBB perdesaan masih di bawah 50 persen,” pungkasnya.(Aden)

0 120

DetikBantencom,  SERANG – Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Gerindra Banten, membuka penjaringan Bakal Calon (Balon) diempat wilayah di Provinsi Banten pada Kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020.

Ke empat wilayah tersebut yakni Kabupaten Serang, Kabupaten Pandeglang, Kota Cilegon dan Kota Tangerang Selatan. Partai Gerinda Banten membuka penjaringan yang akan dilaksanakan mulai dari 1 November hingga 15 November 2019 mendatang.

Ketua Desk (bagian) Pilkada Partai Gerindra Banten Ali Mustofa mengatakan, pendaftaran ini dibuka secara terbuka untuk umum. Dengan menyeleksi putra putri terbaik yang tertarik dan berminat mengabdi di daerah masing-masing. Hal itu dikarenakan agar bisa memberikan terbaik untuk daerah yang dipimpinnya, supaya daerahnya lebih maju dan lebih sejahtera bagi masyarakat.

“Pendaftaran dibuka mulai tanggal 1 sampai 15 November 2019 di Sekretariat Desk Pilkada masing-masing Kabupaten dan Kota yang akan di konsentrasikan lokasinya di Kantor DPD Gerindra Banten,” ujar Ali saat menggelar konferensi pers di Kantor DPD Partai Gerindra Banten, Kamis (24/10/2019).

Lebih lanjut Ali Mustofa mengatakan, dalam proses rekrutmen pemilihan Balon kepala daerah, akan lebih mengedepankan orientasi demi kemajuan daerah dan kesehjateraan rakyat di daerah masing-masing. Untuk itu, lanjut dia, pendaftaran sendiri tidak dipungut biaya.

“Pandaftaran tidak di pungut biaya. Dan Pendaftar bisa mengambil Formulir pendaftaran, mengisi dan mengembalikan formulir isian di Kantor Sekretariat Desk Pilkada masing-masing Kabupaten dan Kota. Kemudian akan di Konsentrasikan di Gedung DPD Gerindra Banten,” jelasnya.

Kemudian, lanjut Dia, untuk menggairahkan dan mendorong proses pelaksanaan pilkada tahun 2020 yang dinamis, demokratis dan transparan. DPD Gerindra Banten juga akan mengadakan kegiatan Fokus Group Discusion (FGD) .

“Nanti akan adakan diskusi, mengangkat tema dan isu strategis politik lokal pada setiap minggu ke empat setiap bulan yang akan di awali pada akhir bulan November 2019 hingga bulan April 2019,” pungkasnya.(Aden)

error: Content is protected !!